Jelang Pemberlakuan PSBB, Polisi Klaim Aktivitas Warga Jakarta Makin Menurun Polisi menyampaikan imbauan kepada warga untuk tidak berkerumun di sekitar Terminal Kalideres, Jakarta Barat, Selasa (31/3), untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona. (Dok NTMC Polda Metro Jaya)

MerahPutih.com - Polisi mengklaim ada penurunan aktivitas warga Jakarta berkerumun di tengah wabah virus corona lantaran ada restoran-restoran di Jakarta yang meniadakan layanan makanan di tempat.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, rencana pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada Jumat 10 April mendatang mampu membuat warga untuk tak beraktivitas kembali.

Baca Juga

PSBB Diberlakukan, PWI Keluarkan Prosedur Jurnalis Meliput COVID-19

"Sekarang sudah mulai menurun, indikator menurun apa? Restoran sudah enggak menerima lagi namanya orang bertamu datang ke situ," kata Yusri Yunus saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (8/4).

Dirinya menambahkan, penurunan aktivitas warga yang berkerumun juga karena kegiatan patroli yang terus gencar dilakukan pihaknya.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus. ANTARA/FIanda Rassat
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus. ANTARA/FIanda Rassat

Di mana patroli dilakukan bersama anggota TNI dan jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tiap harinya. Yusri mengatakan, pihaknya juga kini menginformasikan warga kalau Ibu Kota akan menerapkan PSBB.

"Selama dua hari ini, kita sambil patroli skala besar. Kita sambil sosialisasikan kepada masyarakat masalah PSBB ini," kata Yusri.

Diketahui, pasal 14 ayat 1 Permenkes 9/2020 berbunyi: “Pemerintah Daerah dalam melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk aparat penegak hukum, pihak keamanan, pengelola/penanggung jawab fasilitas kesehatan, dan instansi logistik setempat.”

Sedangkan, untuk poin-poin yang dibahas terkait pelaksanaan PSBB yakni, peliburan sekolah dan tempat kerja, pembatasan kegiatan keagamaan, serta pembatasan kegiatan di tempat atau fasilitas umum.

Kemudian, pembatasan kegiatan sosial dan budaya, pembatasan moda transportasi, dan pembatasan kegiatan lainnya khusus terkait aspek pertahanan dan keamanan.

“Kita tunggu saja hasil koordinasi ini, secepatnya akan dilaksanakan pemerintah daerah,” ucap Yusri.

Baca Juga

Ini Sektor yang Tetap Berjalan Selama Penerapan PSBB di Jakarta

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto diketahui telah menyetujui penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta untuk menekan penyebaran virus corona.

Kepala Bidang Media dan Opini Publik Kementerian Kesehatan Busroni menyebut surat persetujuan itu akan dikirim kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan agar bisa segera menerapkan PSBB di wilayahnya.

Busroni menyebut Jakarta telah memenuhi beberapa pertimbangan untuk penerapan PSBB, salah satunya adalah alasan kesehatan. (Knu)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH