Jelang Lepas Saham, Persija Berkiblat ke Persib dan Bali United Pengunjung sedang melakukan transaksi di Bali United Megastore, komplek Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. (BolaSkor.com/Al Khairan Ramadhan)

Merahputih.com - Manajemen Persija Jakarta terus melakukan persiapan jelang pelepasan saham.

Tak tanggung-tanggung, Macan Kemayoran menjadikan Persib Bandung dan Bali United sebagai percontohan klub profesional di Indonesia.

"Kami ingin Persija berkembang dengan sangat baik. Persib dan Bali perkembangannya sangat baik. Sebagai tim ibu kota, tentu Persija tidak ingin ketinggalan," ujar Direktur Utama Persija, Kokoh Afiat dikutip Bolaskor.com (MP Media Group), Minggu (10/2).

Persib dapat dibilang sebagai pelopor klub profesional di Indonesia. Setelah lepas dari bantuan APBD sejak 10 tahun lalu, tim berjuluk Pangeran Biru ini mulai berbenah dengan mempunyai kantor yang terletak di Jalan Sulanjana, Kota Bandung.

Selain berfungsi sebagai kantor, gedung tersebut juga disulap menjadi penggerak ekonomi Persib dengan kafe dan merchandise store. Manajemen Pangeran Biru juga berencana membuat kompleks latihan di Gede Bage, Kota Bandung.

Pernak-pernik yang dijual di Bali United Megastore, komplek Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. (BolaSkor.com/Al Khairan Ramadhan)

Mirip dengan Persib, Bali United juga mengambil langkah serupa. Manajemen tim berjuluk Serdadu Tridatu ini juga punya kafe dan merchandise store di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.

Kokoh Afiat pun ingin Persija menjadi pelopor klub profesional pertama di Indonesia yang melantai di bursa saham. Tim berjuluk Macan Kemayoran ini, disebutnya, juga berencana lebih transparan sebagai perusahaan terbuka nantinya.

"Kenapa IPO dilakukan, pertama Persija ingin maju dan besar. Kedua Persija ingin transparan. Saat Persija masuk bursa, diharapkan transparansi terjadi. Kita berharap Persija menjadi contoh di Indonesia," kata Kokoh Afiat. (*)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH