Jelang Lebaran, Pasar Tradisional di Solo Dipadati Pengunjung Pasar Harjodaksino Solo, Jawa Tengah dipadati banyak pengunjung jelang Lebaran, Sabtu (23/5). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Sehari menjelang Lebaran pasar tradisional di Solo, Jawa Tengah dipadati banyak pengunjung untuk membeli kebutuhan Lebaran, Sabtu (23/5). Banyaknya pengunjung di pasar tersebut menimbulkan kerumunan dan rawan terjadi penularan virus corona atau COVID-19.

Pantauan MerahPutih.com di Pasar Harjodaksino, Kelurahan Danukusuman, Kecamatan Serengan, Solo, Jawa Tengah pengunjung mulai memadati pasar tradisional sejak pukul 05.00 WIB. Sebagian besar pengunjung datang untuk berbelanja kebutuhan makanan Lebaran.

Baca Juga

Kasus Positif Corona Meningkat, Pemerintah Diminta tak Main-main Kendorkan PSBB

Selain itu, kemunculan pedagang musiman penjual kebutuhan Lebaran seperti ketupat di jalan pintu masuk pasar membuat arus lalu lintas di pasar tersendat. Banyaknya pengunjung yang datang berbelanja di pasar, membuat mereka lupa akan pentingnya menjaga jarak dan berkerumun agar terhindar dari tertular virus corona atau COVID-19.

Bahkan, pembeli dan pedagang juga masih terlihat ada yang tidak memakai masker masih bebas keluar masuk pasar. Pemandangan serupa juga terjadi di Pasar Gading, Kelurahan Pasar Kliwon, Kecamatan Pasar Kliwon. Banyaknya pengunjung berdesak-desakan masuk pasar untuk membeli barang kebutuhan Lebaran.

"Pasar Harjodaksino sejak pukul 05.00 WIB sudah ramai. Padahal, pada hari biasa kondisi pasar sepi. Saya mau berbelanja kebutuhan makan untuk Lebaran saja harus berdesak-desakan," ujar Sriatun (40) kepada Merahputih.com

Pasar Harjodaksino Solo, Jawa Tengah dipadati banyak pengunjung jelang Lebaran, Sabtu (23/5). (MP/Ismail)
Pasar Harjodaksino Solo, Jawa Tengah dipadati banyak pengunjung jelang Lebaran, Sabtu (23/5). (MP/Ismail)

Tidak hanya itu, lanjut dia, untuk mencari parkir sepeda motor saja sulit karena penuh pengunjung. Meskipun keluar rumah untuk berbelanja, ia tetap memakai masker.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Solo, Heru Sunardi, membenarkan adanya peningkatan signifikan pengunjung di pasar tradisional di Solo pada H-1 Lebaran. Meskipun kondisi pasar ramai penerapan protokol kesehatan tetap diberlakukan.

Baca Juga

Imbas Corona, Pendapatan KAI Anjlok

"Kami pantau keramaian pasar tradisional jelang Lebaran masih terbilang wajar. Tidak sampai terjadi kerumunan parah," kata Heru. (*)

Berita ini merupakan laporan Ismail Soli, kontributor merahputih.com untuk wilayah Solo dan sekitarnya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kembali Dibuka, Bioskop di Tiongkok Raup Pendapatan Rp2 Triliun
Dunia
Kembali Dibuka, Bioskop di Tiongkok Raup Pendapatan Rp2 Triliun

Sejumlah pengelola gedung bioskop di berbagai wilayah Tiongkok panen.

Anggota DPR Ini Nilai Perlu Dibangun Museum Kekejaman Komunis di Eks Markas PKI
Indonesia
Anggota DPR Ini Nilai Perlu Dibangun Museum Kekejaman Komunis di Eks Markas PKI

TNI yang berfungsi sebagai lembaga pertahanan tetap harus memantau kemungkinan munculnya paham komunis

KPK Garap Eks Pejabat Pemprov DKI Terkait Kasus Korupsi Fiktif Waskita Karya
Indonesia
KPK Garap Eks Pejabat Pemprov DKI Terkait Kasus Korupsi Fiktif Waskita Karya

KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Erry Basworo.

Infeksi Virus Corona di Israel Capai 9 Ribu Sehari
Indonesia
Infeksi Virus Corona di Israel Capai 9 Ribu Sehari

Israel kembali terkunci, yang kedua selama pandemi, pada 18 September.

BMKG Perkirakan Daerah-Daerah Ini Bakal Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang
Indonesia
BMKG Perkirakan Daerah-Daerah Ini Bakal Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang

Selama periode peralihan musim, ada beberapa fenomena cuaca ekstrem

PT KAI Minta SIKM Rute Bandung-Jakarta Dicabut, Dishub DKI: Tetap Berlaku
Indonesia
PT KAI Minta SIKM Rute Bandung-Jakarta Dicabut, Dishub DKI: Tetap Berlaku

Pemeriksaan SIKM masih berlangsung bagi warga yang mau dan pergi dari Jakarta

Jokowi Bakal Bubarkan Lembaga Negara Dinilai Bukan Rekayasa
Indonesia
Jokowi Bakal Bubarkan Lembaga Negara Dinilai Bukan Rekayasa

Rencana membubarkan lembaga dan komisi merupakan komitmen keseriusan Jokowi mengatasi persoalan-persoalan masyarakat selama masa pandemi.

Kasus Positif Virus Corona di Kota Bandung Kembali Meningkat
Indonesia
Kasus Positif Virus Corona di Kota Bandung Kembali Meningkat

Jumlah kasus positif kumulatif maupun kasus positif aktif COVID-19 di Kota Bandung kembali meningkat pada Agustus 2020.

Pemprov DKI Wajibkan Pesepeda Pakai Helm dan Masker
Indonesia
Pemprov DKI Wajibkan Pesepeda Pakai Helm dan Masker

Para pesepeda pun diharuskan untuk menggunakan rompi yang memiliki reflektor cahaya yang dipakai saat malam hari.

Selamatkan Garuda, Erick Bakal Negosiasi Hutang Dengan Lessor Koruptif
Indonesia
Selamatkan Garuda, Erick Bakal Negosiasi Hutang Dengan Lessor Koruptif

Garuda Indonesia tercatat memiliki utang 4,9 miliar dolar AS atau setara Rp70 triliun. Angka tersebut meningkat sekitar Rp1 triliun setiap bulan karena terus menunda pembayaran kepada pemasok.