Jelang Lebaran, Harga Bahan Pokok Merangkak Naik Daging sapi. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Harga pangan di tingkat konsumen menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah atau Lebaran 2021, merangkak naik jika dibandingkan pekan sebelumnya.

Berdasarkan data dari Panel Harga Pangan Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) kenaikan harga rata-rata secara nasional terjadi pada cabai merah keriting, cabai rawit merah, daging sapi, dan daging ayam.

Baca Juga:

Anies Pastikan Harga Bahan Pokok di Pasar Jakarta Stabil

Harga cabai merah keriting per 10 Mei 2021 mencapai Rp40.139 naik dibandingkan 4 Mei 2021 sebesar Rp36.914 per kilogram. Kemudian harga cabai rawit merah naik menjadi Rp63.652 dari sebelumnya Rp61.247 per kilogram.

Harga rata-rata daging sapi secara nasional juga naik menjadi Rp129.861 dibandingkan pekan sebelumnya di kisaran Rp125.574 per kilogram. Harga daging ayam juga mulai naik menjadi Rp37.272 dari pekan sebelumnya yang stabil di kisaran harga Rp36.506 per kilogram.

Kenaikan harga terjadi di hampir seluruh bahan pangan pokok lain di tingkat konsumen, meski tidak sebesar peningkatan pada harga cabai dan daging. Harga pangan seperti beras, bawang merah, bawang putih, telur ayam, gula pasir, dan minyak goreng naik dibandingkan pekan sebelumnya.

Gubernur Anies Baswedan di pasar. (Foto: Antara)
Gubernur Anies Baswedan di pasar. (Foto: Antara)

Sejak akhir April hingga awal Mei 2021 BKP Kementan mencatat harga pangan pokok di tingkat konsumen masih relatif stabil tanpa ada lonjakan harga yang signifikan. Namun harga mulai merangkak naik sejak 7 Mei hingga hari ini saat Hari Raya Idul Fitri kian dekat.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan, pasokan pangan di Jakarta menjelang Idul Fitri 1442 Hijriah/2021 Masehi masih terpantau aman. Sehingga, harga bahan pokok di pasaran stabil.

"Ingin memastikan bahwa alhamdulillah pasokan pangan untuk Jakarta aman," pungkasnya. (Asp)

Baca Juga:

Anies Belanja Telur Asin hingga Kembang Goyang di Pasar Mayestik

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polda Metro Minta Warga Korban Banjir yang SIM-nya Rusak Segera Diurus
Indonesia
Polda Metro Minta Warga Korban Banjir yang SIM-nya Rusak Segera Diurus

Sambodo berharap posko ini dapat membantu warga korban banjir

Selama Libur Paskah Lalu Lintas Tol Cipali Naik 23 Persen
Indonesia
Selama Libur Paskah Lalu Lintas Tol Cipali Naik 23 Persen

Kakorlantas menyebut arus balik masih akan terjadi hingga Senin (5/4) dini hari nanti. Oleh karena itu, guna memperlancar arus lalu lintas, pihaknya memberlakukan "contraflow" di KM 65 sampai KM 47 menuju Jakarta.

STRP Masih Jadi Syarat Keluar Masuk Wilayah Aglomerasi
Indonesia
STRP Masih Jadi Syarat Keluar Masuk Wilayah Aglomerasi

Kemenhub kembali menerapkan kebijakan sesuai SE Menhub Nomor 14

Jokowi Dorong Percepatan Penyaluran Bansos
Indonesia
Jokowi Dorong Percepatan Penyaluran Bansos

Untuk itu gas dan rem dan harus dilakukan secara dinamis

Kejagung Sita Vila di Bali dan NTB Diduga Aset Kasus Dugaan Korupsi Asabri
Indonesia
Kejagung Sita Vila di Bali dan NTB Diduga Aset Kasus Dugaan Korupsi Asabri

Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali menyita aset milik salah satu tersangka kasus korupsi PT Asabri, Teddy Tjokrosaputro. Penyitaan itu berupa tanah dan bangunan vila di Bali dan Nusa Tenggara Barat.

Gelombang III COVID-19 Januari, Komisi VI DPR Yakin Pertumbuhan Ekonomi Naik 5 Persen
Indonesia
Gelombang III COVID-19 Januari, Komisi VI DPR Yakin Pertumbuhan Ekonomi Naik 5 Persen

Epidemiolog Universitas Indonesia (UI) Tri Yunis Miko memprediksi lonjakan ketiga COVID-19 pada Desember 2021-Januari 2022.

Kejaksaan Agung Hentikan Penuntutan 222 Perkara Selama 2020
Indonesia
Kejaksaan Agung Hentikan Penuntutan 222 Perkara Selama 2020

Pendekatan keadilan restoratif dalam penyelesaian perkara tindak pidana yang dilakukan Kejaksaan berdasarkan Peraturan Jaksa Agung nomor 15 tahun

Begini Cara Pemprov DKI Rayu Orang Tua Izinkan Anaknya Belajar Tatap Muka
Indonesia
Begini Cara Pemprov DKI Rayu Orang Tua Izinkan Anaknya Belajar Tatap Muka

Pemprov DKI Jakarta terus melakukan upaya agar orang tua mau mengizinkan anaknya untuk ikut sekolah tatap muka di tengah pandemi COVID-19. Mengingat saat ini antusias orang tua masih rendah memperbolehkan anaknya belajar di sekolah.

KPK Panggil 10 Saksi Terkait Kasus Korupsi Barang Tanggap Darurat COVID-19
Indonesia
KPK Panggil 10 Saksi Terkait Kasus Korupsi Barang Tanggap Darurat COVID-19

Selain Aa Umbara, KPK juga telah menetapkan dua tersangka lainnya

Holding Ultra Mikro Tata Kembali Ekosistem Usaha Wong Cilik
Indonesia
Holding Ultra Mikro Tata Kembali Ekosistem Usaha Wong Cilik

BRI yang kuat dalam permodalan dan likuiditas pun dapat meningkatkan kinerja Pegadaian