Jelang Kontra Tottenham, Dua Bintang Ajax Diminta tak Berpuasa Noussair Mazraoui dan Hakim Ziyech

MerahPutih.com - Seluruh umat Islam di dunia tengah menjalani Ibadah Puasa di bulan Ramadan. Hal yang sama juga dirasakan oleh para pesepakbola tak terkecuali dua bintang Ajax Amsterdam, Hakim Ziyech dan Noussair Mazraoui.

Bulan Ramadan tahun ini bersamaan dengan laga semifinal Liga Champions. Ajax yang masih bermain di semifinal melawan Tottenham Hotspur berpeluang besar lolos ke final usai menang 1-0 di laga pertama.

Oleh karena itu, Hakim Ziyech dan Noussair Mazraoui disarankan tidak berpuasa. Pasalnya, Ajax tengah memasuki fase krusial jelang akhir musim untuk mewujudkan ambisi treble. Ajax akan melawan Tottenham Hotspur di leg dua semifinal Liga Champions di Johan Cruyff Arena, Kamis (9/5) dini hari WIB,

Ajax butuh kemampuan terbaik dari seluruh pemain terbaiknya, termasuk Ziyech dan Mazraoui. Ziyech sudah bermain selama 2237 menit (27 laga) di Eredivisie mencetak 16 gol dan memberi 12 assists, sementara Mazraoui tampil 2104 menit (26 laga).

Itulah kenapa Raymond Verheijen, pelatih kebugaran Belanda dan mantan asisten manajer timnas Wales, menyarankan kepada kedua pemain itu untuk tidak berpuasa di fase krusial musim 2018-19. Verheijen khawatir performa kedua pemain itu menurun jika tetap berpuasa.

Zakaria Labyad, Hakim Ziyech, dan Noussair Mazroui (Twitter)
Zakaria Labyad, Hakim Ziyech, dan Noussair Mazroui (Twitter)

"Tidak akan bertanggung jawab jika Ziyech dan Mazraoui tetap berpuasa di (bulan) Ramadan di tahapan musim ini. Situasi Ajax sangat ekstrim - semuanya sadar akan hal tersebut. Tubuh para pemain akan mengalami deregulasi, karena mereka akan mengubah pola latihan dan diet dari 11 bulan terakhir," ucap Verheijen kepada Mirror.

"Jika Anda melakukannya sekarang, pada performa puncak di penghujung musim, maka itu seperti halnya melemparkan kunci besar pada roda kendaraan. Level kadar gula mereka akan jauh menurun - dan itu artinya kurang enerji."

"Tidak hanya itu membuat atlet-atlet jadi tidak peka, itu juga akan memberikan sinyal yang jauh lebih lemah kepada otot-otot tubuh. Matahari terbenam pada Rabu malam pukul 21.18 waktu setempat dan leg dua semifinal dimulai pada 21.00."

Terutamanya kala melawan Tottenham di Liga Champions dengan kemungkinan pertandingan berlanjut ke babak tambahan. Ziyech dan Mazraoui bisa kesulitan mengikuti ritme bermain tinggi pertandingan jika berpuasa.

"Anda tak bisa bermain tanpa makan sebelum pertandingan dan bagaimana jika laga berlanjut ke babak tambahan, dengan Tottenham memimpin 1-0? Saya berharap para pemain menyadari bahwa hampir mustahil bagi mereka melakukannya (puasa)," imbuh Verheijen.

Verheijen tidak sepenuhnya menyarankan keduanya untuk tidak berpuasa karena sedianya puasa bisa diganti dengan membayar fidyah atau diganti di hari lainnya.

"Mereka dapat mengganti ibadah puasa mereka nantinya. Bukankah hal tersebut diperbolehkan?. Tentu saja saya tidak tahu apa keputusan Mereka. Mereka dapat mengganti puasa Ramadan mereka dan itu tak mengganggu keimanan mereka,” urai Verheijen. (Bolaskor)



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH