Jelang Kongres, Fadli Zon Yakin Prabowo Kembali Pimpin Gerindra Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memotong tumpeng HUT Gerindra yang ke-12 (Foto: Twitter @sandiuno)

MerahPutih.Com - Partai Gerindra berencana menggelar kongres dengan salah satu agendanya memilih ketua umum baru. Rencananya, kongres Gerindra akan digelar pada Maret atau April 2020 mendatang.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengungkapkan mayoritas kader masih menginginkan Prabowo Subianto tetap menjadi ketua umum partai berlambang kepada burung Garuda tersebut.

Baca Juga:

Prabowo Subianto Pimpin Partai Gerindra

"Saya kira sebagian besar semuanya masih berharap Pak Prabowo memimpin Gerindra. Jadi saya yakin, Pak Prabowo akan memimpin Gerindra kembali," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/2).

Fadli Zon bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto
Fadli Zon bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (Foto: Twitter @fadlizon)

Fadli mengatakan soal regenerasi di internal Gerindra juga akan dibahas dalam kongres. Namun, saat ini, kader masih berharap Menteri Pertahanan itu menjadi ketua umum.

"Sejauh yang saya pantau sih (Prabowo) menjadi Ketum Gerindra itu solid. Kalau urusan 2024 belum dibicarakan nanti kita lihat situasi," ungkapnya.

Baca Juga:

Anies Hadiri Peringatan HUT Partai Gerindra ke-12

Mantan Wakil Ketua DPR ini mengaku senang jika mantan Danjen Kopassus itu kembali berkontestasi dalam Pilpres 2024. Pasalnya, berdasarkan sejumlah hasil survei, elektabilitas Prabowo masih tinggi.

"Kita senang, ya tapi kita tidak mau terburu-buru. Pak Prabowo juga sedang berkonsentrasi untuk menangani persoalan pertahanan yang juga serius. Berikanlah waktu bekerja menunaikan janji-janjinya yang banyak (sebagai Menhan) dan sebagian saya kira susah untuk dipenuhi," tutupnya.(Pon)

Baca Juga:

Cerita Prabowo Soal Masa Awal Gerindra Didirikan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
LPSK Gandeng Kementerian BUMN Penuhi Hak Psikososial Korban Tindak Pidana
Indonesia
LPSK Gandeng Kementerian BUMN Penuhi Hak Psikososial Korban Tindak Pidana

LPSK mengajukan data 51 nama anak yang menjadi korban TPPO, kekerasan dan kekerasan seksual

Mobil Berpelat RI 1 Palsu Terobos Gerbang Penjagaan Mabes Polri
Indonesia
Mobil Berpelat RI 1 Palsu Terobos Gerbang Penjagaan Mabes Polri

Sebuah mobil Mitshubisi Pajero putih bernomor polisi RI 1 diamankan petugas provost.

DPRD Minta Dilibatkan Pemprov DKI dalam Program Jakwifi
Indonesia
DPRD Minta Dilibatkan Pemprov DKI dalam Program Jakwifi

Akses internet gratis saat ini sangat dibutuhkan untuk menunjang pembelajaran jarak jauh (PJK) bagi siswa Jakarta.

 Sang Istri Ingin Konser 30 Tahun Didi Kempot Bermusik di GBK Tetap Digelar
Indonesia
Sang Istri Ingin Konser 30 Tahun Didi Kempot Bermusik di GBK Tetap Digelar

"Beliau (promotor) sudah datang ke makam lalu ke sini (rumah) bilang pada saya kalau kuat kita lanjut seperti kontrak yang ditandatangani. Kalau enggak kuat enggak papa," kata dia.

Pemerintah Diminta Tak Serampangan Bentuk Omnibus Law
Indonesia
Pemerintah Diminta Tak Serampangan Bentuk Omnibus Law

Karyono Wibowo mengingatkan agar pemerintah dan DPR berhati-hati terkait dengan rencana pembahasan dan pengesahan omnibus law.

Bawaslu Diminta Konsisten dan Bersinergi Lakukan Pengawasan Pilkada 2020
Indonesia
Bawaslu Diminta Konsisten dan Bersinergi Lakukan Pengawasan Pilkada 2020

Penyelenggara dan pengawas selama ini kesulitan mengendalikan mobilisasi massa

Menag Keluarkan Protokol Kesehatan di Pendidikan Keagamaan
Indonesia
Menag Keluarkan Protokol Kesehatan di Pendidikan Keagamaan

Ada 4 ketentuan utama yang berlaku dalam pembelajaran di masa pandemi

BPOM: Dexamethasone Tidak Bermanfaat untuk Kasus COVID-19 Ringan dan Sedang
Indonesia
BPOM: Dexamethasone Tidak Bermanfaat untuk Kasus COVID-19 Ringan dan Sedang

Dexamethason yang digunakan tanpa indikasi medis dan tanpa resep dokter dapat mengakibatkan efek samping

WHO Tak Bisa Setir Jokowi Soal Corona, PDIP: Yang Penting Kerja, Kerja, dan Kerja
Indonesia
WHO Tak Bisa Setir Jokowi Soal Corona, PDIP: Yang Penting Kerja, Kerja, dan Kerja

PDI Perjuangan mendukung kebijakan Presiden Jokowi yang tidak mudah disetir

[HOAKS atau FAKTA] Hacker Retas Whatsapp dan Sebar Konten Porno hingga Minta Uang
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Hacker Retas Whatsapp dan Sebar Konten Porno hingga Minta Uang

Dalam narasi disebutkan juga bahwa hacker melakukan permintaan dana dengan mencatut nama orang terdekat.