Jelang Debat Cawapres, Aparat Kepolisian Perketat Pintu Masuk GBK Hotel Sultan Senayan, Jakarta Pusat. Foto: MP/Gomes

MerahPutih.com - Puluhan aparat kepolisian memperketat pintu masuk kawasan Gelora Bung Karno (GBK) menjelang debat calon Wakil Presiden yang digelar di Hotel Sultan Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (17/3) malam.

Semua area masuk GBK ditutup. Satu-satu akses yang bisa keluar masuk kendaraan terdapat pada pintu 10 GBK tepatnya di Jalan Gerbang Pemuda, depan Gedung TVRI.

Pantuan merahputih.com di lokasi, semua pengunjung yang hendak masuk melalui pintu 10 GBK diperiksa secara ketat oleh petugas, baik kendaraan, mau pun pejalan kaki digeledah. Semua barang bawaan diperiksa secara manual maupun dengan alat metal detector.

Suasana di kawasan Gelora Bung Karno jelang debat cawapres. Foto: MP/Gomes

"Pejalan kaki, yang cewe ke kiri yang cowo ke kanan," kata salah seorang seorang petugas di lokasi, terpantau merahputih.com, Minggu, (17/3).

Pengunjung yang menggunakan mobil yang ingin ke GBK juga tak luput dari pemeriksaan petugas menggunakan metal detector untuk mendeteksi barang- barang berbahaya.

"Dibuka dulu pak bagasinya," katanya.

Tak hanya itu saja, di lokasi ini juga dijaga ketat oleh pasukan Brimob dengan bersejata lengkap.

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Wahyu Hadiningrat mengatakan, penutupan kawasan GBK untuk umum dilaksanakan sore tadi sekitar pukul 15.30 WIB.

“Hanya ada satu pintu yang dibuka yaitu pintu sepuluh dan pintu masuk ke dalam tempat debat semua akan ditutup,” ujar Wahyu Hadiningrat saat memimpin apel.

Debat sesi ketiga ini, sebanyak 4.447 personel dari TNI dan Polri dikerahkan ke lapangan guna mengamankan jalannya debat Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin dan Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno

Aparat kepolisian memeriksa sejumlah orang yang akan menyaksikan debat cawapres di Hotel Sultan. Foto: MP/Gomes

Bila dibandingakan dengan Jumlah personel yang diterjunkan pada debat kedua yang berlangsung pada 18 Februari 2019 lalu, jumlah personel pada debat kali ini sengaja ditingkatkan. Sebab, jumlah personel yang diterjunkan pada debat kedua beberapa waktu lalu itu, hanya berjumlah 2.981 personel.

Sebagaimana diketahui pada debat kedua bulan lalu masyarakat sempat digegerkan dengan sebuah ledakan yang sangat dasyat. Ledakan itu terjadi saat debat antara Calon Presiden Joko Wododo dan Pabowo sedang berlangsung. Pihak kepolisian mengklaim ledakan itu berasal dari petasan yang sengaja dibuang oleh oknum tak bertanggung jawab. (Gms)



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH