Jelang 1 Tahun Pemerintahan Prabowo, Pengamat Singgung Maraknya ‘Bagi-bagi’ Jabatan hingga Ketidakstabilan Politik

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 14 Oktober 2025
Jelang 1 Tahun Pemerintahan Prabowo, Pengamat Singgung Maraknya ‘Bagi-bagi’ Jabatan hingga Ketidakstabilan Politik

Presiden RI, Prabowo Subianto, mau naikkan gaji guru dan dosen ASN. Foto: Setpres

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM – PEMERINTAHAN Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bakal memasuki usia setahun pada 20 Oktober mendatang. Namun, kinerja keduanya dianggap banyak memicu kontroversi selama hampir setahun pemerintahan.

Pengamat politik Fernando Emas menilai pemerintahan Prabowo-Gibran masih jauh dari harapan publik. Kabinet yang terbentuk bahkan justru obesitas, tapi minim hasil kerja nyata. Meskipun sejumlah program unggulan mulai dijalankan, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penghiliran industri, pelaksanaannya masih menemui banyak persoalan.

Menurut Fernando, stabilitas politik sempat terganggu oleh gelombang aksi unjuk rasa yang muncul di beberapa daerah pada Agustus lalu.

“Ada beberapa aksi unjuk rasa di beberapa daerah yang cukup mengganggu stabilitas keamanan dan politik pemerintahannya,” kata Fernando kepada wartawan di Jakarta, dikutip Selasa (14/10).

Baca juga:

Puji Presiden Prabowo di KTT Mesir, Donald Trump: Sosok Luar Biasa dalam Diplomasi Perdamaian Global



Fernando juga mengkritik Presiden Prabowo yang dinilai lebih fokus melakukan konsolidasi politik dengan berbagai kelompok masyarakat dan elite politik ketimbang mempercepat realisasi program kerja. “Saya melihat belum ada kementerian atau lembaga yang kinerjanya sudah dapat memuaskan masyarakat,” ucapnya.

Ia menyoroti pelaksanaan program unggulan pemerintahan Prabowo Subianto seperti MBG dan penghiliran. MBG sampai saat ini masih banyak persoalan yang harus dibenahi bukan sekadar ingin menepati janji, melainkan membenahi sumber daya manusia (SDM).

Prabowo Subianto seharusnya bukan sekadar memperbanyak jumlah penerima manfaatnya, melainkan juga harus melakukan perbaikan dan penyempurnaan pada sistem tata kelolanya secara menyeluruh.

Direktur Rumah Politik Indonesia ini juga melihat Presiden Prabowo lebih banyak bagi-bagi kekuasaan dan menyenangkan teman-temannya yang pernah bersama-sama di Tentara Nasional Indonesia (TNI). “Terbukti, beberapa kali Presiden Prabowo Subianto seperti obral dan bagi-bagi bintang Kehormatan terhadap teman-temannya,” jelas Fernando.

Dia menyebut Prabowo juga lebih banyak melakukan kegiatan berbau seremonial belaka. “Prabowo terkesan belum memahami mana yang menjadi prioritas dalam kepemimpinannya,” tutup Fernando.(knu)

Baca juga:

Prabowo Coret Proyek PIK 2 Tropical Coastland Milik Aguan dari Daftar PSN

#Presiden Prabowo Subianto #Wapres Gibran #Makan Bergizi Gratis
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Lebih dari 2.000 Dapur MBG Ditutup Permanen, BGN Ungkap Penyebabnya
BGN kini sudah menutup lebih dari 2.000 dapur MBG. Alasannya karena SPPG tersebut tidak memenuhi syarat higiene.
Soffi Amira - Senin, 02 November 2026
Lebih dari 2.000 Dapur MBG Ditutup Permanen, BGN Ungkap Penyebabnya
Indonesia
MA Kabulkan Gugatan Kasasi Pembatalan Keabsahan Suket Penyetaraan SMA Wapres Gibran
Pengertian kata "kabul" dalam putusan tingkat kasasi itu berarti permohonan yang diajukan pemohon dikabulkan oleh MA.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Oktober 2026
MA Kabulkan Gugatan Kasasi Pembatalan Keabsahan Suket Penyetaraan SMA Wapres Gibran
Indonesia
Biaya Operasional MBG Dibatasi Rp 3.000 per Porsi, BGN Ungkap Jaminan Kualitasnya
Dana operasional sebesar Rp 3.000 menggunakan mekanisme at cost, yakni berdasarkan biaya yang dikeluarkan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Biaya Operasional MBG Dibatasi Rp 3.000 per Porsi, BGN Ungkap Jaminan Kualitasnya
Indonesia
Bonus Atlet Asian Games dan Asian Para Games 2026 Cair: Emas Tunggal Dapat Rp 3 Miliar
Prabowo menyerahkan bonus kepada atlet Asian Games dan Asian Para Games 2026. Peraih emas tunggal mendapat Rp 3 miliar, sedangkan ganda Rp 2,4 miliar dan beregu Rp 1,5 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Oktober 2026
Bonus Atlet Asian Games dan Asian Para Games 2026 Cair: Emas Tunggal Dapat Rp 3 Miliar
Indonesia
Masyarakat Bisa Lihat Langsung Proses Masak MBG
BGN membuka ruang pengawasan bagi seluruh pihak, termasuk orangtua siswa, petugas posyandu, dan guru.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Masyarakat Bisa Lihat Langsung Proses Masak MBG
Indonesia
BGN Klaim Efisiensi Anggaran MBG Capai Rp 44 Triliun dalam 100 Hari
Efisiensi tersebut dilakukan melalui penataan penggunaan anggaran, evaluasi biaya operasional dapur, serta penguatan pengawasan keuangan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
BGN Klaim Efisiensi Anggaran MBG Capai Rp 44 Triliun dalam 100 Hari
Indonesia
Mendagri Keluarkan SE, Kepala Daerah Bantu Awasi Program MBG
Salah satu bentuk pelibatan pemerintah daerah yakni inspeksi terhadap operasional SPPG.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Mendagri Keluarkan SE, Kepala Daerah Bantu Awasi Program MBG
Indonesia
BGN Hentikan Operasional 6.100 Dapur MBG, Pengelola Belum Laporkan Dana Harian
BGN menghentikan operasional 6.100 dapur MBG karena laporan penggunaan dana harian belum dipenuhi. Sudaryono menegaskan persoalannya bukan kekurangan anggaran.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Oktober 2026
BGN Hentikan Operasional 6.100 Dapur MBG, Pengelola Belum Laporkan Dana Harian
Indonesia
MBG Bakal Pakai Sistem Prasmanan, BGN Targetkan 10 Ribu SPPG hingga Akhir 2026
BGN mulai menerapkan MBG prasmanan. Sebanyak 10 ribu SPPG ditargetkan rampung hingga akhir 2026.
Soffi Amira - Kamis, 29 Oktober 2026
MBG Bakal Pakai Sistem Prasmanan, BGN Targetkan 10 Ribu SPPG hingga Akhir 2026
Indonesia
Kepala SPPG di Cirebon dan Bogor Dipecat Imbas Keracunan Siswa
Sudaryono mengungkapkan kasus keracunan di Bogor disebabkan pembelian bahan makanan jadi.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Kepala SPPG di Cirebon dan Bogor Dipecat Imbas Keracunan Siswa
Bagikan