JayJax dan TOXICDEV! Padukan Hyperpop dan Elektronik di Lagu 'FOMO'

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 06 November 2025
JayJax dan TOXICDEV! Padukan Hyperpop dan Elektronik di Lagu 'FOMO'

JayJax lepas single baru. (foto: dok/jayjax)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - JayJax, DJ sekaligus produser musik elektronik asal Indonesia, kembali menegaskan eksistensinya di kancah musik Tanah Air lewat perilisan single terbaru berjudul FOMO.

Karya ini menjadi hasil kolaborasi menarik bersama TOXICDEV!, musisi muda yang dikenal sebagai pionir dalam genre hyperpop dan hip-hop modern di Indonesia.

Sebelumnya, JayJax telah dikenal melalui proyek duo DNA bersama Mister Aloy dan single eksperimental AGORA yang memadukan unsur trance dan indobounce.

Kini, ia melanjutkan eksplorasi musikal dengan menggandeng TOXICDEV! dalam proyek lintas genre yang menghadirkan warna baru di ranah musik elektronik lokal.

Baca juga:

DNA Gandeng Syeqy di Single 'LOVE YA' Kembali Mainkan Genre Indo Bounce

Kolaborasi keduanya terjadi secara spontan dan penuh energi. JayJax mengaku proses kreatif di studio berjalan sangat cair, bahkan tanpa tekanan.

“Gue gak nyangka bakal seklop itu. Dari awal kontak Pao (TOXICDEV!), dia langsung antusias. Di studio, semuanya ngalir aja — tukar ide, main beat, dan bikin hook bareng. Gue dari sisi produksi dan DJ, dia dari rap dan vokal. Kombinasi dua dunia ini pas banget, 50:50,” ujar JayJax.

Secara musikal, FOMO menawarkan atmosfer klub yang energik sejak detik pertama. Dua lapisan synthesizer membuka lagu dengan ketegangan khas sebelum bertransisi ke bait lembut dan pre-chorus yang mengalun manis.

Bagian chorus dan drop menjadi klimaks dengan hook catchy racikan TOXICDEV!, sementara sentuhan breakbeat di akhir lagu memperkuat karakter khas JayJax.

Baca juga:

Perkuat Identitas Indonesian Bounce, Whisnu Santika Hadirkan 4 Karya Baru Termasuk Aransemen 'Mangu'

Tak hanya kuat secara produksi, FOMO juga membawa pesan sosial yang relevan dengan kehidupan digital masa kini. Liriknya menggambarkan fenomena fear of missing out, atau rasa takut tertinggal dari tren dan informasi yang marak di media sosial.

“Ini bukan lagu yang menghakimi,” jelas TOXICDEV!. “Lebih ke refleksi aja — orang zaman sekarang memang FOMO, tapi itu juga bentuk rasa ingin tahu dan semangat buat tetap terhubung,” imbuhnya.

Dengan durasi 2 menit 50 detik, FOMO menjadi pertemuan dua generasi musik yang berhasil menyatukan kekuatan energi klub, eksplorasi sonik, dan gagasan sosial kontemporer dalam satu paket yang segar dan futuristik. (far)

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Rio Clappy Rangkum Beragam Kisah Kehidupan dalam Album Perdana 'Tutur Hayat'
Album berisi 10 lagu ini merangkum beragam pengalaman dan pergulatan emosi yang menjadi bagian dari kehidupan manusia.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
Rio Clappy Rangkum Beragam Kisah Kehidupan dalam Album Perdana 'Tutur Hayat'
ShowBiz
John Mayer Rilis 'Tom and Jerry', Lagu tentang Cinta yang tak Menemukan Kepastian
Melalui liriknya, Mayer menggambarkan kerinduan mendalam terhadap seseorang.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
John Mayer Rilis 'Tom and Jerry', Lagu tentang Cinta yang tak Menemukan Kepastian
ShowBiz
Wali Gandeng Siti Badriah di Single 'Kangen Awakmu', Lagu tentang Rindu Terhalang Jarak
Kolaborasi Wali dan Siti Badriah hadirkan single 'Kangen Awakmu'. Lagu berbahasa Jawa ini mengangkat kisah rindu kepada kekasih yang terpisah jarak dan keadaan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 31 Oktober 2026
Wali Gandeng Siti Badriah di Single 'Kangen Awakmu', Lagu tentang Rindu Terhalang Jarak
ShowBiz
10 Sound Hipdut dan Dangdut Viral di TikTok 2026, Ada Naykilla hingga Happy Asmara
Kenali 10 sound hipdut dan dangdut yang meramaikan TikTok 2026. Ada lagu Naykilla, Tenxi, Ndarboy Genk, Happy Asmara hingga Yeni Inka.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 31 Oktober 2026
10 Sound Hipdut dan Dangdut Viral di TikTok 2026, Ada Naykilla hingga Happy Asmara
ShowBiz
Gracie Abrams Hadirkan 'Good Reason', Angkat Kisah Cinta yang Tak Seimbang
Gracie Abrams hadirkan 'Good Reason'. Single dari album Daughter from Hell ini mengangkat kisah cinta, rasa bersalah, dan ketidaksiapan emosional.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 31 Oktober 2026
Gracie Abrams Hadirkan 'Good Reason', Angkat Kisah Cinta yang Tak Seimbang
ShowBiz
Ada Pesan Mendalam di Balik Lagu 'Nyawa dan Harapan' Raisa, Singgung Krisis Lingkungan
Raisa merilis video musik 'Nyawa dan Harapan' pada 28 Oktober 2026. Karya ini mengangkat krisis lingkungan, kemanusiaan, dan ajakan memulihkan alam Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 31 Oktober 2026
Ada Pesan Mendalam di Balik Lagu 'Nyawa dan Harapan' Raisa, Singgung Krisis Lingkungan
ShowBiz
Sempat Hadapi Kritik dan Berbagai Ujian, Bless the Knights Kembali dengan Album 'Phoenix'
Bless the Knights merilis Phoenix, album terbaru yang menandai kebangkitan band dengan eksplorasi djent dan progressive metal yang lebih dinamis.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 31 Oktober 2026
Sempat Hadapi Kritik dan Berbagai Ujian, Bless the Knights Kembali dengan Album 'Phoenix'
ShowBiz
ATEEZ Hadirkan 'Drip', Lagu tentang Ambisi dan Kepercayaan Diri
Lagu Drip mengangkat tema kepercayaan diri, dominasi, serta ambisi untuk meraih kesuksesan tertinggi.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
ATEEZ Hadirkan 'Drip', Lagu tentang Ambisi dan Kepercayaan Diri
ShowBiz
Seringai Lelang Koleksi Pribadi, Donasi Rp 37,5 Juta Disalurkan untuk Korban Karhutla
Barang-barang yang dilelang bukan sekadar koleksi biasa, melainkan benda-benda yang menyimpan kenangan dari perjalanan musikal Seringai selama bertahun-tahun.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seringai Lelang Koleksi Pribadi, Donasi Rp 37,5 Juta Disalurkan untuk Korban Karhutla
ShowBiz
Setelah Satu Dekade, Weird Genius Perkenalkan Album Perdana
Weird Genius akhirnya menyatukan gagasan dan karakter musikal mereka ke dalam sebuah album penuh.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Setelah Satu Dekade, Weird Genius Perkenalkan Album Perdana
Bagikan