Jauhkan Ponsel, Ini 3 Alasan Mengapa Buka Smartphone Sebelum Tidur Berbahaya Buka smartphone sebelum tidur berdampak buruk untuk kesehatan. (Foto: Pixabay/KristopherK)

PONSEL kini tak bisa dilepaskan dari kehidupan manusia modern. Smartphone selalu ada di sisi kita setiap saat, ada di bawah bantal saat kita tidur, bahkan kamu membuka teks, email atau apa saja saat sudah larut malam.

Apakah itu bagian terbaik dari teknologi? Kamu mungkin tidak menyadari bagaimana kebiasaan terhadap smartphone memengaruhi tidur dan kesehatan otak. Apa yang tampak seperti kebiasaan tidak berbahaya, pergi ke tempat tidur dan masih membuka telepon, sebenarnya dapat berdampak besar pada kesehatan kamu secara keseluruhan.

Dikutip health.clevelandclinic.org, dokter spesialis gangguan tidur Harneet Walia menyoroti kebiasaan membuka smartphone sebelum berikut ini.

1. Smartphone membuat pikiran kamu tetap terlibat secara psikologis

 Buka smartphone sebelum tidur membuat kamu tetap terlibat secara psikologis. (Foto: Pixabay/rawpixel)
Buka smartphone sebelum tidur membuat kamu tetap terlibat secara psikologis. (Foto: Pixabay/rawpixel)


Ponsel pintar dirancang untuk membuat kita lebih produktif dan hidup kita lebih mudah. Smartphone dirancang untuk menghibur kita dan memberikan informasi.

"Memeriksa telepon sebelum tidur berarti merangsang otak sehingga kita lebih aktif dan terjaga," kata dr Walia. "Bahkan hanya pemeriksaan cepat dapat melibatkan otakmu dan memperpanjang tidur."

Hal yang dapat memperburuk kebiasaan ini adalah merasakan kebutuhan untuk selalu terhubung dan terjaga. Tidur seharusnya menjadi pengalaman yang damai, bahagiam dan santai. Membuka ponsel terlalu dekat dengan waktu tidur dapat berdampak negatif terhadap perasaan itu.

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Puasa Sebentar Lagi, Yuk Baca Aturan Makan Kolak bagi Penderita Diabetes

2. Cahaya biru dari layar menekan melatonin

 Cahaya biru smartphone dari layar menekan melatonin. (Foto: Pixabay/Pexels)
Cahaya biru smartphone dari layar menekan melatonin. (Foto: Pixabay/Pexels)

Cahaya biru yang dipancarkan ponsel pintar tidak hanya buruk untuk penglihatan, tetapi juga buruk bagi otak kamu.

Dr Walia mengatakan bahwa penelitian telah menemukan korelasi antara tingkat melatonin yang menurun dengan paparan cahaya biru. Melatonin adalah hormon yang bertanggung jawab untuk mengendalikan siklus tidur. Jadi, ketika melatonin menipis, kamu dapat mengalami insomnia, kelelahan di siang hari, dan mudah tersinggung.

Cahaya biru dari ponsel kamu adalah warna buatan yang menyerupai cahaya siang. Paparan cahaya biru ini dapat memengaruhi jam tubuh internal kamu dan membuang ritme sirkadian kamu. Ritme ini selaras dengan terang dan gelap. Itu sebabnya kamu merasa lebih lelah di malam hari ketika matahari mulai terbenam dan mengapa kamu merasa lebih berenergi di pagi hari ketika ada cahaya.

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Hati-Hati, Sekarang Usia 30-an Rentan Penyakit Jatung


3. Dapat menunda tidur REM

 Buka ponsel sebelum tidur dapat menunda tidur REM. (Foto: Pixabay/sweetlouise)
Buka ponsel sebelum tidur dapat menunda tidur REM. (Foto: Pixabay/sweetlouise)

Kamu mungkin tahu bagaimana rasanya buka Facebook tepat sebelum tidur dan melihat sesuatu yang membuat kesal, bahkan melihat hal bahagia pun dapat memicu respons yang memperpanjang tidur, yang akibatnya menunda tidur REM.

Membuka telepon tepat sebelum tidur dapat menyebabkan emosi, pikiran, dan kecemasan yang mengganggu," kata dr Walia.

Segala sesuatu tentang ponsel seharusnya membuat hidup kamu lebih mudah dan menghibur, tetapi apa yang dilakukannya di malam hari sebelum tidur adalah kebalikannya. Hal itu mengganggu, membuat kamu tetap terjaga, menstimulasi otak dan menunda tidur REM. (*)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Impian Pekerja di Seluruh Dunia, Perusahaan ini Memberi Gaji hingga Rp2 Miliar Setahun

Kredit : zulfikar

Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH