Jauhi 5 Kesalahan ini Saat Stretching! Stretching. (Foto: Pixabay)

PEREGANGAN memerlukan manuver yang bisa mengulur bagian otot dan tendon tubuh dengan lembut. Gerakan ini harus melibatkan semua kelompok otot mayor.

Walaupun berguna untuk melemaskan otot-otot, orang bisa saja melakukan kesalahan saat stretching. Alih-alih mau melakukan peregangan, Anda malah cedera bila gerakannya salah. Setidaknya ada lima kesalahan yang bisa terjadi ketika stretching.

1. Gerakan salah

Tanpa gerakan yang benar, stretching berisiko menyebabkan otot yang dituju tidak teregang optimal. Atau, lebih buruk lagi, tidak teregang sama sekali.

2. Peregangan pada otot cedera

Sebelum melakukan peregangan, cek terlebih dahulu apakah ada otot Anda yang cedera. Jika ya, hindari peregangan pada daerah tersebut agar cedera tidak makin parah. Istirahatkan otot cedera selama beberapa hari atau minggu, sesuai tingkat cedera. Setelah itu mulai lah dengan peregangan ringan.

3. Tidak pemanasan

Jika tidak melakukan pemanasan sebelum stretching, otot yang masih "dingin" berisiko robek. Tingkat cedera pada otot yang masih "dingin" memang jauh lebih tinggi dibandingkan otot yang sudah "panas".

4. Overstretch

Jangan paksakan batas kemampuan meregang otot. Istilahnya adalah overstretch. Setiap orang punya batas kemampuan meregang yang berbeda. Anda harus dapat mengenali batas kemampuan Anda sebelum stretching.

5. Mengabaikan tekanan

Perhatikan tekanan yang Anda bebankan pada sendi dan ligamen. Menurut personal trainer yang mendapatkan sertifikat personal training dari Fitness First International, Andri Wilfritz Nasution, kelebihan tekanan berpotensi menimbulkan cedera sendi dan ligamen. Anda tentu tidak ingin hal itu terjadi, kan?

Dari lima kesalahan di atas, nomor berapa yang pernah Anda lakukan? Hayo ngaku.... (*)

Dapatkan tips kebugaran lain pada artikel Gerakan Push Up 5 Menit yang Harus Anda Kuasai Agar Otot Kencang.

Kredit : rina

Tags Artikel Ini

Rina Garmina

LAINNYA DARI MERAH PUTIH