Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air Jadi Teguran Keras untuk Pemerintah Dua Sea Rider Kopaska bersiap melakukan pencarian korban dan puing pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di Perairan Kepulauan Seribu, Minggu (10/1/2021) (ANTARA/Fauzi Lamboka)

MerahPutih.com - Kasus jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 menuai keprihatinan mendalam.

Direktur Lembaga Bantuan Hukum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia Gurun Arisastra menilai, peristiwa ini mesti dijadikan bahan pelajaran untuk pemerintah.

Terutama untuk melakukan perbaikan segala aspek penerbangan mengingat belum lama dua tahun lalu kecelakaan terjadi pada penerbangan Lion Air JT 610 pada Oktober 2018.

Baca Juga:

Penyelam Polri dan Pasukan Elite TNI Diterjunkan ke Lokasi Jatuh Sriwijaya Air

"Ini mesti dijadikan ini pelajaran untuk perbaikan segala aspek transportasi penerbangan," ujar Gurun kepada Merahputih.com di Jakarta, Minggu (10/1).

Ia melanjutkan, peristiwa ini mesti diselidiki mendalam oleh pemerintah. Untuk membuat terang, apakah disebabkan karena human error atau kerusakan pada mesin.

Jika perlu, lanjut Gurun, pemerintah bisa memberikan sanksi terhadap maskapai penerbangan. Ini sebagai upaya menciptakan kualitas penerbangan dan kehati-hatian.

"Karena ini menyangkut jiwa, keselamatan manusia adalah hukum tertinggi," ujar Gurun.

Serpihan-serpihan pesawat yang diduga kuat berasal dari Sriwijaya Air SJ 182 di Posko SAR Terpadu JICT 2 Tanjung Priok. (ANTARA/HO-Basarnas)
Serpihan-serpihan pesawat yang diduga kuat berasal dari Sriwijaya Air SJ 182 di Posko SAR Terpadu JICT 2 Tanjung Priok. (ANTARA/HO-Basarnas)

Ia mencontohkan, dalam hukum ada istilah unsur dolus (kesengajaan) dan culpa (kelalaian), termasuk kasus jatuhnya pesawat Sriwijaya SJ 182.

"Jika pesawat Sriwijaya SJ 182 tidak ada maintanance ini dapat diduga unsur kesengajaan," papar Gurun.

Tak hanya itu, pemerintah dinilai bukan hanya melakukan evaluasi namun juga eliminiasi pesawat-pesawat yang berusia tua. Apalagi, usia pesawat tersebut sudah 26 tahun.

"Ke depan pemerintah bukan hanya evaluasi sistem penerbangan, namun juga harus lakukan upaya-upaya eliminasi pesawat-pesawat berusia tua," tegasnya.

Seperti diketahui, pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak di Kepulauan Seribu tidak lama setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta.

Situs FlightRadar24 menyebut pesawat itu kehilangan ketinggian 10 ribu kaki dalam 1 menit.

Baca Juga:

Terima Serpihan Bangkai Pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Basarnas Serahkan ke DVI

Dipantau dari situs FlightRadar24, pesawat Sriwijaya Air sempat mencapai ketinggian 10.900 kaki.

Mendadak, ketinggian berubah menjadi 8.950 kaki, turun ke 5.400 kaki, hingga terakhir terpantau di 250 kaki. Setelah itu, pesawat hilang kontak.

Pesawat Sriwijaya Air SJ182 tersebut take off dari Bandara Soekarno-Hatta menuju ke Pontianak. Pesawat mulai hilang kontak pada pukul 14.40 WIB.

Pesawat tersebut mengangkut 62 orang yang terdiri dari 50 penumpang (terdiri dari 40 dewasa, 7 anak-anak dan 3 bayi), 12 kru. (Knu)

Baca Juga:

Dalam Hitungan Detik, Sriwijaya Air SJ 182 Hilang dari Radar

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Pasca Warga Solo Meninggal Positif Corona, 62 Orang Dikarantina Mandiri
Indonesia
Pasca Warga Solo Meninggal Positif Corona, 62 Orang Dikarantina Mandiri

Kami langsung melakukan karantina sebanyak 62 orang sebagai tindakan cepat agar virus corona tidak menyebar luas,

Pemkot Tutup Pedestrian Lingkar Kebun Raya Bogor
Indonesia
Pemkot Tutup Pedestrian Lingkar Kebun Raya Bogor

Pemerintah Kota Bogor segera menutup pedestrian yang melingkari Kebun Raya Bogor atau jalur sistem satu arah (SSA) dari aktivitas warga.

Pakai Pistol Mainan, Polisi Gadungan Peras Istri Warga Jerman Rp150 Juta
Indonesia
Pakai Pistol Mainan, Polisi Gadungan Peras Istri Warga Jerman Rp150 Juta

"Senjata ini ternyata pisau. Korbannya merasa ketakutan, sehingga korbannya dimintai uang Rp 150 juta, diberikan," imbuh Heru.

PT KAI-KCI Simulasi Keadaan Darurat COVID-19 di Dalam KRL
Indonesia
PT KAI-KCI Simulasi Keadaan Darurat COVID-19 di Dalam KRL

Nantinya dua orang personil pengamanan stasiun juga menggunakan APD lengkap dan tandu untuk evakuasi pengguna yang tidak sadarkan diri

 Dibebaskan Dari Penjara Karena Hukumannya 'Dikorting', Kubu Romy Puji MA
Indonesia
Dibebaskan Dari Penjara Karena Hukumannya 'Dikorting', Kubu Romy Puji MA

"Pak Romy mulai malam ini bisa berkumpul dengan keluarga melaksanakan ibadah Ramadhan ditengah ancaman Covid 19," kata Maqdir dalam keteranganya.

Kemenkeu Baru Kantongi Rp54 Triliun Buat Vaksinasi Gratis
Indonesia
Kemenkeu Baru Kantongi Rp54 Triliun Buat Vaksinasi Gratis

Pemerintah hati-hati melakukan langkah penyesuaian APBN karena belum jelas jumlah vaksin, berapa harganya.

Komnas HAM: Fungsi TNI Sangat Penting Dalam Menjaga Pertahanan Negara
Indonesia
Komnas HAM: Fungsi TNI Sangat Penting Dalam Menjaga Pertahanan Negara

Banyak yang tidak menyadarinya namun itu sudah sejak dulu dilakukan

Gunung Merapi Masih Erupsi, Pemda DIY Pulangkan 187 Pengungsi
Indonesia
Gunung Merapi Masih Erupsi, Pemda DIY Pulangkan 187 Pengungsi

Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memulangkan sekitar 187 pengungsi Gunung Merapi ke desa mereka.

Partisipasi Pemilih di Pilwakot Solo Cuma 70,5 Persen, KPU Ungkap Penyebabnya
Indonesia
Partisipasi Pemilih di Pilwakot Solo Cuma 70,5 Persen, KPU Ungkap Penyebabnya

"Kami menargetkan partisipasi pemilih 77,5 persen di Pilwakot Solo 2020. Namun, hasilnya hanya 70,52 persen saja," kata Nurul