Jaro Kolot Dainah, Tokoh Sunda Wiwitan Kanekes Wafat Suku Baduy terbagi dua, Baduy luar dan Baduy dala,m. (Foto: instagram@dudutsp)

MASYARAKAT adat Sunda Wiwitan Kanekes yang lebih dikenal dengan sebutan orang Baduy berduka. Jaro Kolot Dainah tutup usia, Sabtu (23/03/2019) lalu.

Hal tersebut disampaikan Rohaendi, budayawan Banten yang merupakan pegawai pemerintah yang dipercaya masyarakat Baduy.

"Parantos mulang ka Kalanggengan Mulih ka jati, mulang ka asal tabuh tilu sore (sudah berpulang ke alam abadi, pulang ke asal kesejatian, pukul tiga sore)," katanya kepada merahputih.com melalui pesan WA.

jaro kolot dainah
Jaro Kolot Dainah. (Foto: ist)

Ki Jaro Dainah, selama hidupnya pernah menjabat Jaro Kolot, Jaro Manten, Jaro Pamarentah, menanggung amanat dari Puun ( Pemimpin spiritual Baduy), untuk mengurus kepentingan masyarakat Baduy dengan Ratu (pemerintahan yang berkuasa).

Menurut salahsatu warga Baduy Kang Tiwin, saat kabar ini ditulis jenazah Jaro Dainah sedang dikebumikan, sebagaimana adat masyarakat Baduy, dikebumikan saat matahari tenggelam.

"Keur dikuburkeun ayeuna (sedang dimakamkan sekarang)," katanya melalui telepon genggam.

Tradisi masyarakat Baduy melarang siapapun d iluar warga adat menyaksikan pemakaman. Jenazah akan dikebumikan dalam keadaan duduk, dengan beberapa benda berharga, dipendam dan di atasnya langsung ditanami pohon. (*)

Laporan dari Sucitra kontributor merahputih.com untul wilayah Banten.

Kredit : dsucitra

Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH