Jaringan Teroris di Indonesia Rekrut dan Latih Anggota dengan Sistematis Poliai memperlihatkan barang bukti yang disita dari 23 teroris kelompok Jamaah Islamiyah di Kantor Bareskrim Polri. ANTARA/Anita Permata Dewi

MerahPutih.com - Pengkaderan teroris muda yang dilakukan oleh Jamaah Islamiyah (JI) sudah sangat teragenda rapi. Bahkan, perekrutan para kader yang siap tempur juga sudah dilakukan.

Hal ini teridentifikasi dengan adanya 91 kader yang telah dilatih oleh JI dan 66 di antaranya sudah dikirim ke Suriah untuk bergabung dengan kelompok teror di sana.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyatakan, Polri sudah mendapatkan informasi soal adanya kader 91 kader JI yang dilatih siap tempur. Di mana 66 di antaranya sudah dikirim ke Suriah dan beberapa sudah kembali ke Indonesia.

Baca Juga:

Peneliti LIPI Sebut FPI Bisa Dibubarkan Jika Anggotanya Terbukti Terlibat Terorisme

Mereka sudah menyiapkan kemampuan diri dengan pelatihan-pelatihan khusus guna mempersiapkan kekuatan melawan musuh yakni negara dan aparat.

Sebagian besar dari mereka juga sudah berangkat ke Suriah bergabung dengan kelompok teror di sana dan berperan aktif dalam konflik.

"Kemampuan yang sudah diasah di tempat pelatihan dan medan tempur sebenarnya (Suriah) menjadikan mereka sebagai potensi ancaman nyata,” kata Argo kepada wartawan, (18/12).

Menurut Argo, kader teroris ini dipersiapkan oleh organisasi Jamaah Islamiyah melalui bagian struktur khusus.

Penanggung jawab atau amir Jamaah Islamiyah adalah Parawijayanto dan koordinator pelatihan adalah Joko Priyono alias Karso.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono. (ANTARA/ HO-Polri)
Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono. (ANTARA/ HO-Polri)

Ditanya mengapa radikalisme tumbuh demikian subur di tanah air, Argo menyatakan, ada banyak sekali faktornya. Salah satunya adalah maraknya penyebaran berita bohong atau hoaks.

Ia menyebut, maraknya penyebaran hoaks tanpa filter melalui sosial media membuat paham radikal dan antipemerintah makin subur.

Dari dulu sampai sekarang, radikalisasi terbentuk sebagai bagian dari respons atas ketidakadilan dan makin melebarnya kesenjangan sosial di masyarakat.

"Bahwa kemudian agama jadi satu alasan dalam mengekspresikan ketidakpuasan dan kebencian,” katanya.

"Maka sebagai upaya untuk mencegah terjadinya penyebaran paham dan ideologi radikalisme di kalangan anak muda," sambung Argo.

Perlu dilibatkan seluruh stakeholder yang bersentuhan langsung dengan dunia pendidikan, sosial, keagamaan, komunikasi dan keamanan di lingkungan masing-masing.

“Ya perlu peran serta semua stakeholder,” katanya.

Namun khusus untuk Polri, lanjut mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini, Densus 88 terus melakukan pemantauan terhadap jaringan teror yang ada di Indonesia secara terus-menerus. Mulai dari pengumpulan bahan informasi, pengolahan informasi sampai dilakukan penegakan hukum.

“Spesifiknya, Densus 88 sudah melakukan penegakan hukum terhadap 20 peserta pelatihan JI,” kata Argo.

Baca Juga:

Ribuan Kotak Amal Sumber Dana Teroris, Polisi Koordinasi dengan Kemenag

Seperti diketahui sebelumnya, Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri melakukan penangkapan sebanyak 23 terduga teroris dari kelompok Jamaah Islamiyah (JI).

Mereka ditangkap di delapan lokasi yakni di Lampung Selatan, Lampung Tengah, Bandar Lampung, Pringsewu, Metro, Jambi, Riau, dan Palembang.

Dua dari 23 orang yang ditangkap merupakan Panglima Askari JI yakni Taufik Bulaga alias Upik Lawanga dan Zulkarnain alias Arif Sunarso.

Selain menangkap para tersangka, Densus 88 juga berhasil mengungkap adanya bungker di rumah Upik Lawanga di Lampung yang digunakan untuk bersembunyi dan menyimpan senjata-senjata rakitan buatannya.

"Barang bukti yang disita dari rumah Upik ini ada senjata rakitan dari bungker," kata Argo. (Knu)

Baca Juga:

Geledah Rumah Gembong Teroris, Densus 88 Temukan Senjata Rakitan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anies Pastikan Jakarta Aman saat Jumat Agung
Indonesia
Anies Pastikan Jakarta Aman saat Jumat Agung

Umat kristiani akan memperingati Jumat Agung atau kematian Isa Almasih pada Jumat (2/4) besok.

COVID-19 Melonjak, Aturan dan Personil Penanganan Dinilai Bermasalah
Indonesia
COVID-19 Melonjak, Aturan dan Personil Penanganan Dinilai Bermasalah

Satuan Tugas Percepatan Penanganan COVID-19) yang sebelumnya bertanggung jawab langsung kepada Presiden, sekarang bertanggung jawab kepada Menteri BUMN.

Polrestabes Bandung Amankan 150 Kg Tembakau Gorila Siap Edar
Indonesia
Polrestabes Bandung Amankan 150 Kg Tembakau Gorila Siap Edar

Peredaran tembakau sintetis dilakukan dengan modus penjualan secara daring atau pun penjualan secara langsung.

Polisi Temukan Bukti Ajakan Berbuat Rusuh Demo Setahun Jokowi-Ma'ruf
Indonesia
Polisi Temukan Bukti Ajakan Berbuat Rusuh Demo Setahun Jokowi-Ma'ruf

Namun, beberapa orang disebutnya juga telah ada yang dipulangkan

Jelang HUT RI, PDIP akan Umumkan 75 Calon Kepala Daerah
Indonesia
Jelang HUT RI, PDIP akan Umumkan 75 Calon Kepala Daerah

Yang jelas, publik masih menunggu nama calon kepala daerah yang akhirnya akan diusung partai itu untuk wilayah Kota Medan dan Surabaya.

Penjualan Rumah DP 0 Rupiah Capai 95 Persen
Indonesia
Penjualan Rumah DP 0 Rupiah Capai 95 Persen

"Tidak benar soal pengaruhnya pada penjualan, karena untuk penjualan hunian DP Nol untuk unit 36m2, unit yang sudah terjual adalah 95 persen. Sisa unit yang belum terjual adalah unit dengan ukuran studio," papar Sarjoko.

HUT RI, Pasar Digital UMKM Bakal Diluncurkan
Indonesia
HUT RI, Pasar Digital UMKM Bakal Diluncurkan

Saat ini, terdapat 72.189 UMKM penyedia dengan rata-rata nilai proyek per UMKM sebesar Rp250 juta. Paling tidak, belanja modal yang bisa diserap UMKM Rp18 triliun.

Viral Mobil Dinas RI2 Ma'ruf Amin Isi Bensin Eceran, Ini Klarifikasi Setwapres
Indonesia
Viral Mobil Dinas RI2 Ma'ruf Amin Isi Bensin Eceran, Ini Klarifikasi Setwapres

Pengisian BBM dengan jeriken bukan karena kendaraan VVIP berjenis sedan itu kehabisan bahan bakar

Menunggu Akhir Sidang 'Setengah Hati' Pelaku Penyiraman Novel
Indonesia
Menunggu Akhir Sidang 'Setengah Hati' Pelaku Penyiraman Novel

Sejumlah pihak memprediksi vonis terhadap dua anggota Brimob itu akan sangat rendah sama seperti tuntutan jaksa yang hanya setahun.

[HOAKS atau FAKTA]: Tito dan Polisi Sepakat Eks Petinggi FPI Munarman Dibebaskan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Tito dan Polisi Sepakat Eks Petinggi FPI Munarman Dibebaskan

Akun Facebook Game Politiq mengunggah video dengan narasi yang menyebut Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian bersama polisi bersepakat membebaskan eks petinggi FPI Munarman.