Jaringan Prostitusi Anak WeChat Bandung Digerebek, Jangkau Klien Antarpulau Media Sosial WeChat. Foto: PYMNTS.com

MerahPutih.com – Kepolisian membongkar pratik prostitusi online lewat media sosial WeChat maupun Twitter yang memperdagangkan anak di bawah umur. Jaringan bisnis esek-esek yang berpusat di Bandung ini diduga menjangkau klien hingga antarpulau di Indonesia

“‎Kasusnya masih kami dalami. Apa hanya di Bandung atau merambah antarpulau juga,” kata Kapolrestabes Bandung Kombes Irman Sugema, di Bandung, dilansir dari laman humas Polri, Tribratanews.polri.go.id, Selasa (8/1/19).

Kapolres Bandung
Kapolrestabes Bandung Kombes Irman Sugema. Foto: Tribratanews.polri.go.id

Menurut Irman, penyidik dalam penanganan kasus prostitusi online itu telah menetapkan perempuan berinisial ‎IA (51) dan NA (33) sebagai tersangka. Keduanya merupakan otak pelaku tindakan kriminal yang menjajakan perempuan muda ke hidung belang melalui WeChat maupun Twitter.

Kapolrestabes Bandung mengungkapkan sinyal adanya tersangka lain atas kasus ini. Dia menuturkan, tidak menutup kemungkinan adanya penambahan tersangka hasil pengembangan kasus tersebut. “Kami periksa untuk lebih tahu jaringannya, siapa saja yang terlibat,” tegas Kombes Pol. Irman Sugema.

Sebelumnya, Polrestabes Bandung menggerebek salah satu hotel atas dugaan kasus prostitusi pada Minggu (6/1) lalu. Ada 4 orang yang diamankan. Dua berperan sebagai muncikari, yakni IA (51) dan NA (33) ditetapkan sebagai tersangka.

Sementara dua gadis yang diduga pekerja seks komersial (PSK) hanya diminta keterangannya sebagai saksi. Hasil pengembangan, kedua tersangka telah menjalani bisnis seks terselubung itu selama dua tahun terakhir. (*)


Tags Artikel Ini

Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH