Japek II Berganti Nama Jadi Jalan Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed Jalan Layang Japek 2. (Foto: Kementerian PUPR)

MerahPutih.com - Jalan Tol Jakarta – Cikampek (Japek) II Elevated yang telah diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Desember 2019 silam, serta merujuk pada Surat Izin Menteri PUPR No. BM.07.02-Mn/635, tanggal 8 April 2021, Senin, 12 April 2021 resmi diberi nama Jalan Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ).

Dalam peresmian ini, PT Jasa Marga melalukan penutupan 2 lajur pada akses masuk Tol Japek II Elevated yang mengarah ke Cikampek selama 5 jam tersebut.

Baca Juga:

UEA Bangun Masjid Rp5,7 Triliun di Solo

Selama penutupan tersebut, pengguna jalan tetap dapat melalui Tol Japek Elevated dari arah JORR (Rorotan - Bintara) atau dengan menggunakan jaringan jalan tol lama (bagian bawah). Sementara arus lalu lintas Japek II Elevated dari arah Timur (Karawang - Km 47 B) menuju ke Jakarta tidak mengalami penutupan atau pengalihan lalu lintas, artinya ruas tol Japek II Elevated tetap dioperasikan normal seperti biasa.

Dilansir Kementerian PUPR, Jalan Tol Japek II Elevated yang telah beroperasi tersebut menjadi salah satu solusi kemacetan yang sering terjadi di ruas vital tersebut. Ruas tol Japek II Elevated merupakan jalan tol layang terpanjang di Indonesia dan menjadi jalan tol bertingkat (double decker motorway) yang pertama di Indonesia karena dibangun di atas Jalan tol Jakarta-Cikampek.

Tujuan dibangunnya jalan tol ini adalah untuk memisahkan pergerakan komuter jarak pendek Jakarta-Bekasi-Cikarang (lajur kolektor/eksisting) dengan pergerakan jarak jauh tujuan Cirebon, Bandung, Semarang, dan Surabaya (lajur ekspres/layang), khususnya golongan I non-bus.

Pembangunan Jalan Tol Layang Japek dikerjakan oleh kontraktor PT Waskita Karya (Persero) Tbk bersama PT Acset Indonusa Tbk (Kerjasama Operasi). Pengusahaannya dilakukan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) yang merupakan anak usaha dari PT Jasa Marga (Persero) Tbk dengan nilai investasi Rp 16,2 triliun.

Jalan Jokowi di Uni Emirat Arab. (Foto: setkab)
Jalan Jokowi di Uni Emirat Arab. (Foto: setkab)

Sebelumnya, President Joko Widodo Street atau Jalan Presiden Joko Widodo telah resmi berdiri di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Penggunaan namanya untuk ruas jalan yang membelah kawasan Abu Dhabi National Exhibition Center dengan Embassy Area yang ditempati sejumlah Kantor Perwakilan Diplomatik, adalah sebuah gambaran betapa eratnya hubungan di antara dua negara yang kini bekerja sama dalam berbagai bidang.

“Di balik penamaan jalan itu, tersimpan harapan semoga hubungan kedua negara semakin kokoh, saling menguatkan, dan bermanfaat bagi rakyat Uni Emirat Arab dan Indonesia," ujar Presiden beberapa waktu lalu.

Baca Juga:

UEA Punya Jalan Presiden Joko Widodo di Abu Dhabi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ahok Klaim Saran dan Kritiknya Diterima Erick Thohir
Indonesia
Ahok Klaim Saran dan Kritiknya Diterima Erick Thohir

“Tadi habis bertemu Menteri BUMN. Kritik dan saran yang saya sampaikan, diterima dengan baik oleh Pak Erick,” ujar Ahok

Peserta CFD Masih Langgar Protokol Kesehatan
Indonesia
Peserta CFD Masih Langgar Protokol Kesehatan

Pengunjung masih banyak yang tidak menggunakan masker.

Aturan PPKM Mikro, Mal Buka Sampai Jam 9 Malam, WFH Bisa 50 Persen
Indonesia
Aturan PPKM Mikro, Mal Buka Sampai Jam 9 Malam, WFH Bisa 50 Persen

pusat perbelanjaan atau mal dapat beroperasi hingga pukul 21.000 waktu setempat.

Prof Muhammad: DKPP, KPU dan Bawaslu Masih Satu Garis Perjuangan
Indonesia
Prof Muhammad: DKPP, KPU dan Bawaslu Masih Satu Garis Perjuangan

Prof Muhammad menegaskan bahwa DKPP, KPU, dan Bawaslu masih dalam satu koridor yang sama dalam pelaksanaan pemilu di Indonesia.

Pengacara Nurhadi Tuding KPK 'Menumpang' Cari Bukti TPPU
Indonesia
Pengacara Nurhadi Tuding KPK 'Menumpang' Cari Bukti TPPU

"Jadi dalam perkara ini atau dalam konteksnya dengan kesaksian hari ini, KPK itu menumpang untuk membuktikan TPPU. 'Predicate crime' dari TPPU-nya yaitu membeli kebun sawit," ujarnya

[HOAKS atau FAKTA] Italia Klaim COVID-19 Bukan Virus Tapi Bakteri
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Italia Klaim COVID-19 Bukan Virus Tapi Bakteri

Corona adalah virus RNA untai positif dengan penampilan seperti mahkota di bawah mikroskop elektron

KAMI Bantah Tunggangi Aksi Rusuh Tolak UU Cipta Kerja
Indonesia
KAMI Bantah Tunggangi Aksi Rusuh Tolak UU Cipta Kerja

KAMI membantah adanya tudingan mengikuti aksi unjuk rasa menolak Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker), Kamis (8/10).

Dianggap Remehkan Djoko Tjandra, Yasonna Layak Direshuffle
Indonesia
Dianggap Remehkan Djoko Tjandra, Yasonna Layak Direshuffle

Yasonna merupakan wakil negara dalam negosiasi soal hukum dengan negara lain

Pengusaha Diminta Beli Vaksin COVID-19 Buat Karyawan
Indonesia
Pengusaha Diminta Beli Vaksin COVID-19 Buat Karyawan

Vaksinasi yang akan diberikan pada masyarakat, dua tipe yakni bantuan pemerintah melalui data BPJS Kesehatan dan mandiri.

Masyarakat Disarankan tidak Pakai Masker Scuba, Ini Penjelasannya
Indonesia
Masyarakat Disarankan tidak Pakai Masker Scuba, Ini Penjelasannya

Masker scuba yang ramai dipakai oleh warga di tengah pandemi COVID-19 ternyata tidak efekti tangkal virus corona.