Jangan Tidur dengan Rambut Basah Sangat berbahaya tidur dengan rambut basah. (Foto: Reader's Digest)

ADA anjuran untuk keramas di malam hari jadi pada pagi hari tidak ribet dengan urusan rambut basah. Namun keramas menjelang tidur membuat masalah baru. Menunggu rambut kering betul atau langsung tidur saja.

Padahal tidur dengan rambut basah berarti Anda tidur dengan bakteri yang hidup bersama Anda selama 1 juta jam.

Belum lagi bantal Anda juga basah akibat menyerap air dari rambut Anda. Alhasil, bantal Anda menjadi lembab dan menjadi koloni bakteri yang berkembangbiak.

Bila sudah demikian yang terkena dampaknya adalah area di kepala Anda. Ketombe akan muncul karena bakteri yang berkembang tadi. Belum lagi dampak lainnya seperti pilek karena kondisi lembab dan dingin di kepala.

Selain ketombe di kepala, dampak negatif laainnya adalah menurunnya kondisi kesehatan kulit kepala Anda. Seperti kehilangan kelembaban dan munculnya iritasi atau infeksi akibat bakteri.

Sepertiga hidup Anda bersama koloni bakteri yang menyebabkan berbagai gangguan kesehatan kulit kepala. Cara untuk menghabisi koloni bakteri ini adalah mencuci bantal atau menggantinya dengan yang baru.

Untuk menghindari terbentuknya koloni bakteri itu, Anda harus mau bersusahpayah dahulu. Seperti mengeringkan rambut dengan hair dryer hingga rambut benar-benar kering.

Kalaupun hendak menghindari penggunaan pengering rambut, sebaiknya Anda keramas pada pagi hari. Tidak masalah bila Anda mengendarai kendaraan sendiri ke tempat aktivitas Anda. Namun bila menggunakan angkutan massal, sebaiknya dipertimbangkan lagi.

Bila Anda tetap ngotot keramas di malam hari sebelum tidur, ada cara yang baik. Keringkan rambut Anda sampai hanya lembab saja. Letakan handuk kering pada bantal untuk menghindarkan bantal menyerap air. Cara ini meskipun tidak terlalu efektif, namun dapat menghindarkan koloni bakteri lebih besar. (psr)

Kredit : paksi

Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH