Jangan Takut Cuaca Dingin di Akhir Tahun, Manfaatnya Banyak Cuaca dingin juga ada manfaatnya. (foto: pixabay/jill111)

AKHIR tahun identik dengan cuaca dingin. Di Indonesia, cuaca dingin akan terasa di musim penghujan yang jatuh pada Oktober hingga Desember.

Oleh karena itu, enggak mengherankan jika akhir tahun jadi saatnya cuaca dingin. Kala musim dingin, hal pertama yang pengin banget kamu lakukan ialah bersembunyi di balik selimut sepanjang hari. Selain bikin malas, cuaca dingin juga bikin gampang sakit.

Namun ternyata, cuaca dingin tidak seburuk yang kamu bayangkan. Para pakar kesehatan justru mengungkapkan bahwa cuaca dingin punya banyak manfaat untuk kesehatan. Berikut berbagai manfaat cuaca dingin bagi kesehatan, seperti dilansir Hellosehat.


1. Membakar lebih banyak kalori

skiing
Olahraga di cuaca dingin membakar lebih kalori. (foto: Pixabay/rolfvandewal)

Selama ini kamu mungkin percaya bahwa untuk membakar kalori lebih banyak, kamu harus berolahraga di bawah terik matahari. Padahal, kenyataannya sih sebaliknya.

Sebuah penelitian yang dimuat dalam Journal of Clinical Investigation pada 2012 mengungkapkan hal sebaliknya. Para ahli dalam studi itu melibatkan 6 pria bertubuh sehat dan mengukur metabolisme tubuh mereka pada saat cuaca dingin, tapi tidak sampai menggigil.

Setelah itu, para ahli menemukan bahwa metabolisme tubuh pria mengalami peningkatan hingga 80% saat cuaca dingin. Tubuh yang terkena udara dingin ternyata justru membakar lemak cokelat lebih banyak di dalam tubuh.

Di dalam tubuh manusia, ada lemak putih dan cokelat (brown fat). Lemak putih
berperan untuk menyimpan cadangan energi, sedangkan lemak cokelat bertugas membakar kalori untuk menghasilkan panas.

Saat berada di suhu dingin, tubuh kamu akan bekerja lebih keras untuk mempertahankan suhu inti tubuh. Tubuh akan memerintahkan lemak cokelat untuk membakar kalori lebih banyak guna mencegah kedinginan. Itulah yang bikin kamu lebih hangat dan tidak sampai menggigil di tengah cuaca dingin.



Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH