Jangan Salah, Virus COVID-19 Bisa Menempel di Gawai Selama 5 Hari Lho Ilustrasi (Foto: Pexels/rawpixel.com)

Merahputih.com - Bagi para kaum commuter yang tinggal di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek), perjalanan menggunakan Kereta Rel Listrik (KRL) atau Commuterline untuk menuju ke tempat kerja, sekolah atau pusat kegiatan lainnya menjadi pilihan utama.

Selain murah dan efektif, penggunaan KRL juga lebih efisien dibanding moda transportasi umum lainnya.

Baca Juga:

Gawai dan Buku Harus Berkolaborasi

Pada penerapan protokol kesehatan di dalam KRL, menjaga jarak atar penumpang dan memakai masker penutup mulut dan hidung menjadi aturan yang diwajibkan. Hal ini dimaksudkan agar penularan virus melalui droplet dapat dihindari.

Selain itu, aturan yang juga dianjurkan adalah tidak memainkan gawai seperti handphone dan tablet. Sebab perangkat tersebut berpotensi tercemar oleh virus.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam dari Junior Doctor Network, Edward Faisal mengatakan bahwa sejumlah virus, termasuk SARS-CoV-2 atau corona jenis baru yang menempel pada gawai dapat bertahan selama lima hari.

"Saat virus nempel di gawai kita bisa bertahan sampai lima hari, jangan salah," kata dokter Edward dalam keteranganya, Kamis (18/6).

Main gawai saat nyetir sama saja seperti mabuk (Foto: Pexels/Peter Fazekas)

Menurut dokter Edward, virus yang dapat menempel di gawai berasal dari bermacam-macam faktor. Dalam hal ini tentunya penularan atau pencemarannya lebih banyak berasal dari tangan penggunanya yang sebelumnya tercemar.

Dalam kaitannya dengan para commuter, pencemaran virus ke gawai juga dapat berasal dari percikan droplet dari para pengguna KRL. "Sebab, droplet ini dapat keluar ketika manusia berbicara apabila tidak memakai masker dan tidak menjaga jarak," kata dia.

Oleh sebab itu, dokter Edward juga sangat menyarankan agar para pengguna tidak menggunakan gawainya selama di dalam perjalanan menggunakan KRL. "Kalau ada orang ngomong akan nambah lagi (potensi cemaran virusnya)," kata dokter Edward.

Selain dapat mengurangi potensi cemaran, alasan lain untuk tidak menggunakan gawai saat berada di dalam KRL adalah agar keluarga di rumah tidak menjadi korban penularan virus.

"Jadi selain risiko untuk kita, juga orang yang di rumah. Jadi kalau kita sayang sama orang yang dirumah dan di sekitar kita, sebaiknya jangan keluarin handphone," jelas dokter Edward.

Baca Juga:

Jabat Komisaris Garuda, Peter Gontha Singgung M Nazaruddin dan Chairul Tanjung

Adapun beberapa hal lain yang wajib dilakukan bagi para pengguna KRL adalah menjaga pikiran selalu positif dalam melakukan aktivitas. Kemudian pastikan selalu mencuci tangan menggunakan sabun dan membawa hand sanitizer sebagai pengganti apabila tidak ada fasilitas cuci tangan.

Sebagai tambahan, pengguna KRL juga disarankan untuk tetap mengikuti aturan dari PT. KAI Commuterline Indonesia, dan memperbarui informasi resmi dari pemerintah tentang upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19 agar dapat tetap melanjutkan aktivitas yang aman dan produktif di tengah pandemi. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polri Didesak Segera Tahan Tommy Sumardi di Kasus Suap Djoko Tjandra
Indonesia
Polri Didesak Segera Tahan Tommy Sumardi di Kasus Suap Djoko Tjandra

Mabes Polri didesak untuk segera menahan tersangka Tommy Sumardi di kasus gratifikasi penghapusan red notice Djoko Tjandra.

3 Mall di Jogja Tutup, Jam Buka Minimarket dan Pasar Tradisional juga Dipangkas
Indonesia
3 Mall di Jogja Tutup, Jam Buka Minimarket dan Pasar Tradisional juga Dipangkas

Penutupan ini mulai terjadi pada awal April hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Pengendara Bandel Langgar PSBB Jakarta Nyaris Tembus 7 Ribu
Indonesia
Pengendara Bandel Langgar PSBB Jakarta Nyaris Tembus 7 Ribu

Jumlah pengendara yang bandel melanggar PSBB Jakarta dalam 3 hari

[HOAKS atau FAKTA]:  Tol Jakarta - Bandung Tidak Lagi Diberlakukan Pembatasan Sosial
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Tol Jakarta - Bandung Tidak Lagi Diberlakukan Pembatasan Sosial

Beredar unggahan video melalui Facebook dengan narasi bahwa tol Jakarta - Bandung sudah tidak melakukan pembatasan sosial.

Viral Mahfud Md Jadi Mendagri Ad Interim, Begini Penjelasan Kemendagri
Indonesia
Viral Mahfud Md Jadi Mendagri Ad Interim, Begini Penjelasan Kemendagri

Ia juga menegaskan agar tidak menjadi isu atau informasi yang keliru

255 Ribu Orang Berhasil Sembuh dari Corona
Indonesia
255 Ribu Orang Berhasil Sembuh dari Corona

Pemerintah kembali mengumumkan adanya penambahan jumlah pasien positif COVID-19 yang dinyatakan sembuh.

Polisi Apresiasi Masyarakat Ikuti Tes Swab Antigen di Mall Beach Walk Kuta
Indonesia
Polisi Apresiasi Masyarakat Ikuti Tes Swab Antigen di Mall Beach Walk Kuta

Masyarakat yang keluar masuk Bali harus membawa surat keterangan hasil swab

Lucinta Luna Dipindahkan ke Rutan Pondok Bambu
Indonesia
Lucinta Luna Dipindahkan ke Rutan Pondok Bambu

Selebgram Lucinta Luna tak lagi menghuni Rutan Polda Metro Jaya sejak Jumat (6/3) lalu.

Keresahan Pengemudi Ojol Tatkala Sekolah Diliburkan
Indonesia
Keresahan Pengemudi Ojol Tatkala Sekolah Diliburkan

"Kalau sekolah diliburkan, kita ojol (ojek online) pasti sepi," ujar Lamin

Rumah Raffi Ahmad, Mamah Dedeh Hingga Ayu Ting Ting Disatroni KPU
Indonesia
Rumah Raffi Ahmad, Mamah Dedeh Hingga Ayu Ting Ting Disatroni KPU

Coklit serentak dilaksanakan di semua wilayah pemilihan