Jangan Pensiun Lagi, Messi Lionel Messi tertunduk usai gagal membawa argentina Juara Copa America (indianexpress.com)

Merahputih.com - Ketika negara-negara Eropa sudah berpikir ke depan untuk menjaga kestabilan kualitas bermain di level tertinggi dunia, Argentina dengan AFA (Federasi Sepak Bola Argentina) masih berkutat dengan urusan yang tidak begitu penting.

Ego pribadi, perseteruan AFA dengan legenda Argentina, hingga telatnya regenerasi skuat timnas Argentina menjadi tiga masalah utama sepak bola Argentina saat ini. Oleh karenanya, wajar jika Argentina tidak memiliki kesatuan yang kuat di Piala Dunia 2018 dan kandas di 16 besar.

Keberhasilan Argentina lolos dari fase grup juga diraih dengan susah payah melalui kemenangan 2-1 melawan Nigeria di laga terakhir. Selain masalah-masalah tersebut, Albiceleste juga terlalu bergantung kepada sosok Lionel Messi.

Ekspresi peraih lima Ballon d'Or saat bertanding sudah memperlihatkan segalanya: tegang dan penuh tekanan. La Pulga diberi beban yang sangat besar untuk mempersembahkan titel prestisius kepada Argentina, menanggung harapan bangsa. Belum lagi perbandingan tanpa akhir dengan Diego Maradona.

Alhasil, Messi gagal memperlihatkan kemampuan terbaiknya seperti saat dia bermain untuk Barcelona. Pada usia 31 tahun, Messi sudah diminta pensiun oleh sebagian besar publik. Pensiun untuk kedua kalinya setelah dia sempat menyatakan pensiun di tahun 2015 silam.

Namun Carlos Tevez, kompatriot Messi yang pernah membela timnas Argentina, tidak setuju dengan pendapat itu. Eks penyerang Manchester United dan Manchester City itu meminta Messi untuk terus bermain dan memimpin generasi baru.

Lionel Messi (newdaypost.com)

"Saya pikir Leo harus memikirkan tentang dirinya sendiri. Dia harus memikirkannya, apakah tidak ada proyek yang membuatnya bahagia dan nyaman, sangat sulit mengambil tanggung jawab memimpin Argentina untuk menjadi juara sendiri," tutur Tevez kepada ESPN, Rabu (18/7).

"Kami banyak membuang waktu karena tidak membuatnya bahagia dan tidak mampu membantunya mencapai target. Saya pikir kami salah karena tidak mampu membantunya merasa nyaman. Sebagai seorang pemain dan juga orang Argentina, saya memberitahunya bahwa kami membutuhkannya, dia harus beristirahat, tetap tenang karena kami membutuhkannya."

"Kami membutuhkannya karena dia jiwa Argentina dan selama dia terus bermain, maka dia harus mempertahankannya karena dia idola terbesar Argentina dan harus mengambil tanggung jawab itu," tegas Tevez.

Menarik juga untuk menanti siapa yang akan menjadi pelatih Messi berikutnya di Argentina. Pasalnya, Jorge Sampaoli telah meninggalkan jabatannya sebagai pelatih Argentina. Rumornya, AFA tengah mendekati pelatih Timnas Peru, Ricardo Gareca. (Bolaskor.com)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH