Jangan Mengakali Nama Barang Saat Mengirim Paket Tulis nama paket sesuai barang yang Anda kirim (Foto: cammy)

DI era modern ini, jasa pengiriman barang sudah menjadi kebutuhan penting. Dari mengirim barang untuk kerabat yang berlokasi jauh hingga kebutuhan berbelanja online.

Tidak dapat dimungkiri lagi selain menghemat waktu Anda, mengirim paket melalui jasa pengiriman memang lebih praktis. Jika Anda menjadi pengirim jangan lupa untuk memberikan informasi jelas alamat tujuan Anda.

"Sebenarnya yang pasti butuh alamat lengkap, nomor telepon dan posisinya informasi jelas," ujar Iwan Senjaya, Key Account Manager J&T Express kepada merahputih.com Selasa (6/2) di Menteng, Jakarta Pusat.

Namun, menurut Iwan ada saja pengirim yang nakal. Pasalnya kerap ditemui beberapa pengirim yang tidak mencantumkan nama barang yang sebenarnya dalam paket.

Iwan Senjaya (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Misalnya pengirim yang mengirim barang berupa ponsel. Dalam paket malah ditulis nama lain seperi makanan. Hal seperti ini pantang dilakukan. Sebab, baterai ponsel tidak bisa dikirim melalui jalur penerbangan. Tulisan yang mengada-ada ini tentunya akan membuat proses pengiriman terhambat.

"Kadang-kadang banyak klien kita kirim handphone tulisnya makanan. Handphone kan baterainya enggak boleh dikirim (via) pesawat," tambahnya.

Lebih lanjut ditambahkan Iwan, fenomena ini sering terjadi karena pengirim takut barang berharga mereka akan hilang. Maka dari itu mereka membuat siasat dengan menamakah paket dengan barang lain.

"Kebanyakan mereka takut barangnya hilang. Kayak misalnya orang kirim barang takut barangnya dibongkar," tambahnya lagi.

paket
Nama barang harus disebutkan ketika mengirim paket. (Foto: osxdaily)

Anda juga tidak perlu takut barang tidak akan sampai. Asal Anda menggunakan perusahaan jasa pengiriman yang jelas tentunya keamanan barang Anda akan terjamin.

Jasa pengiriman barang akan selalu memantau kurir barang yang bersangkutan. Jika Anda tidak ada di tempat pun barang Anda akan tetap aman dikembalikan di gudang pusat.

"Kalau ternyata memang bermasalah kurirnya dipush," imbuhnya.

Anda juga harus selalu menjaga barang yang Anda kirim. Seperti saat Anda sedang membungkusnya menjadi sebuah paket. Jika terjadi kerusakan jasa pengiriman barang juga akan menyelidiki apakah itu memang murni kesalahan kurir atau karena pengirim.

Maka dari itu jangan sekali-kali ya Anda tidak menuliskan nama paket sesuai barang yang ingin Anda kirim.

"Kalau kerusakan barang kita lihat dulu kita tarik mundur semua enggak bisa nyalahin kurir 100 persen," pungkasnya. (ikh)

Baca juga artikel terkait lainnya Deddy Corbuzier Sebut Online Shop Tingkatkan Ekonomi Indonesia

Kredit : digdo

Tags Artikel Ini

Ikhsan Digdo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH