Jangan Larang si Kecil Main di Luar Ruangan Biarkan si kecil bermain di luar ruangan bersama teman sebayanya (Foto: Pexel/Lukas)

BERMAIN di luar ruangan seringkali membuat orangtua khawatir. Bisa jadi orangtua berpikir bahwa si kecil belum mampu bersosialisasi dengan baik. Sebenarnya, ketika melakukan aktivitas di luar ruangan mengajak anak untuk lebih mengeksplor dunia dan menumbuhkan kepercayaan diri.

Menghabiskan waktu di luar ruangan memberikan dampak baik bagi tumbuh kembang anak. Laman alodokter mengungkapkan kebaikan membiarkan anak bermain di luar.

Baca Juga: Tips Atur Jadwal Tidur si Kecil saat Travelling


1. Sinar matahari menjaga kesehatan tulang

main
Bermain di bawah sinar matahari meningkatkan kesehatan tulang anak (Foto: Pixabay/Hai Robe)


Terpapar sinar matahari saat bermain sangat baik dalam menjaga kesehatan tulang si kecil. Ketika bermain di luar ruangan, tubuh akan memproduksi vitamin D akibat paparan sinar matahari. Vitamin ini menyerap kalsium dan fosfor yang berperan dalam tumbuh kembang tulang. Tak hanya itu, vitamin D juga bisa meningkatkan metabolisme tubuh dan juga mempertahankan kesehatan otot.

Mengoleskan tabir surya pada anak untuk menghindari masalah kulit. Ada baiknya memilih waktu yang tepat bermain di bawah sinar matahari. Terlalu lama terpapar sinar matahari kulit si kecil bisa terbakar.


2. Si kecil jadi lebih produktif

main
Bermain di luar ruangan membuat anak lebih aktif dan produktif (Foto: Pexels/Pixabay)


Melakukan aktivitasi yang menyenangkan bersama teman-teman sepermainan akan merangsang tumbuh kembang anak. Bermain di luar ruangan membuat anak lebih produktif menghabiskan waktu bersama teman sebaya. Lakukan aktivitas di luar ruangan seperti bermain sepak bola, berenang di kolam renang atau permainan lainnya. Tak hanya menyenangkan, bermain di luar ruangan juga membuat si kecil lebih aktif gerak daripada berdiam diri di depan layar gawainya.

Baca Juga: Bunda, Jangan Pernah Bawa Bayi ke dalam Bioskop! Ini Alasannya

3. Mendukung proses sosialisasi

main
Menghabiskan waktu di luar ruangan membantu anak dalam bersosialisasi (Foto: Unsplash/Rachel)


Membiarkan anak bermain di luar ruangan bisa meningkatkan kemampuan bersosialisasi secara lebih luas. Sosialisasi akan membentuk perilaku dan cara berpikir anak saat berinteraksi dengan orang lain sehingga memengaruhi hubungan pertemanannya. Kemampuan berinteraksi bisa membuat si kecil memiliki banyak teman bermain. Tak hanya itu, bermain di luar ruangan juga mendorong anak untuk lebih berani dalam menjalin komunikasi dengan teman-temannya. Anak akan membangun relasi dengan ragam karakter teman-teman seusianya.


4. Membuat anak lebih mandiri

main
Anak akan melatih diri untuk melakukan segala sesuatunya sendirian ketika bermain (Foto: Unsplash/Kelly Sikkema)


Bermain di luar ruangan menjadi tantangan baru bagi si kecil. Ketika beraktivitas di luar ruangan, anak akan mengalami hal menyenangkan hingga menyebalkan. Untuk mengatasi permasalahannya, anak akan menyelesaikan sendiri. Terlebih ketika bermain dengan teman-temannya, anak akan sibuk dengan permainan. Hal ini melatih kemandirian si kecil agar tidak bergantung pada orangtua terus menerus. (dys)

Baca Juga: Tips Bekerja Sambil Memberikan ASI Ekslusif untuk Si Kecil


Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH