Jangan Khawatir, Akibat Wabah Corona Bisa Menunda Cicilan Kendaraanmu OJK memberikan keringanan pada para kreditur. (Foto: Unsplash/Cytonn Photography)

ADANYA protokol social distancing, physical distancing dan work from home, membuat banyak orang harus kehilangan pendapatan bahkan pekerjaan. Dampak tersebut bisa membuat tagihan atau cicilan terhambat. Salah satu cicilan yang paling banyak diajukan oleh masyarakat adalah cicilan kendaraan. Bagaimana hal itu bisa diselesaikan?

Jangan khawatir, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerapkan penangguhan atau keringan cicilan bagi usaha yang terdampak COVID-19 per Senin lalu (30/3). Artinya, debitur, yang mengajukan dan memiliki kesulitan membayar cicilan kredit kendaraan dapat menerima relaksasi dengan mengajukan permohonan keringanan kepada perusahaan pembiayaan.

Baca Juga:

Catat, Cicilan UMKM Terdampak Corona Ditunda 1 Tahun dengan Bunga Ringan!

duit
Pengajuan keringanan bisa dilakukan secara online. (Foto: Unsplash/Christian Dubovan)

Melansir dari Kompas, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiratno menjelaskan, ada beberapa syarat bagi nasabah yang meminta keringanan kredit. Syarat tersebut antara lain terkena dampak COVID-19 secara langsung dengan nilai pembiayaan dibawah Rp 10 Miliar dan pekerja sektor informal atau pengusaha UMKM.

Selain itu, debitur tidak memiliki tunggakan sebelum tanggal 2 Maret 2020 saat pemerintah mengumumkan COVID-19 pertama kali, debitur merupakan pemegang kendaraan atau jaminan, dan kriteria lain akan ditetapkan perusahaan bersangkutan. Pengajuan ini juga bisa dilakukan secara online di tengah penyebaran virus berbahaya ini.

Baca Juga:

Benarkah Uang Bisa Menularkan Virus Corona?

kontrak
Ada berbagai keringanan yang diberikan. (Foto: Pexels/rawpixelcom)

"Adapun jenis keringanan yang dapat kami tawarkan antara lain perpanjangan jangka waktu, penundaan sebagian pembayaran, dan jenis keringanan lainnya yang ditawarkan oleh perusahaan pembiayaan," jelas Suwandi.

Melansir dari CNN, Direktur keuangan PT Mandiri Tunas Finance (MTF) Armendra mengungkap pihaknya telah memberlakukan restrukturisasi sesuai arahan OJK per Senin (30/3). Armendra mengatakan, seluruh cabang MTF di Indonesia telah diberi arahan untuk melayani pemohon keringanan cicilan kredit baik via telepon, online, maupun permohonan langsung ke kantor cabang terdekat. Dia juga memastikan bahwa keringanan tak hanya diberikan kepada korban positif virus corona, melainkan juga kepada mereka yang secara ekonomi terdampak wabah virus corona. (nic)

Baca Juga:

COVID-19, SARS, dan MERS, Apa Bedanya?


Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH