Jangan Buang Kulit Buah dan Sayur, Besar Manfaatnya Kulit pada buah dan sayur memberikan manfaat lebih. (Foto: lifehack)

BAGI sebagian besar orang, mengupas buah dan sayur sebelum memakannya sudah menjadi rutinitas wajib. Wajar saja karena terkadang rasa kulit buah meninggalkan rasa aneh dan tidak enak. Akhirnya, kulit buah dan sayur yang tidak dikonsumsi menjadi penghuni tong sampah.

Ternyata, menurut Dr Marilyn Glenville, mantan presiden Food and Health Forum at The Royal Society Medicine, jika buah dan sayur memiliki “bio-sinergi”. Itu berarti bahwa nutrisi yang bermanfaat pada setiap bagian sayur dan buah diperkuat oleh bagian yang lainnya. Salah satu bagian lainnya itu adalah kulitnya.

Ada beberapa jenis buah dan sayur yang justru sangat bermanfaat jika dikonsumsi dengan kulitnya. Buah dan sayur apa sajakah itu?

Kentang

Kulit kentang ternyata mengandung lebih banyak nutrisi daripada kentangnya itu sendiri. Beberapa kandungannya antara lain zat besi, kalsium, potasium, magnesium, vitamin B6 dan vitamin C.

Mentimun

Bagi Anda penggemar makanan kaki lima pecel lele, mentimun hampir selalu menghiasi lauk utama. Mengonsumsi mentimum beserta kulitnya lebih baik bagi kesehatan. Ini karena mengandung lebih banyak kalsium, magnesium, fosfor, potasium, vitamin A, dan vitamin K dibandingkan dengan mentimun yang dikupas.

Wortel

wortel
Wortel memiliki potensi membunuh sel kanker. (Foto: pixabay/dbreen)

Wortel adalah sayur yang kaya akan polyacetylenes, yakni komponen kimia yang diyakini ahli kesehatan berpotensi membunuh sel kanker pada manusia. Komponen ini banyak ditemukan pada lapisan di bawah kulitnya.

Maka, cobalah untuk tidak mengupas wortel saat hendak mengonsumsinya. Namun jangan lupa untuk selalu mencuci wortel sampai bersih sebelum diolah atau dikonsumsi. Nah, cara terbaik untuk mengolah wortel adalah dengan merebusnya agar vitamin dan mineral di dalamnya dapat tetap terjaga.

Anggur

Meskipun anggur adalah satu dari buah-buahan yang paling banyak mengandung pestisida. Namun ada baiknya Anda mengonsumsinya secara utuh beserta kulitnya. Alasannya, dalam kulit anggur, ditemukan nutrisi yang berguna untuk jantung, kesehatan otak, dan memperlambat pertumbuhan sel kanker. Namun jangan lupa untuk mencuci bersih terlebih dahulu.

Jeruk

Jeruk memang banyak mengandung vitamin C. Namun tahukah Anda, bahwa kulit jeruk memiliki riboflavin, vitamin B6, kalsium, magnesium, dan potasium. Sayangnya jika dikonsumsi langsung dengan kulitnya, jeruk akan terasa agak pahit.

Untuk tetap mengambil manfaat dari kulit jeruk, kita dapat mengeringkan kulit jeruk tersebut kemudian memblendernya untuk dijadikan sebagai masker. Selain itu dapat memanfaatkan kulit jeruk sebagai campuran pada salad, es krim, puding, dan masih banyak lagi.

Apel

apel
Apel sebaiknya dimakan dengan kulitnya. (Foto: PrettyGreen)

Tahukah Anda bahwa kulit apel mengandung hampir setengah dari kandungan buah apel itu sendiri? Pantas saja, banyak iklan yang menampilkan seseorang sedang memakan apel dalam kondisi utuh beserta kulitnya. Tidak itu saja, kulit apel juga mengandung vitamina A, potasium, dan vitamin K yang sangat dibutuhkan bagi kesehatan tubuh.

Pisang

Peneliti dari Taiwan menemukan bahwa ekstrak kulit pisang dapat menurunkan risiko depresi. Ini karena kandungan serotoninnya (penyeimbang mood). Selain itu, ditemukan pula bahwa kulit pisang mengandung antioksidan lutein yang bagus untuk mata.

Nah, itulah beberapa buah dan sayur yang sangat bermanfaat jika dimakan dengan kulitnya. Satu hal yang harus benar-benar diperhatikan ketika mengonsumsi buah dan sayur tanpa dikupas adalah kebersihan buah dan sayur tersebut. Jangan sampai, Anda yang ingin sehat malah sakit karena keracunan pestisida atau kotoran yang terkandung pada kulit buah dan sayur yang dikonsumsi. (*)


Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH