Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Jangan Asal Sarapan, ini Panduan Sehatnya

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 05 Desember 2018
Jangan Asal Sarapan, ini Panduan Sehatnya

Sarapan tak boleh asal kenyang. (foto: pixabay/free-photos)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SARAPAN ialah waktu makan yang paling penting. Pesan itu selalu digaungkan agar orang-orang tak melewatkan sarapan. Meskipun demikian, masih banyak orang yang salah persepsi tentang sarapan bahkan menyepelekannya. Survei Diet Total (SDT) yang dilakukan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan menemukan fakta bahwa pada 25 ribu anak usia 6 sampai 12 tahun di 34 provinsi terdapat 47,7% anak belum memenuhi kebutuhan energi minimal saat sarapan. Bahkan, 66,8% anak mengonsumsi sarapan dengan kualitas gizi yang rendah, terutama asupan vitamin dan mineral.


1. Seberapa penting sarapan?

breakfast
Sarapan bagaikan amunisi untuk tubuh. (foto: Pixabay/einladung_zum_essen)

Sarapan menjadi salah satu kegiatan penting untuk memulai hari agar tubuh dapat berfungsi dengan baik. Menurut Jansen Ongko, MSc, RD, seorang praktisi gizi kebugaran, seperti dilansir Hellosehat, sarapan memenuhi sekitar 15% hingga 30% kebutuhan gizi harian. Selain itu, sarapan juga membantu memupuk kebiasaan pola makan yang cerdas saat makan siang, jajan, dan makan malam.

Melewatkan sarapan membuat tubuh menjadi lesu, tak bersemangat, dan sulit berkonsentrasi. Akibatnya, kamu jadi tidak produktif. Selain itu, melewatkan sarapan sama saja memberi kesempatan tubuh untuk bertambah berat, terlebih jika kamu sedang dalam program diet.

Kok bisa ya? Saat sarapan dilewatkan, tubuh berada dalam kondisi sangat lapar. Kemudian yang hampir pasti terjadi ialah kamu makan kalap di siang hari dengan porsi yang besar dan sumber makanan yang sembarangan.

Jika hal itu kamu biasakan setiap hari, bukannya sehat, kamu malah mungkin mengalami kenaikan berat badan hingga menyebabkan penyakit serius tertentu.

Sarapan ibarat amunisi dan bahan bakar sebelum memulai hari. Selain itu, sarapan juga membantu kamu mengontrol gula darah lebih stabil saat beraktivitas.

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan