Jangan Anggap Sepele Demam Naik-Turun, Bisa Jadi Tanda 3 Penyakit Ini Jika mengalami demam naik-turun, jangan anggap sepele (foto: medimetry)

MEMASUKI musim hujan dan datangnya bencana banjir di berbagai wilayah Jabodetabek, membuat masyarakat harus waspada dengan beragam penyakit. Khususnya jika mengalami demam naik turun.

Demam naik turun sendiri tak bisa dianggap sepele. Karena kondisi tersebut, kemungkinan merupakan gejala dari beberapa penyakit berbahaya. Jika terlambat ditangani, demam naik-turun bisa berisiko menimbulkan komplikasi serius.

Baca Juga:

4 Penyakit yang Selalu Menemani Banjir

Seseorang bisa dikatakan mengalami demam, jika suhu tubuhnya mencapai 38 derajat celcius atau lebih dari itu. Demam naik-turun ditandai dengan kenaikan suhu tubuh, yang terjadi secara fluktiatif.

Seperti halnya demam muncul hari ini dan keesokan harinya reda, namun muncul kembali satu hari setelahnya. Atau bisa juga demam naik-turun sepanjang hari.

Adapun beberapa penyakit infeksi yang menyebabkan demam naik-turun seperti yang dilansir dari laman alodokter.

1. Tifus

Penyakit Tifus memiliki pola demam yang cendrung naik turun (Foto: economictimes)

Penyakit yang pertama ialah Tifus. Penyakit infeksi ini mudah menular lewat konsumsi makanan atau minuman yang terinfeksi bakteri salmonella. Umumnya penyakit ini banyak ditemukan pada wilayah dengan sanitasi buruk atau akses air bersih yang sangat terbatas.

Orang yang terkena penyakit Tifus, biasanya merasakan tak enak badan selama sekitar 7-14 hari usai terinfeksi bakteri. Gejala lainnya pun akan muncul, dari mulai diare, nyeri perut, lemas, susah buang air besar dan demam tinggi hingga mencapai 40 derajat celcius.

Tifus memiliki pola demam yang cendrung naik turun. Seperti pada pagi hari suhu tubuh bisa menurun, namun naik kembali sepanjang hari. Tapi biasanya suhu demam kian meningkat dari hari ke harinya.

Penyakit Tifus sendiri sangat membutuhkan penanganan dokter, karena jika tidak gejala bisa bertambah parah dan berisiko menyebabkan komplikasi yang sangat fatal.


2. Demam Berdarah

Gejala demam berdarah yaitu demam naik-turun dengan suhu yang tinggi(foto: pixabay/wikilmages)


Penyakit ini ditularkan oleh gigitan nyamuk Aides Aegyepti yang terinfeksi virus dengue. biasanya penyakit ini mewabah di musim hujan. Gejala awalnya yakni tubuh menggigil, muncul bintik-bintik kemerahan pada kulit, serta wajah memerah. Biasanya gejala itu berlangsung sekitar 2 hingga 3 hari.

Gejala lain demam berdarah yakni demam naik-turun dengan suhu yang tinggi sekitar 2-7 hari pertama. Demam bisa mencapai 40 derajat celcius atau lebih. setelah itu tubuh turun selama beberapa hari, lalu naik lagi tapi tak setinggi demam sebelumnya.

Selain itu gejala yang akan muncul saat demam berdarah ialah sakit kepala, nyerit oto dan sendi, letih, muntah, mual, tak nafsu makan serta mimisan.

Berbagai gejala itu umumnya muncul sekitar 4 hingga 7 hari, usai tubuh terinfeksi virus dengue dan berlangsung hingga 10 hari.

Baca Juga:

Mengenal Leptospirosis, Penyakit yang Kerap Mewabah saat Banjir


3. MALARIA

Gejala awal penyakit malaria sendiri ialah demam naik-turun dalam siklus 24-72 jam (Foto: pixabay/artsybee)

Penyakit endemik daerah tropis ini ditularkan lewat gigitan nyamuk anopheles, yang membawa parasit penyebab malaria. Biasanya gejala malaria muncul dalam waktu 7 hingga 15 hari usai penderita digigit nyamuk yang membawa parasit malaria itu. Namun ada juga yang gejalanya baru keluar satu tahun kemudian.

Gejala awal penyakit malaria sendiri ialah demam naik-turun, tubuh berkeringat, panas dingin, sakit kepala, muntah, nyeri otot, diarea dan badan yang terasa tak enak.

Pola demam naik-turun pada orang yang terkena penyakit malaria, berlangsung dalam siklus 24-72 jam, dalam hal ini tergantung pada jenis parasit yang menginfeksi.

Pada awal siklus tersebut, biasanya penderita malaria akan merasa kedinginan dan menggigil. Lalu muncul demam dan disertai dengan rasa letih serta banjir keringat. Demam bisanya berlangsung sekitar 6-12 jam.


Setelah melihat 3 penyakit diatas, jika mengalami demam naik-turun sebaiknya kamu periksakan diri ke dokter, guna memastikan penyakit yang kamu derita. (Ryn)

Baca Juga:

Cegah Sakit saat Banjir Melanda, Lakukan Ini

Kredit : raden_yusuf


Raden Yusuf Nayamenggala

LAINNYA DARI MERAH PUTIH