Jamu, Racikan Nenek Moyang Menyehatkan Minuman jamu khas Indonesia. (foto: probisnis)

GENERASI millennials mungkin tak kenal dengan jamu. Padahal, ramuan rempah ini sudah turun temurun beberapa generasi di Tanah Air. Presiden Joko Widodo ialah peminum setia jamu. Ia tak pernah melewatkan segelas jamu di pagi hari. Juru masak Tri Supriharjo yang telah bersama Jokowi sejak 2013 mengungkap bahwa Presiden setiap hari minum racikan jamu yanng berisikan jahe, temulawak, dan kunyit.

Sayangnya, rasa jamu yang cenderung pahit sering kali ditolak kaum muda. Itulah yang jadi pangkal memudarnya pamor jamu. Terlebih ketika muncul berbagai minuman kesehatan luar yang menawarkan rasa lebih manis. Jamu memang biasanya terasa pahit sehingga perlu ditambah madu sebagai pemanis agar rasanya lebih dapat ditoleransi peminumnya.

Di Indonesia, sentra penjualan jamu tradisional yang cukup dikenal ialah Kabupaten Sukoharjo. Kabupaten di Provinsi Jawa Tengah itu bahkan menggunakan patung petani dan seorang bakul jamu sebagai landmark kota. Hal itu disebabkan daerah Sukoharjo, khususnya Kecamatan Nguter, memang terkenal sebagai asal penjual jamu gendong yang berjualan di berbagai kota besar, seperti Jakarta, Bandung, Bogor, dan Surabaya.

Nah, kamu juga perlu tahu nih ramuan sehat yang merupakan warisan nenek moyang Indonesia. Berikut jenis-jenis jamu tradisional yang wajib kamu cicipi.

1. Beras Kencur

jamu beras kencur
Jamu beras kencur. (foto: Youtube)

Karena rasanya yang cenderung manis, jamu ini jadi yang paling populer. Jamu beras kencur dibuat dari ramuan beras yang dihaluskan, kencur, jahe, biji kedawung, kapulaga, asam, pala, dan gula merah. Rasanya manis, sedikit pedas dari rasa jahe.

Biasanya, jamu beras kencur diberikan kepada anak-anak untuk menambah nafsu makan. Selain itu, jamu beras kencur juga berkhasiat menghilangkan pegal-pegal pada tubuh. Minum jamu beras kencur secara rutin akan membuat tubuh jauh dari rasa pegal-pegal dan linu setelah aktivitas yang padat. Buat yang lagi batuk, jamu beras kencur dipercaya bisa meringankan batuk.


2. Kunyit Asam

jamu kunyit asam
Jamu segar kunyit asam. (foto: alodokter)

Penjaja jamu umunya menyebut kunyit asam sebagai adem-ademan atau seger-segeran. Hal itu mengacu pada manfaat jamu ini untuk menyegarkan tubuh atau dapat membuat perut menjadi dingin. Enggak hanya itu, jamu kunyit asam juga terkenal sebagai pengurang nyeri haid. Ada pula yang mengatakan jamu ini bermanfaat untuk menghindarkan panas dalam atau sariawan.

Kunyit asam juga dipercaya bisa mengeluarkan racun dari dalam tubuh alias detoksifikasi, membuat kulit makin cerah, meredakan panas dalam, serta menurunkan berat badan. Meskipun punya banyak manfaat baik untuk tubuh, jamu kunyit asam tidak disarankan diminum perempuan yang hamil muda.

Sesuai namanya, jamu ini dibuat dari kunyit dan asam jawa yang diberi tambahan rempah lain, seperti temulawak, biji kedawung, dan gula merah. Rasanya asam segar, pas banget untuk mengademkan badan.

3. Temulawak

jamu temulawak
Temulawak berkhasiat untuk menghilangkan pegal-pegal. (foto: Youtube)


Kamu mungkin akrab dengan nama jamu ini. Pasalnya, nama jamu ini sering muncul di iklan-iklan televisi. Jamu ini dipercaya bisa meningkatkan daya tahan tubuh, menghilangkan pegal-pegal dan gejala masuk angin, dan berbagai penyakit lainnya seperti maag, sakit kepala, gangguan ginjal dan empedu, kembung, juga untuk mencegah jerawat.

Sama seperti jamu pada umumnya, temulawak juga mencampurkan berbagai rempah seperti jinten yang ditambah asam jawa, gula aren, daun pandan, dan dan tentunya temulawak.

4. Galian Singset

Buat perempuan, jika kamu ingin merawat kecantikan tetap awet tanpa bahan kimia, jamu galian singset ini pilihannya. Jamu ini dipercaya menjaga kesehatan serta mengencangkan organ intim. Selain itu, galian singset juga dipercaya mengencangkan kulit dan menjaganya tetap kencang.

Jamu ini terbuat dari campuran kencur, temulawak, asam jawa, kayu manis, kunyit, dan sereh. Tidak mengherankan jika jamu ini punya aroma khas.

5. Kunci Sirih

jamu kunci sirih
Jamu kunci sirih. (foto: khasiat.co.id)

Tak jauh beda dengan jamu galian singset, jamu kunci sirih pas banget diminum perempuan, termasuk yang sudah menikah. Manfaat jamu ini ialah mengobati keluhan keputihan, mengencangkan vagina, mengecilkan rahim dan perut, menghilangkan bau badan, serta menguatkan gigi.

Minuman penuh manfaat ini dibuat dari daun kunci dan daun sirih yang ditambahkan kencur, temulawak, dan jahe.



6. Cabai Puyang

jamu cabai puyang
Jamu cabai puyang mengusir linnu. (foto: khasiat.co.id)

Nama beken jamu ini sebenarnya ialah 'pegal linu'. Nah, sesuai namanya, jamu ini memang ampuh banget mengusir pegal, linu di tubuh, hingga rasa pegal di pinggang. Selain itu, ada juga yang merasakan jamu ini menghilangkan dan menghindarkankesemutan, menghilangkan keluhan badan panas dingin atau demam.

Buat ibu yang tengah hamil tua, jamu ini amat disarankan untuk diminum. Pasalnya, ramuan ini membuat bayi yang akan lahir dalam keadaan bersih dan tidak berbau amis. Yang juga enggak kalah bermanfaat, cabai puyang mengandung zat besi sehingga berkhasiat untuk menambah butiran darah merah. Baik banget buat yang kurang darah atau anemia.

Jamu cabai puyang dibuat dari campuran cabai puyang, temulawak, jahe, kunyit, merica, biji kedawung, dan asam jawa.

7. Gepyokan atau Uyup-Uyup

Terbuat dari jahe, temulawak, katuk, temugiring, kencur, gula aren, dan garam, jamu ini baik banget untuk menambah produksi ASI. Manfaat lain jamu ini ialah menghilangkan bau badan serta mendinginkan perut.

8. Pahitan

jamu pahitan
Karena terbuat dari brotowali, jamu pahitan terasa getir. (foto: khasiat.co.id)

Dari namanya udah ketahuan deh rasa jamu ini pahit. Namun, percaya deh, rasa yang pahit itu sebanding dengan khasiatnya untuk mengurangi berbagai masalah kesehatan. Utamanya, jamu ini bagus untuk meredakan gatal-gatal dan kencing manis.

Manfaat lain ialah untuk 'cuci darah', meningkatkan nafsu makan, menghilangkan bau badan, menurunkan kolesterol, mengurangi perut kembung atau sebah, menghilangkan jerawat, pegal, dan pusing.

Rasa pahit jamu ini ternyata dihasilkan dari daun sambilito dan brotowali serta berbagai rempah lain.(dwi)

Kredit : dwi


Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH