Jamaah Indonesia Kehilangan Sendal dan Nekat 'Nyeker' di Masjidil Haram, Ini Akibatnya Telapak kaki jamaah Indonesia banyak yang melepuh (Antara/Hanni Sofia)

Merahputih.com - Banyak jamaah asal Indonesia yang telapak kakinya melepuh lantaran berjalan tanpa alas kaki di Masjidil Haram. Akibatnya, hal tersebut jadi hambatan tersendiri bagi ibadah mereka selanjutnya.

"Ketika sandalnya hilang jamaah bilang seperti ini kalau di Indonesia sudah biasa jalan tidak pakai sandal saat ke sawah dan tambak. Ternyata ketika itu dipaksakan kaki mereka luka dan melepuh,” ujar Kepala Seksi Kesehatan Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Daerah Kerja Mekkah Dr Muhammad Imran di Kota Mekkah, Minggu (22/7) waktu setempat.

Baca Juga: Hendak Landing di Bandara King Abdul Aziz, Calon Haji Asal Indramayu Meninggal

Imran menegaskan pentingnya penggunaan alas kaki bagi jamaah karena lingkungan dan kondisi yang sangat berbeda antara di Indonesia dengan di Arab Saudi.

“Artinya pemahaman dan informasi kepada kepada jamaah itu sangat penting terutama bagi mereka yang belum pernah keluar daerah dan kini langsung ke negara yang suhunya cukup tinggi. Selain itu bnyak juga jamaah kita yang lupa menaruh sandalnya,” umbar dia.

Seorang petugas membawa jemaah haji kloter pertama memakai kursi roda setibanya di Bandara International Minangkabau (BIM), Kamis (7/9). (ANTARA FOTO/Muhammad Arif Pribadi)

Untuk itu ia mengimbau kepada jamaah saat kehilangan alas kaki untuk segera menghubungi petugas yang selalu bersiaga di pos-pos di Masjidil Haram yang berada di sekitar Hijir Ismail maupun di Pintu Utama Marwah.

Sebab, sebagaimana dikutip Antara, Tim Gerak Cepat (TGC) sudah dibekali dan memiliki persediaan alas kaki yang bisa digunakan oleh jamaah.

Baca Juga: Musim Haji, Kemenhub Cek Kelaikan Pesawat Calon Jemaah Haji

Namun untuk mereka yang terlanjur mengalami lepuhan di kakinya akan diberikan obat berupa salep khusus yang diharapkan bisa mempercepat proses penyembuhan luka sehingga calon haji bisa kembali beraktivitas dengan baik.

“Kalau salep khusus ada untuk penanganan luka melepuh dan biasanya jamaah tidak balik ke hotel karena akan kita bawa ke KKHI untuk penanganan rawat luka di sini,” katanya. (*)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH