Jamaah Diminta Ukur Kemampuan, Jangan Seperti di Indonesia Kalau Lelah Tinggal Ngopi Jamaah asal Indonesia berdatangan ke Masjidil Haram di Kota Mekkah (ANTARA Foto/Hanni Sofia)

Merahputih.com - Jamaah asal Indonesia diminta agar tidak keluar pemondokan sendirian. Pasalnya, kondisi di Mekkah sangat berbeda dengan di Tanah Air dengan iklim dan budaya yang juga lain. Jamaah juga diminta mengukur kondisi dan kemampuan fisiknya sendiri.

“Kalau merasa lelah dan capek istirahat saja. Jangan seperti di Indonesia kalau lelah tinggal duduk ngopi sebentar," ujar Kepala Seksi Kesehatan Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Daerah Kerja Mekkah Dr Muhammad Imran di Kota Mekkah, Minggu (22/7) waktu setempat.

Baca Juga: Hendak Landing di Bandara King Abdul Aziz, Calon Haji Asal Indramayu Meninggal

"Kalau di sini enggak bisa harus benar-benar istirahat yang cukup yakni tidur. Karena suhu di sini cukup tinggi tapi kelembabannya rendah sehingga kita jarang berkeringat,” sambungnya.

Untuk itu ia mengimbau ketika keluar pemondokan, jamaah sebaiknya menggunakan pelindung seperti payung, penyemprot wajah dan juga pelembab agar kulit tidak kering.

Jamaah haji kloter pertama mengantre turun dari pesawat saat tiba di Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (29/9). ANTARA FOTO/ Aloysius Jarot Nugroho

Untuk diketahui, Kota Mekkah sendiri mulai dibanjiri jamaah asal Indonesia sebagai rombongan haji dengan jumlah paling banyak di dunia. Tercatat, sudah 52.065 calon haji yang telah tiba di kota kelahiran nabi tersebut. Sebanyak 127 kelompok terbang jamaah asal Indonesia telah tiba di Kota Mekkah.

“Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu atau Siskohat Kemenag menyebutkan, sebanyak 52.065 calon haji disertai petugas telah berada di Kota Mekkah sampai dengan 21 Juli 2019, pukul 19.00 WAS,” ujar Kasie Data dan Informasi Daerah Kerja Mekkah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2019, Nurhanudin.

Baca Juga: Musim Haji, Kemenhub Cek Kelaikan Pesawat Calon Jemaah Haji

Nurhan menyampaikan, jamaah yang tiba di Mekkah merupakan gabungan gelombang pertama dan kedua pemberangkatan haji. “Total jamaah gelombang dua yang tiba berjumlah 40. 695 orang. Sementara untuk gelombang kedua sebanyak 11.370 orang,” ucap Nurhan sebagaimana dikutip Antara.

Tak heran jika berdasarkan pantauan di berbagai sudut di Kota Mekkah banyak calon haji dengan identitas tas sandang dari Indonesia tampak berlalu lalang. (*)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH