Jalur Puncak Macet Total hingga Belasan Jam, Mabes Polri Angkat Suara Sejumlah pengendara antre di jalur wisata Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (27/2/2022). (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)

MerahPutih.com - Polri memastikan macet selama belasan jam di wilayah Puncak, Bogor, Jawa Barat bakal menjadi bahan evaluasi ke depannya.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menerangkan, evaluasi soal insiden kemacetan belasan jam tersebut bukan hanya dari sisi arus lalu lintas.

Dia mengatakan, hasil evaluasi nanti dapat menjadi bahan polisi dalam mengambil kebijakan saat musim libur panjang.

Baca Juga:

Mabes Polri Pastikan Soal Stok Kebutuhan Pokok Aman Jelang Puasa

“Hal itu bagian dari evaluasi secara menyeluruh. Bukan hanya dari sisi lalu lintas, tapi juga sisi lain, ini juga bagian dari evaluasi," tutur Dedi di Cilangkap, Jakarta, Selasa (1/3).

"Sehingga ketika nanti terjadi musim libur panjang, hal seperti itu bisa diantisipasi," urainya panjang lebar.

Sebagai informasi, kemacetan di kawasan Puncak, Bogor terjadi sejak Minggu (27/2), baik yang menuju Puncak maupun yang menuju ke arah Jakarta.

Bahkan, kendaraan sempat terjebak kemacetan sampai dengan 12 jam hingga dini hari.

Baca Juga:

Mabes Polri Bakal Panggil Seluruh Produsen Minyak Goreng

Polisi pun menyebut salah satu faktor penyebab kemacetan belasan jam di daerah Puncak, Kabupaten Bogor, pada Minggu (27/2) kemarin, karena banyak kendaraan yang mogok.

Terpisah, Kasat Lantas Polres Bogor AKP Dicky Anggi Pranata mengungkapkan, kondisi macet tersebut menjadikan pihaknya menerapkan sistem one way untuk mengurai kepadatan kendaraan.

"Kalau kemarin memang pada saat melakukan one way arah bawah, kita banyak menemukan kendala. Misalnya beberapa kendaraan mogok di jalan, enggak cuma satu tapi ada beberapa," jelas dia. (Knu)

Baca Juga:

Satu Warga Tewas Saat Demo Tolak Tambang di Sulteng, Mabes Polri Turun Tangan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Imbas Kenaikan BBM, Gibran akan Pangkas DAU 2 Persen Untuk Bansos APBD
Indonesia
Imbas Kenaikan BBM, Gibran akan Pangkas DAU 2 Persen Untuk Bansos APBD

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah mulai berhitung memangkas dana APBD 2022 untuk jejaring sosial atau bantuan sosial (Bansos) bagi warga Solo terdampak kenaikan harga BBM. Pemangkasan dilakukan pada Dana Alokasi Umum (DAU) yang diterima pusat ke daerah.

Ketua DPRD DKI Minta KPK Periksa Anies Baswedan Terkait Formula E
Indonesia
Ketua DPRD DKI Minta KPK Periksa Anies Baswedan Terkait Formula E

Prasetyo meminta lembaga antirasuah itu memanggil dan memeriksa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam kasus ini. Dia berharap KPK tak tebang pilih dalam mengusut tuntas kasus ini.

Djarot Minta Gibran Fokus di Solo
Indonesia
Djarot Minta Gibran Fokus di Solo

Djarot Saiful Hidayat meminta Gibran Rakabuming Raka untuk fokus terlebih dahulu pada kepemimpinannya di Solo.

Kapolda Metro Siapkan Operasi Khusus Berantas Kejahatan Jalanan yang Mulai Marak
Indonesia
Kapolda Metro Siapkan Operasi Khusus Berantas Kejahatan Jalanan yang Mulai Marak

Maraknya kasus kejahatan jalanan dan tawuran belakangan ini memancing Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran untuk berbicara.

Kemen PUPR Restorasi Pura Mangkunegaran dengan Anggaran Rp 18 Miliar
Indonesia
Kemen PUPR Restorasi Pura Mangkunegaran dengan Anggaran Rp 18 Miliar

Kemen PUPR menggelontorkan dana sebesar Rp 18 miliar untuk merestorasi bangunan Pura Mangkunegaran yang sudah rusak.

Jokowi Resmikan Tugu Api Semangat Indonesia Merdeka Tidak Pernah Padam
Indonesia
Jokowi Resmikan Tugu Api Semangat Indonesia Merdeka Tidak Pernah Padam

Ini salah satu pengingat kobaran semangat kita, semangat untuk melanjutkan perjuangan para founding fathers

Bareskrim Telusuri Aset Dugaan Hasil Penyelewengan Dana Para Tersangka ACT
Indonesia
Bareskrim Telusuri Aset Dugaan Hasil Penyelewengan Dana Para Tersangka ACT

Perburuan aset terhadap tersangka dugaan penyelewengan dana Aksi Cepat Tanggap (ACT) terus bergulir.

Hakordia 2021 di Mata ICW: Pemberantasan Korupsi Mendekati Titik Nadir
Indonesia
Hakordia 2021 di Mata ICW: Pemberantasan Korupsi Mendekati Titik Nadir

Sedangkan dari sisi negara, Indeks Persepsi Korupsi Indonesia juga anjlok