Jalur Puncak Bakal Ditutup Saat Tahun Baru, Ini Kata Polisi Ilustrasi penutupan jalur puncak (Foto: KabarOto)

Merahputih.com - Polisi angkat bicara soal selebaran yang viral di media sosial berisikan rencana penutupan jalur Puncak pada Kamis 31 Desember 2020 mendatang.

"Iya benar (jalur puncak ditutup)," kata Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (11/12).

Baca Juga:

Tanpa Peran Masyarakat, Larangan Mudik Pemerintah Tak Berarti Apa-apa

Dalam selebaran yang beredar tersebut disebutkan jika penutupan jalur Puncak itu dilakukan untuk mengurangi terjadinya kepadatan saat malam tahun baru 2021.

Selain itu, penutupan jalur puncak juga guna mencegah penyebaran COVID-19 pada malam tahun baru 2021.

"Mulai jam 18.00 Wib (31 Desember 2020) sampai dengan jam 06.00 Wib (1 Januari 2021) jalur puncak ditutup," ujarnya.

macet
Hindari Puncak kalau tidak mau terjebak macet. (Foto: Unsplash/Ameer Martin)

Roland menjelaskan, bagi masyarakat yang akan ke Cianjur atau Bandung, Jawa Barat. Agar dapat melalui jalur alternatif lainnya.

"Cibubur-Cianjur (via Jonggol) rute Cibubur-Cileungsi-Jonggol-Cariu-Cikalong-Cianjur. Jarak tempuh 87 K, waktu tempuh 3 jam," jelasnya.

Lalu, rute melewati Ciawi-Cianjur (via Sukabumi) rute Ciawi-Cicurug-Cibadak-Kota Sukabumi-Cianjur. "Jarak tempuh 88 Km, waktu tempuh 3 jam," sambungnya.

Baca Juga:

Evaluasi PSBB, Ketua DPRD DKI: Satpol PP Harus Banyak Jaga Dibandingkan Polisi

Dirinya pum meminta maaf kepada masyarakat dengan adanya penutupan jalur puncak tersebut. "Mohon maaf atas ketidaknyamanannya," tutupnya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Nama Wakil Ketua Komisi VIII Ace Hasan Syadzily Muncul di Sidang Kasus Bansos
Indonesia
Nama Wakil Ketua Komisi VIII Ace Hasan Syadzily Muncul di Sidang Kasus Bansos

Nama Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily muncul dalam sidang lanjutan perkara dugaan suap bantuan sosial (bansos) COVID-19 untuk wilayah Jabodetabek di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (10/5).

Minimalkan Risiko, TNI dan Brimob Dinilai Perlu Dikerahkan Bantu Tangkap Rizieq
Indonesia
Minimalkan Risiko, TNI dan Brimob Dinilai Perlu Dikerahkan Bantu Tangkap Rizieq

Polri juga diminta harus tegas dan juga harus cermat

Begini Tanggapan PDIP 4 Kadernya Ditangkap KPK atas Dugaan Korupsi
Indonesia
Begini Tanggapan PDIP 4 Kadernya Ditangkap KPK atas Dugaan Korupsi

PDIP menanggapi sejumlah kadernya yang beberapa hari terakhir ini terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK terkait kasus korupsi.

Usai Pengawas TPS, Giliran Petugas KPPS Meninggal Dunia
Indonesia
Usai Pengawas TPS, Giliran Petugas KPPS Meninggal Dunia

Nurul mengaku kaget saat diberi tahu anggota KPPS lainnya jika Ardani meninggal dunia di rumahnya pukul 21.00 WIB.

Pengacara Nurhadi Tuding KPK 'Menumpang' Cari Bukti TPPU
Indonesia
Pengacara Nurhadi Tuding KPK 'Menumpang' Cari Bukti TPPU

"Jadi dalam perkara ini atau dalam konteksnya dengan kesaksian hari ini, KPK itu menumpang untuk membuktikan TPPU. 'Predicate crime' dari TPPU-nya yaitu membeli kebun sawit," ujarnya

Polisi Ungkap 2 Kasus Penipuan dengan Modus 'Pemain Burung'
Indonesia
Polisi Ungkap 2 Kasus Penipuan dengan Modus 'Pemain Burung'

Burhanuddin mengatakan, para tersangka menamai modus seperti ini dengan "Pemain Burung". Kasus dengan modus seperti ini juga mulai marak terjadi di sejumlah daerah. 

Daftar ke KPUD, Gibran Telepon Jokowi
Indonesia
Daftar ke KPUD, Gibran Telepon Jokowi

Selain telepon Presiden, Gibran mendatangi Achmad Purnomo membujuk agar mantan rivalnya saat berebut rekomendasi PDIP.

Pemprov DKI Gelar Perayaan Natal Secara Virtual
Indonesia
Pemprov DKI Gelar Perayaan Natal Secara Virtual

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dipastikan menggelar perayaan Natal tahun 2020 secara virtual.

Dipindah ke Medan, Pengungsi Rohingya di Aceh Tinggal 10 Orang
Indonesia
Dipindah ke Medan, Pengungsi Rohingya di Aceh Tinggal 10 Orang

Sepanjang tahun 2020 ada 396 warga etnis Rohingya dari Myanmar yang mendarat di dua pantai di Kota Lhokseumawe.

BPIP Sindir Elit Politik yang Suka Buat Keributan di Tengah Pandemi Corona
Indonesia
BPIP Sindir Elit Politik yang Suka Buat Keributan di Tengah Pandemi Corona

Menurutnya, elit politik seharusnya mengutamakan etika politik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara tetapi tidak membuat gaduh hanya kepentingan politik.