Jalur Kereta Api Diaktifkan Lagi, PT KAI Beri Kado HUT ke-207 Garut Sejumlah warga memadati kawasan Stasiun Garut menyambut kereta api di Stasiun Garut, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (19/2/2020). (ANTARA/Feri Purnama)

MerahPutih.com - Mimpi warga Garut untuk kembali merasakan naik kereta api kembali terwujud setelah PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengaktifkan lagi jalur Cibatu-Garut setelah ditutup pada 1983 silam.

Direktur Utama PT KAI Edi Sukomoro menyatakan, reaktivasi jalur kereta api tersebut menjadi kado istimewa dalam momentum hari jadi ke-207 Kabupaten Garut yang dapat dimanfaatkan warga Garut untuk menuju kota besar maupun sebaliknya.

Baca Juga

Jokowi, Charlie Chaplin dan Reaktivasi Jalur Mati KA

"KAI ingin memberikan kado spesial kepada masyarakat Garut di hari jadi yang ke-207 Kabupaten Garut di 2020 ini dengan mengoperasikan kembali jalur kereta api Cibatu-Garut," ucap Edi di Stasiun Garut, Rabu (19/2)

Ia menuturkan, jalur kereta api Stasiun Cibatu-Garut sebelumnya sudah dimanfaatkan sejak Zaman Kolonial untuk angkutan barang dan juga orang sampai akhirnya berhenti beroperasi tahun 1983.

Kereta Api inspeksi saat uji coba jalur perlintasan kereta api Cibatu-Garut di Desa Pakuwon, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (31/1). Foto: ANTARA FOTO/Adeng Bustomi
Kereta Api inspeksi saat uji coba jalur perlintasan kereta api Cibatu-Garut di Desa Pakuwon, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (31/1). Foto: ANTARA FOTO/Adeng Bustomi

Reaktivasi kereta api itu, kata dia, akan segera beroperasi melayani kebutuhan tranportasi massal masyarakat Garut, sekaligus mendongkrak berbagai potensi daerah di Garut seperti pariwisata maupun produk unggulan khas Garut.

"Dengan dioperasikannya kembali jalur ini akan bermanfaat bagi perekonomian di wilayah Garut dan sekitarnya yang memang dari dulu sudah dikenal akan potensi wisatanya," katanya dilansir Antara

Baca Juga

Waktu Tempuh Perjalanan KA Jakarta-Merak akan Dipangkas Jadi 2 Jam

Ia menyampaikan, selama ini PT KAI sudah memperbaiki dan membangun jalur kereta api sepanjang 19 km dari Stasiun Cibatu sampai Garut Kota.

PT KAI, lanjut dia, sudah beberapa kali melakukan uji coba, dan saat ini untuk mengetahui perkembangan terakhir proyek reaktivasi yang sebentar lagi tuntas.

"Ini kita cek tahap terakhir, sambil masih menunggu perizinan dari Kemenhub," sambungnya

Bupati Garut Rudy Gunawan menambahkan, reaktivasi kereta api sudah lama diharapkan masyarakat Garut, setelah puluhan tahun kereta tersebut tidak beroperasi.

Ia berharap, kereta api di Garut dapat menggerakan perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Garut.

"Kami berharap kereta ini sebagai bagian untuk menggerakan perekonomian," katanya.

Dalam pengecekan jalur itu, Dirut PT KAI bersama unsur pejabat PT KAI lainnya dan Bupati Garut dengan jajarannya mencoba langsung kereta api inspeksi dari Stasiun Cibatu, kemudian melewati Stasiun Pasirjengkol, Stasiun Wanaraja, dan berakhir di Stasiun Garut.

Baca Juga

Reaktivasi Jalur KA Cibatu-Garut dan Cianjur-Bandung Ditargetkan Selesai Tahun 2019

Uji coba itu mendapat sambutan meriah dari warga Garut, bahkan siswa sekolah dasar di sekitar reaktivasi juga menyambut antusias kedatangan kereta api. (*)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH