Jalani Rekontruksi, Pelaku Tega Bunuh Kedua Anak Korban Karena Menangis Henry Taryatmo (41) pelaku pembunuhan satu keluarga jalani rekontruksi di Mapolres Sukoharjo, Kamis (27/8). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Henry Taryatmo (41) pelaku pembunuhan empat orang sekeluarga warga Dukuh Slemben RT 01 RW 05, Desa Duwet, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah menjalani rekontruksi pembunuhan di Mapolres Sukoharjo, Kamis (27/8).

Rekontruksi pembunuhan dengan korban Suranto (42) dan istrinya bernama Sri Handayani (36), dan kedua anaknya berinisial Rafel (10) dan Dinar (6), berlangsung selama 1 jam.

Baca Juga

Kronologis Pembunuhan Satu Keluarga di Sukoharjo

Pelaku pembunuhan dalam rekontruksi peragakan 51 adegan. Dari hasil rekontruksi terungkap pelaku membunuh keempat keluarganya dengan menusuk semua korbannya lebih dari satu tusukan menggunakan pisau dapur yang diambil dari dapur rumah korbannnya.

Kasat Reskrim Polres Sukoharjo AKP Nanung Nugroho, Kamis (27/8). (MP/Ismail).
Kasat Reskrim Polres Sukoharjo AKP Nanung Nugroho, Kamis (27/8). (MP/Ismail).

Tidak hanya itu saja, Henry tega membunuh kedua anak korban yang masih di bawah umur dengan alasan menangis dan takut aksinya diketahui warga.

Dari hasil rekontruksi terungkap, pelaku tiba di rumah korban Rabu (19/8) pukul 01.00 WIB, dengan dalih menyerahkan uang seteroran rental mobil Rp250.000 pada Suranto. Namun, Suranto tertidur dan ditemui istri Suranto, Sri Handayani.

Pelaku duduk di rung tamu. Dan Handayani kembali ke kamar. Saat itu, pelaku mengambil pisau di dapur. Dan memanggil Handayani agar menerima uang seteran rental mobil Rp250.000. Pada saat itu, pelaku langsung menusukkan pisau tiga kali pada ulu hati dan perut dua kali

Adegan 25, aksi pelaku menusuk Handayani diketahui, Suranto dan langsung ikut ditusuk lima kali. Anak pertama pasutri korban pembunuhan, Rafel yang menangis mengetahui kedua orang tuanya meninggal ikut ditikam dengan pisau tiga kali pada perut. Demikian anak kedua juga ikut ditikam tujuh kali pada bagian perut karena menangis.

"Total ada 51 adegan yang diperagakan pelaku (Henry). Pelaku melakukan aksinya pada Rabu dini hari dengan menghabisi korbanmya dengan menusuknya menggunakan pisau dapur," ujar Kasat Reskrim Polres Sukoharjo AKP Nanung Nugroho.

Kasat Reskrim Polres Sukoharjo AKP Nanung Nugroho, Kamis (27/8). (MP/Ismail).
Henry Taryatmo (41) pelaku pembunuhan satu keluarga jalani rekontruksi di Mapolres Sukoharjo, Kamis (27/8). (MP/Ismail)

Setelah memastikan semua korbanya tewas, kata dia, pelaku mengambil STNK, BPKB, KTP, sepeda motor Honda Megapro, Toyota Avanza putih berpelat nomor AD 9125 XT. Mobil langsung dijual Rp82 juta. Sedangkan motor Honda Megapro belum sempat dijual dititipkan di wilayah Kartasura.

"Pelaku tega membunuh kedua anak yang masih kecil karena menangis. Kondisi itu membuat panik pelaku takut aksinya diketahui warga," kata dia.

Baca Juga

Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Sukoharjo Tertangkap

Ia menambahkan, pelaku diancam Pasal 340 KUHP dengan ancaman hukaman mati. Saat melakukan pembunuhan pelaku sadar dan cenderung tidak menyesal.

"Pelaku tidak merasa bersalah sama sekali. Tidak hanya itu, pelaku telah merencanakan aksinya 1 jam sebelum kejadian," tutup Nanung. (Ismail/Jawa Tengah)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pegawai KPK Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya
Indonesia
Pegawai KPK Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya

Kabar duka datang dari KPK. Pegawai KPK yang bertugas pada unit Setpim-Stranas Joko Susilo meninggal dunia.

Penjelasan Wagub DKI soal Rumah Pemudik Ditempeli Stiker
Indonesia
Penjelasan Wagub DKI soal Rumah Pemudik Ditempeli Stiker

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menjelaskan, penempelan stiker itu untuk menandakan jika penghuni rumah baru saja mudik dari kampung halaman.

PMI DKI Jakarta Dapat Tambahan Satu Unit Mobil Khusus Donor Darah
Indonesia
PMI DKI Jakarta Dapat Tambahan Satu Unit Mobil Khusus Donor Darah

Mobil unit donor darah tersebut dilengkapi dengan lemari perlengkapan, velbed, kasur mattress, tabung pemadam kebakaran serta perlengkapan standar yang telah disesuaikan untuk kebutuhan donor darah PMI secara mobile.

Anies Pastikan Harga Bahan Pokok di Pasar Jakarta Stabil
Indonesia
Anies Pastikan Harga Bahan Pokok di Pasar Jakarta Stabil

Pasokan pangan di Jakarta menjelang H-2 Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah/2021 Masehi masih terpantau aman.

Polisi Pastikan Pesta yang Dihadiri Raffi Ahmad dan Ahok Tak Berizin
Indonesia
Polisi Pastikan Pesta yang Dihadiri Raffi Ahmad dan Ahok Tak Berizin

Lokasi pesta yang dihadiri para pesohor termasuk Raffi Ahmad dan Ahok berlokasi di Kelurahan Pela Mampang, Kecamatan Mampang Prapatan.

Gempa Magnitudo 5,5 Kembali Guncang Malang
Indonesia
Gempa Magnitudo 5,5 Kembali Guncang Malang

Gempa M 5,5 itu terjadi di kedalaman 98 kilometer

Pemerintah Perketat PSBB Jawa & Bali, La Nyalla Minta Roda Ekonomi Harus Berputar
Indonesia
Pemerintah Perketat PSBB Jawa & Bali, La Nyalla Minta Roda Ekonomi Harus Berputar

Bagi bekas Ketua Umum PSSI itu, aspek kesehatan tetap menjadi prioritas utama, namun roda ekonomi masyarakat juga harus berputar.

KPK Jebloskan Eks Bupati Indramayu ke Lapas Sukamiskin
Indonesia
KPK Jebloskan Eks Bupati Indramayu ke Lapas Sukamiskin

Supendi merupakan terpidana kasus korupsi pengaturan proyek lingkungan di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu.

BPKP Tengah Kaji Tunggakan Insentif Nakes 2020 Rp 1,34 triliun
Indonesia
BPKP Tengah Kaji Tunggakan Insentif Nakes 2020 Rp 1,34 triliun

Kebutuhan tunggakan 2020 tahap II Rp 2,69 triliun akan difasilitasi Tim Penyelesaian Klaim Dispute (TPKD) agar dapat segera terselesaikan.

Tok! DPT Pilkada Serentak 2020 Nasional 100,35 Juta Jiwa
Indonesia
Tok! DPT Pilkada Serentak 2020 Nasional 100,35 Juta Jiwa

DPT didata bertambah sebanyak 49.733 jiwa