Jalanan Jogja Kembali Ramai, Sultan Instruksikan Aparat Bubarkan Kerumunan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X. Foto: MP/Teresa Ika

MerahPutih.com - Penerapan sosial distancing di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mulai melemah. Jalanan di kota Yogjakarta mulai tampak ramai oleh aktivitas warga pada minggu ini.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X menginstruksikan kepada aparat hukum untuk lebih tegas membubarkan kerumuman dan mengingatkan warga pentingnya diam dirumah. Sri Sultan menegaskan aparat harus lebih meningkatkan patroli dijalanan.

Baca Juga

3 Mall di Jogja Tutup, Jam Buka Minimarket dan Pasar Tradisional juga Dipangkas

"Saya minta aparat di jalan yakni satpol PP, Polisi dan TNI untuk bisa di kontrol lagi di jalanan. Warga tidak boleh bebas keluyuran," tegas Sri Sultan di Komplek Kepatihan Yogyakarta, Jumat (17/4).

Aparat juga harus tegas memberi edukasi pada pemilik usaha yang masih beroperasional namun tidak memberlakukan sosial distancing. Pelaku usaha diminta mengurangi kumpulan orang di dalam tempat usahanya.

"Yang dodolan (dagang) makanan boleh buka. Tapi diarahkan untuk take away (membungkus). yang lainnya boleh buka tapi diberi jarak pembeli, penjualnya pakai masker," bebernya.

Bupati Kabupaten Sleman DIY, Sri Purnomo
Bupati Kabupaten Sleman DIY, Sri Purnomo

Bupati Kabupaten Sleman, Sri Purnomo mengatakan pihaknya sudah menginstruksikan Satpol PP serta Babinkamtibmas untuk meningkatkan pengawasan dan mengingatkan masyarakat yang yang masih suka berkumpul.

"Saya imbau kepada masyarakat untuk menaati aturan sosial distancing. Tolong bersabar menunda kegiatan yang tidak penting di luar rumah hingga pandemi ini berakhir," tegas Sri Purnomo.

Kepala Satpol PP DIY, Noviar Rahmad membenarkan adanya peningkatan keramaian minggu ini. Menurut pengamatannya, mulai muncul antrian kendaraan lebih dari 10 meter di lampu merah.

Padahal minggu lalu, antriannya tidak terlalu mengular. Selain itu beberapa cafe atau tempat nongkrong mulai dipenuhi anak muda.

Pihaknya mulai meningkatkan patroli dan penyuluhan di sejumlah pasar dan titik keramaian. Kegiatan patroli dilakukan bersama Polisi, TNI dan babinkamtibnas.

"Kami menerjunkan satu regu yang terdiri dari 10 personel dalam dua mobil patroli. Kami beri pemahaman lewat pamflet maupun megaphone di mobil patroli,” ujarnya.

Lokasi yang rawan muncul keramaian di antaranya Alun-Alun dan Tugu Jogja. PPihaknya juga membubarkan kerumuman di café atau warnet game online.

Baca Juga

Bawa 121 Penumpang dari Tanjung Priok, Belasan Awak KM Kelud Positif COVID-19

Patroli juga dilakukan pada malam hari. Pihaknya mengerahkan tiga regu untuk membubarkan jika ditemukan kerumunan dan edukasi physical distancing kepada masyarakat. (*)

Berita ini merupakan laporan Teresa Ika, kontributor merahputih.com untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Waspada, Dua Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang
Indonesia
Waspada, Dua Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang

BMKG memprakirakan, cuaca di semua wilayah Jakarta cerah berawan pada Senin (1/3) sejak pagi.

 Kadin Pastikan Pelaku Usaha Sudah Persiapkan New Normal
Indonesia
Kadin Pastikan Pelaku Usaha Sudah Persiapkan New Normal

Ia menjelaskan, pihaknya akan melindungi hak-hak dasar kesehatan pekerja dan mendukung keberlangsungan produktivitas pekerja di berbagai sektor di tengah pandemi.

Banjir Satu Meter Rendam Kebon Pala Akibat Luapan Kali Ciliwung
Indonesia
Banjir Satu Meter Rendam Kebon Pala Akibat Luapan Kali Ciliwung

Banjir dilaporkan menyergap kawasan berpenduduk sekitar 300 kepala keluarga itu sekitar pukul 01.00 WIB.

[HOAKS Atau FAKTA]: Anies Dinobatkan Jadi Gubernur Terbaik di Dunia
Indonesia
[HOAKS Atau FAKTA]: Anies Dinobatkan Jadi Gubernur Terbaik di Dunia

Foto tersebut diambil pada acara The 2019 World Cities Summit and Mayors Forum (WCSMF) yang diadakan di Medellin, Kolombia pada 10-12 Juli 2019

Polisi Awasi Abu Bakar Ba'asyir yang Dirawat di RSCM
Indonesia
Polisi Awasi Abu Bakar Ba'asyir yang Dirawat di RSCM

Abu Bakar Ba'asyir dirawat di RSCM sejak tiga hari lalu

Polisi Klaim KSP Bakal Fasilitasi Pertemuan Buruh dan Istana Soal UU Omnibus Law
Indonesia
Polisi Klaim KSP Bakal Fasilitasi Pertemuan Buruh dan Istana Soal UU Omnibus Law

Jika hanya sekedar menampung aspirasi hal itu sudah sering terjadi sejak Januari 2020

MK Lanjutkan Sidang Sengketa Pilkada, Hakim Konstitusi Ingatkan Pakai Masker
Indonesia
Rizieq Diminta Atur Jadwal Kunjungan, Wagub DKI: Saya Dengar Masih Banyak yang Berkunjung
Indonesia
Rizieq Diminta Atur Jadwal Kunjungan, Wagub DKI: Saya Dengar Masih Banyak yang Berkunjung

Pemprov DKI sendiri tidak melarang pihak Rizieq Shihab dan jajaran FPI untuk hadir atau menggelar kegiatan

HUT ke-74 Bhayangkara, Polri Masih Kental dengan Stigma Kriminalisasi Rakyat
Indonesia
HUT ke-74 Bhayangkara, Polri Masih Kental dengan Stigma Kriminalisasi Rakyat

"Merujuk dari data YLBHI tersebut maka, Polri perlu memperbaiki pelayanan terhadap masyarakat terutama terkait dengan kegiatan unjuk rasa," kata Stanislaus

Besok KPK Lantik Dirdik dan Lima Korwil Asal Korps Bhayangkara
Indonesia
Besok KPK Lantik Dirdik dan Lima Korwil Asal Korps Bhayangkara

12 pejabat strukturan itu di antaranya Direktur Pengaduan Masyarakat Tomi Murtomo, Direktur Pengolahan Informasi dan Data (Pinda) Riki Arif Gunawan, Direktur Penyidikan Brigjen Setyo Budiyanto