Jalan Menuju Bunderan HI Ditutup, Jakarta Pusat Steril dari Aktivitas Masyarakat Ilustrasi: Warga berolah raga di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (31/5). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/foc.

Merahputih.com - Aparat gabungan menutup jalur protokol yang menghubungkan Bunderan HI hingga Harmoni Jakarta Pusat. Hal itu untuk membatasi pergerakkan masyarakat pada malam pergantian tahun baru, Kamis (31/12) malam.

"Kita sudah menyiapkan simpul-simpul untuk penyekatan, khususnya protokol dari mulai Bunderan Senayan sampai ke Harmoni," ujar Kapolsek Tanah Abang Kompol Singgih Hermawan, Kamis (31/12).

Baca Juga:

Duh! Tingkat Kepatuhan Masyarakat Memakai Masker Tak Sampai 60 Persen

3.495 personel gabungan disebar ke seluruh lokasi yang berpotensi menimbulkan keramaian serta berpotensi penularan COVID-19 di wilayah hukum Jakarta Pusat.

Teknis pengamanan yang dilakukan personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, dan Dishub DKI Jakarta fokus pada sejumlah jalur kawasan protokol Jakarta.

"Jadi dari Bunderan HI, Monas, Lapangan Banteng, kemudian Tugu Tani, kita akan jaga. Ditutup mulai pukul 19.00 WIB," tandas Singgih.

Suasana malam hari di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Selasa (25/6/2019) (ANTARANEWS/FAUZI LAMBOKA)
Suasana malam hari di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Selasa (25/6/2019) (ANTARANEWS/FAUZI LAMBOKA)

Singgih memastikan wilayah hukum Jakarta Pusat steril dari aktivitas masyarakat, termasuk larangan melintas bagi pejalan kaki, pesepeda maupun pengendara kendaraan pribadi lainnya.

Singgih mengingatkan masyarakat bahwa pemerintah tidak mengizinkan aktivitas perayaan malam tahun baru di tengah pandemi COVID-19 saat ini.

"Jadi kami melakukan pengamanan kepada warga Jakarta khususnya Jakarta Pusat. Ini untuk mencegah supaya tak ada kumpul atau bergerombolnya warga yang akan melaksanakan perayaan di malam tahun baru," tutur Singgih.

Baca Juga:

Penambahan Kasus Baru COVID-19 DKI Capai 1.032 Jiwa

Aparat gabungan juga telah mempersiapkan sanksi tegas kepada setiap pelanggar protokol kesehatan yang ditemukan di lapangan

"Apabila warga tetap melaksanakan berkumpul atau bergerombol, kami akan melakukan tindakan tegas," ungkap Kapolsek Metro Tanah Abang. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ratusan Mengungsi, 15 Orang Luka Bakar Akibat Kebakaran Kilang Minyak Balongan
Indonesia
Ratusan Mengungsi, 15 Orang Luka Bakar Akibat Kebakaran Kilang Minyak Balongan

Data sementara lima orang mengalami luka bakar berat dan 15 lainnya mengalami luka ringan akibat kebakaran ini.

Ganggu Kinerja KPK,  Polemik TWK Mesti Dihentikan
Indonesia
Ganggu Kinerja KPK, Polemik TWK Mesti Dihentikan

"Dikhawatirkan KPK secara institusi malah terganggu akibat konflik yang akhirnya jadi persoalan internal," tutur dia

Gedung Kimia Farma dan Asrama Universitas Telkom Bandung Jadi RS Darurat
Indonesia
Gedung Kimia Farma dan Asrama Universitas Telkom Bandung Jadi RS Darurat

Fasilitas di Kimia Farma akan lebih dulu selesai karena keadaan infrastruktur gedung dan ruangan dalam keadaan sudah memadai.

Mendikbud Buka Sekolah Januari 2021, Rudy: Izin Orangtua Harus Diutamakan
Indonesia
Mendikbud Buka Sekolah Januari 2021, Rudy: Izin Orangtua Harus Diutamakan

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim bakal membuka kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka pada Januari 2021.

Polisi Ungkap Identitas Pelaku Pembunuhan Wanita di Hotel Dreamtel
Indonesia
Polisi Ungkap Identitas Pelaku Pembunuhan Wanita di Hotel Dreamtel

"Kalau identitas sudah diketahui. Tapi belum bisa kami timbulkan ke publik," kata Kanit Reskrim Polsek Metro Menteng, AKP Paksi Eka Saputra

Santri dari Ponpes di Banten Keciduk Bawa Celurit, Diduga Ingin Ikut Aksi Bebaskan Rizieq
Indonesia
Kepala Daerah Diminta 'Nurut' Komando Jokowi Soal Larangan Mudik
Indonesia
Kepala Daerah Diminta 'Nurut' Komando Jokowi Soal Larangan Mudik

Tito meminta setiap masyarakat bisa menahan diri

Ketua DPD: Jangan Ada Drama Bisnis Vaksin, Semua Harus Transparan
Indonesia
Ketua DPD: Jangan Ada Drama Bisnis Vaksin, Semua Harus Transparan

LaNyalla menilai, seringkali situasi seperti itu dimanfaatkan untuk kepentingan bisnis

Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Tolitoli
Indonesia
Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Tolitoli

Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,3 mengguncang Tolitoli, Sulawesi Tengah, Sabtu (29/5) pukul 08.25 WIB.

Perdalam TWK Pegawai KPK, Komnas HAM Panggil BAIS, BIN dan BNPT
Indonesia
Perdalam TWK Pegawai KPK, Komnas HAM Panggil BAIS, BIN dan BNPT

Keterangan dari pihak yang dipanggil Komnas HAM dinantikan masyarakat luas. Informasi dan keterangan tersebut akan memudahkan Komnas HAM dalam mengeluarkan rekomendasi.