Jalan Layang Jadi Tempat Nongkrong, Anies Diminta Gerindra Pasang CCTV Jalan layang tapal kuda di Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Foto: Facebook/Anies Baswedan

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meninjau pembangunan jalan layang tapal kuda di Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Jalan yang dibangun pada November 2019 lalu itu dapat digunakan masyarakat pada awal 2021 mendatang.

Anggota fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Purwanto, berpesan jembatan kekinian yang dilengkapi taman itu harus memperhatikan aspek keamanan. Salah satunya, memasang kamera pengawas atau CCTV.

Baca Juga

Trik Toko Kelontong Go Online Berlayar Lewati Badai Pandemi

Karena biasanya, ucap Purwanto, jalan layang sering digunakan anak muda untuk nongkrong. Maka dari itu, perlu dipasang CCTV untuk mencegah terjadinya kejahatan saat dioperasikan nanti.

"Keren! Jakarta, khususnya Lenteng Agung punya tempat ikonik. Tapi jangan lupakan aspek keamanan dan keselamatan," papar Purwanto di Jakarta, Kamis (6/8).

Anies
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meninjau pembangunan jalan layang tapal kuda di Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Foto: Facebook/Anies Baswedan

Tak hanya CCTV patroli Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI menjadi syarat mutlak sebagai tahap awal pengawasan keamanan dan kenyamanan warga di ibu kota.

Disamping itu, menurut dia, pembangunan jalan simpang tak sebidang sangat diperlukan mengingat perlintasan rel kereta api di titik itu cukup padat.

Ke depan, kata dia, jalan tak sebidang akan menggunakan underpass, fly over dan JPO. Untuk itu, Pemprov DKI diminta memastikan kesadaran masyarakat linier dengan perkembangan pembangunan Jakarta yang makin ciamik.

Dia berharap, keberadaan jalan layang tapal kuda ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat.

"Dan masyarakat mulai sadar tak lagi menggunakan perlintasan kereta api sebagai jalan pintas. Ada ruang terbuka hijau dan design taman hrs menganut azas nyaman, bersih, asri, manfaat dan aman," tutupnya.

Jalan layang tapal kuda di Lenteng Agung, Jakarta Selatan sudah mencapai 75 persen tahap pengerjaan.

jalan layang tapal kuda di Lenteng Agung, Jakarta Selatan
Jalan layang tapal kuda di Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Foto: Facebook/Anies Baswedan

Jembatan itu menggunakan anggaran dari APBD DKI Jakarta sebesar Rp140,8 miliar. Pembangunan simpang tak sebidang ini bertujuan untuk mengurai simpul kemacetan di perlintasan KA Lenteng Agung.

Baca Juga

Wajah Infrastrukur Kawasan Wisata Labuan Bajo Berubah Akhir Desember

Jalan layang Lenteng Agung terdiri atas dua buah jalan layang berbentuk tapal kuda yang saling terbalik dengan panjang 880 meter.

Sedangkan jalan layang Tanjung Barat juga terdiri dari dua buah jalan layang berbentuk tapal kuda yang saling terbalik, memiliki panjang total 1.120 meter. (Asp)

Kredit : asropihs

Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH