Jalan-jalan ke Laos, Keindahan Gunung Phousi Bikin Pengunjung Tak Mau Pulang Pengunjung di Gunung Phousi. (Foto: instagram.com/wing_zzang/

DI Asia Tenggara, Laos terkenal dengan pariwisata budayanya. Tapi siapa sangka, buat kamu penggemar wisata alam, Laos bisa jadi pilihan asyik untuk melancong.

Salah satunya di Luang Prabang, kamu bisa mampir ke Gunung Phousi. Tempat wisata itu berupa bukit yanga menawarkan pemandangan luar biasa. Keindahan yang bisa menghapus lelah setelah bersusah payah menaiki ratusan tangga menuju puncak bukit.

1. Gunung Phousi menawarkan pemandangan indah dari ketinggian Laos

Mount Phousi. (Foto: instagram.com/peter_steve_o)
Mount Phousi. (Foto: instagram@peter_steve_o)

Dilansir Arah Destinasi, Gunung Phousi menawarkan pemandangan Kota Luang Prabang dari ketinggian. Sangat indah saat melihat atap dan lahan hijau kota tua yang masuk dalam UNESCO World Heritage, termasuk aliran Sunga Mekong yang membelah kota. Belum lagi sisi-sisi lain bukit yang memberi pemandangan berbeda dan kerap jadi objek foto wisatawan.

Di atas bukit juga terdapat kuil kecil dengan stupa emas bernama That Chomsi yang dibangun pada 1804 oleh Raja Laos Anourat. Sepanjang perjalanan naik ke atas bukit, terkadang kita bisa berjumpa dengan bhiksu-bhiksu yang sedang melakukan kegiatan sehari-hari. Ada juga penjual burung untuk dilepaskan dari atas bukit.

2. Bagaimana para pelancong sampai ke Gunung Phousi?

Mount Phousi dengan pemandangan aliran Sunga Mekong. (Foto: instagram.com/chic_ice02)
Gunung Phousi dengan pemandangan aliran Sunga Mekong. (Foto: instagram@chic_ice02)

Gunung Phousi mudah dicapai karena lokasinya ada di tengah kota Luang Prabang. Jika menginap di sekitar pusat kota tua di kawasan tersebut, Mount Phousi bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Jika agak jauh bisa memanfaatkan angkutan umum tuk-tuk. Harganya tergantung negosiasi, karena itu sebaiknya bertanya dahulu ke petugas di tempat penginapan.

Secara umum ada dua kases menuju puncak Gunung Phousi. Pertama dari depan Royal Palace di Jalan Sisavangvong yang juga menjadi lokasi night market, kedua dekat Sungai Nam Khan. Jalur pertama ada sekitar 328 anak tangga, jalur kedua lebih dari 350 anak tangga.

Bisa juga mengkombinasikan dua jalur itu, berangkat lewat jalur kedua, pulang lewat jalur dekat istana. Jadi begitu turun Gunung Phousi setelah melihat keindahan matahari terbenam, kegiatan bisa dilanjutkan ke pasar malam dan menikmati makan malam yang banyak bertebaran di lokasi itu.

3. Gunung Phousi sajian alam paling indah di sore hari

Pengunjung berfoto di Mount Phousi. (Foto: instagram.com/delly.ju)
Pengunjung berfoto di Gunung Phousi. (Foto: instagram@delly.ju)

Jam operasional Mount Phousi dimulai pukul 06.00 waktu setempat. Saat yang paling tepat adalah datang sore hari untuk melihat pemandangan sekaligus indahnya matahari tenggelam di atas Sungai Mekong.

Sebaiknya datang pukul 16.00 supaya mendapat posisi strategis untuk memotret dan menikmati pemandangan. Semakin sore biasanya semakin ramai, dan tempat strategis sudah penuh wisatawan. Untuk bisa ke puncak bukit dikenai retribusi 20.000 kip atau sekitar Rp 35 ribu. (*)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Ini Pulau-Pulau Wisata Terindah Dunia yang Bisa Diseberangi Tanpa Kapal

Kredit : zulfikar

Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH