Jalan-Jalan di Pasar Ikan Terbesar di Korea Selatan Lantai dasar di dalam Gedung Pasar Jagalchi, dipenuhi oleh pedagang yang menjajakan hewan laut segar di dalam akuarium atau bahkan kolam. (ANTARA / Maria Rosari)

KOREA Selatan adalah salah satu negara yang paling banyak diincar traveler. Di Negeri Ginseng itu ada banyak wilayah pesisir dan pantai di negeri ginseng dengan keindahan luar biasa. Belum lagi hiruk pikuk kota-kota besar di sana yang tak akan kamu rasakan di Indonesia.

Tapi kalau kamu ingin merasakan pengalaman berbeda saat jalan-jalan ke Korea Selatan mungkin bisa mengunjungi salah satu pasar ikan terbesar di Asia. Yups, bernama Pasar Jagalchi, tempat ini bukanlah pasar ikan biasa. Ia adalah pasar makanan dan hewan laut terbesar di Korea Selatan.

Baca juga:

Kebun Binatang Terpopuler di Dunia, Indonesia Juga Punya

Pasar yang berada di wilayah Jung-gu, Busan ini juga tak hanya menjual ikan dan aneka hewan laut segar saja, ada pula yang sudah dikeringkan. Di sini kamu akan mudah menemukan ikan tuna, salmon, ikan buntal, kepiting raja, berbagai jenis udang, cumi, babi laut, hingga kerang dan siput laut.

Pasar Jagalchi di pagi hari. (ANTARA / Maria Rosari)
Pasar Jagalchi di pagi hari. (ANTARA / Maria Rosari)

Dilansir dari Antaranews, Pasar Jagalchi juga menawarkan masakan laut yang bisa langsung dinikmati. Atau kalau mau mengikuti gaya masyarakat setempat kamu bisa mencicipi ikan mentah segar langsung di pasar. Banyak ikan makarel segar siap santap yang diletakan di kotak kayu. Tak heran kalau Pasar Jagalchi juga dikenal sebagai surganya pecinta kuliner laut.

Pasal Jagalchi sendiri terdiri dari dua bagian, yakni dalam gedung dan luar gedung. Gedung utama ditandai dengan instalasi seni yang terbuat dari besi baja berbentuk ikan berenang. Letak gedungnya tepat di sebelah lapangan parkir Pasar Jagalchi.

Baca juga:

Makanan Khas Korea Selatan Terpopuler di Indonesia

Saat masuk ke dalam gedung, kamu pasti akan merasa berada di akuarium besar. Karena banyak pula ikan-ikan hidup yang benar-benar baru ditangkap oleh para nelayan. Segala jenis ikan dan hewan laut berenang di dalam kolam atau akuarium menunggu seseorang membelinya.

Di lantai pertama ada pujasera dengan puluhan kios makan dan restoran. Rata-rata mereka menyajikan hidangan laut segar. Ketika jam makan siang, tempat ini akan dipenuhi penduduk lokal yang sedang menyantap makan siang.

Hasil tangkapan laut segar yang sudah dibeli pengunjung, dapat langsung diolah oleh pemilik kios menjadi sup atau makanan lainnya, dan dinikmati dengan acar sawi khas Korea atau kimchi. (ANTARA / Maria Rosari)
Hasil tangkapan laut segar yang sudah dibeli pengunjung, dapat langsung diolah oleh pemilik kios menjadi sup atau makanan lainnya, dan dinikmati dengan acar sawi khas Korea atau kimchi. (ANTARA / Maria Rosari)

Salah satu makanan yang paling banyak digemari adalah nakji (tentakel gurita) dan sup ikan segar. Harganya pun sebanding dengan kualitas dan rasanya yakni 15,00 won atau sekitar Rp175 ribu. Belum lagi porsinya yang sangat besar, yang bisa dinikmati oleh empat orang.

Di lantai lima ada restoran makan sepuasnya. Jadi sangat cocok buat kamu yang suka banyak makan. Oh iya, kalau tak suka makanan laut di Pasar Jagalchi juga menjual kok menu di luar makanan laut.

Pasar Jagalchi buka setiap hari pukul 08.00 hingga 22.00. Tapi kalau kamu ingin melihat bagaimana pedangan mengambil pasokan hewan laut kamu bisa datang sebelum matahari terbit yakni sekitar pukul 05.00. Khusus restoran memiliki jam buka berbeda yakni mulai 09.00 hingga pukul 24.00. Jadwal tutup pasar hanya hari Selasa di pekan pertama dan ketiga.

Buat yang ingin berkunjung ke Pasar Jagalchi di tahun depan, direkomendasikan datang di bulan Oktober. Karena saat itu akan ada Festival Wisata Budaya Jagalchi.

Baca juga:

Fakta yang Harus Kamu Ketahui Sebelum ke Korea Selatan


Tags Artikel Ini

Muchammad Yani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH