Jalan Anies Jaga Eksistensi dan Popularitas Jelang Pemilu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Media sosial kini dijadikan salah satu platform untuk mendulang popularitas, akseptabilitas, maupun elektabilitas para politisi setiap jelang pemilu.

Termasuk, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, jadi salah satu politikus yang memanfaatkan platform tersebut, baik melalui layanan YouTube maupun lewat media sosial facebook maupun twitter.

Baca Juga:

Buntut Mosi Tidak Percaya kepada Anak Buah Anies, DKJ Lapor LBH Jakarta

Hampir, samban hari konten konten pembangunan baik yang diungah secara resmi oleh Pemprov DKI Jakarta, maupun oleh relawan Anies Baswedan berseliweran.

Teranyar, Anies kian aktif di media sosial setelah merilis konten YouTube bertajuk #DariPendopo. Kanal tersebut digunakan Anies untuk memaparkan keberhasilan program Pemerintah Provinsi DKI selama ia menjabat serta ide-ide pembangunan.

"Saya pikir itu bagian dari upaya Anies Baswedan untuk investasi popularitas dan eksistensi," kata Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Wasisto Raharjo Jati kepada MerahPutih.com, Selasa (21/12).

Menurut Wasis, sapaan Wasisto Raharjo Jati, hal tersebut dilakukan Anies demi mempertahankan tren elektabilitas seandainya sudah tak lagi menjabat sebagai Gubernur DKI pada tahun 2022.

"Anies Baswedan tentu saat ini dan ke depan akan tergoda untuk maju ke Pilpres 2024," imbuhnya.

Apalagi, kata Wasis, nama mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu terus berkibar dan cukup kompetitif dengan elit lain dalam berbagai lembaga survei.

Berdasarkan survei elektabilitas capres 2024 yang dilakukan KedaiKOPI, misalnya, elektabilitas Anies berada di peringkat pertama klaster kepala daerah. Elektabilitas Anies berada di atas Ridwan Kamil, Ganjar Pranowo dan Khofifah Indar Parawangsa.

"Oleh karena itu, aktif di sosmed merupakan bagian upaya memulai start lebih awal dalam memperkenalkan diri pada khalayak yang lebih luas," ujarnya.

Selain itu, menurut Wasis, dengan adanya perpindahan Ibu kota ke Kalimantan Timur, maka secara tidak langsung akan membuat posisi Jakarta terdegradasi sebagai pusat Indonesia.

"Daripada maju kembali menjadi seorang gubernur di daerah yang tak lagi menjadi barometer Indonesia. Maka akan lebih baik maju ke Pilpres," katanya.

Hasil teranyar Survei Charta Politika Indonesia, sebanyak 25,8 persen dari total 1.200 responden, memilih Ganjar jadi tokoh yang paling berpeluang maju jadi calon presiden.

Kemudian, Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto menempati urutan kedua dengan perolehan 22,3 persen suara responden. Urutan selanjutnya ditempati oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (17,7 persen).

Lalu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (5,4 persen), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno (4 persen), Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (2,3 persen) dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (1,8 persen).

Kemudian, Menteri BUMN Erick Thohir (1,3 persen), Mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo (1,1 persen), Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar (1 persen) dan Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa (0,9 persen). (Pon)

Baca Juga:

Gerindra Sebut Keputusan Anies Naikkan UMP DKI 5,1 Persen Perlu Diapresiasi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
4 Orang Meninggal Akibat Longsor di Banjarnegara
Indonesia
4 Orang Meninggal Akibat Longsor di Banjarnegara

Operasi pencarian oleh tim gabungan dilakukan selama enam jam, menggunakan alat cangkul dan alat berat, lebih dari 100 personel.

Novel Khawatir Sikap Dewas Bikin Firli Cs Semakin Berani Lakukan Pelanggaran
Indonesia
Novel Khawatir Sikap Dewas Bikin Firli Cs Semakin Berani Lakukan Pelanggaran

"Saya khawatir kalau sikap Dewas seperti ini justru membuat pimpinan KPK semakin berani untuk membuat pelanggaran-pelanggaran. Kenapa? Ya karena Dewasnya begitu berpihak," kata Novel

Klaim Permintaan Oksigen di Monas Turun, Wagub Riza: Semoga Pertanda Baik
Indonesia
Klaim Permintaan Oksigen di Monas Turun, Wagub Riza: Semoga Pertanda Baik

"DKI Jakarta, beberapa hari yang lalu, minggu yang lalu cukup kewalahan memenuhi oksigen bagi pasien COVID-19. Namun, semuanya bisa diatasi, tidak ada kekurangan, semuanya kita cukupi," ujar Riza.

[HOAKS atau FAKTA]: Staf Presiden Minta Dana Rp 800 Juta untuk Kegiatan Puasa
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Staf Presiden Minta Dana Rp 800 Juta untuk Kegiatan Puasa

Beredar informasi berupa sebuah surat permohonan bantuan dana untuk mengadakan kegiatan santunan kepada anak yatim piatu dan kaum duafa oleh Presiden Jokowi mengatasnamakan Kantor Staf Presiden (KSP).

[HOAKS atau FAKTA] Link Pendaftaran Bantuan PKH Tahap 2
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Link Pendaftaran Bantuan PKH Tahap 2

Pada narasi tersebut disebutkan bahwa batas akhir pendaftaran adalah 30 Juni 2022. Pada postingan tersebut terdapat link untuk mendaftar.

Puluhan Warga Taman Sari Diisolasi, Kapolda Metro: Ini Warning
Indonesia
Puluhan Warga Taman Sari Diisolasi, Kapolda Metro: Ini Warning

Fadil mengapresiasi pihak-pihak terkait yang cepat mengambil langkah untuk memutus rantai penyebaran COVID-19

Viral Pengemudi Pelat RFH Pukuli Anak Anggota DPR, Berawal dari Serempetan
Indonesia
Viral Pengemudi Pelat RFH Pukuli Anak Anggota DPR, Berawal dari Serempetan

Zulpan menjelaskan kasus pemukulan ini berawal dari adanya aksi serempetan di jalan antara mobil korban dengan pelaku.

11 Ribu Tempat Tidur Disiapkan Hadapi Lonjakan COVID-19 di Jakarta
Indonesia
11 Ribu Tempat Tidur Disiapkan Hadapi Lonjakan COVID-19 di Jakarta

Persentase kesembuhan pasien COVID-19 di Ibu Kota dalam sepekan terakhir atau hingga Jumat (4/2) mencapai 92,8 persen.

[HOAKS atau FAKTA]: Lanjut 3 Periode, Jokowi Dipercaya Bangun Penghubung Mali-Senegal
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Lanjut 3 Periode, Jokowi Dipercaya Bangun Penghubung Mali-Senegal

Sementara proyek jalur kereta api sepanjang 1.023 km sendiri merupakan garapan PT INKA

DPR Nilai Perpanjangan PPKM Bikin Rakyat Bingung dan Galau
Indonesia
DPR Nilai Perpanjangan PPKM Bikin Rakyat Bingung dan Galau

Penentuan kebijakan PPKM dalam masa satu minggu hanya membuat rakyat galau dan bingung karena tidak tahu sampai kapan kondisi membaik.