Jaksa Peneliti Kembalikan Berkas Perkara Djoko Tjandra ke Bareskrim Bali Djoko Tjandra di gedung Bundar Kompleks Gedung Kejakasaan Agung, Jakarta, Senin (31/8/2020). ANTARA FOTO/ Adam Bariq/aww.

Merahputih.com - Jaksa peneliti mengembalikan berkas perkara kasus pemalsuan surat jalan dan kasus dugaan gratifikasi pengurusan penghapusan red notice Djoko Tjandra ke penyidik Bareskrim Polri. Penyidik diminta untuk segera melengkapi berkasnya.

"Sesuai petunjuk jaksa pada P19, ada beberapa hal yang harus dilengkapi oleh penyidik untuk kasus surat jalan palsu," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri Brigjen Awi Setiyono di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (14/10).

Baca Juga:

Diperiksa Soal 'Red Notice' Djoko Tjandra, Irjen Napoleon Bonaparte Diberondong 40 Pertanyaan

Ada tiga petunjuk dari jaksa untuk kelengkapan berkas. Pertama melakukan pemeriksaan terhadap saksi yang meringankan tersangka. Kedua, melakukan pemeriksaan tambahan terhadap ahli ITE dan ketiga melakukan pemeriksaan tambahan tersangka PU (Prasetijo Utomo).

Sementara terkait petunjuk untuk berkas perkara gratifikasi penghapusan red notice, penyidik masih berkoordinasi dengan jaksa.

"Saat ini penyidik sedang dalam tahap koordinasi dengan jaksa untuk pemenuhan petunjuk-petunjuk terkait beberapa kekurangan materiil dan formil berkas perkara itu untuk segera dipenuhi," jelas Awi.

Djoko Tjandra. Foto: ANTARA
Djoko Tjandra. Foto: ANTARA

Dalam kasus pemalsuan surat jalan, ada tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri. Mereka adalah Djoko Soegiarto Tjandra, Anita Dewi Anggraeni Kolopaking dan Brigjen Pol Prasetijo Utomo.

Untuk kasus dugaan gratifikasi pengurusan penghapusan red notice, penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri sejauh ini telah menetapkan status tersangka kepada Djoko Tjandra, Tommy Sumardi, Brigjen Prasetijo Utomo dan Irjen Napoleon Bonaparte.

Baca Juga:

Penyidik Kebut Pemberkasan Kasus Penghapusan Red Notice Djoko Tjandra

Dalam kasus ini, Irjen Napoleon dan Tommy tidak ditahan. Penyidik beralasan keduanya kooperatif dan tidak menghambat penyidikan.

Djoko Tjandra saat ini mendekam di Lapas Salemba. Sementara Brigjen Prasetijo ditahan di Rutan Bareskrim. Prasetijo ditahan sejak ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pemalsuan surat jalan yang ditandatanganinya untuk Djoko Tjandra. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anak Berkebutuhan Khusus Bisa Mendaftar di Semua Sekolah Kota Bandung
Indonesia
Anak Berkebutuhan Khusus Bisa Mendaftar di Semua Sekolah Kota Bandung

Bagi calon peserta jalur afirmasi PDBK yang akan mendaftar ke sekolah tujuan perlu dibuktikan dengan rekomendasi tertulis dari tim yang dibentuk dan ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Kota Bandung.

Piala Menpora: 297 Pemain dan Official 4 Klub Liga 1 Divaksin Corona
Indonesia
Piala Menpora: 297 Pemain dan Official 4 Klub Liga 1 Divaksin Corona

Sebanyak 297 pemain dan official empat Klub Liga 1 yang berlaga di Piala Menpora mendapatkan vaksinasi corona di pendopo Balai Kota, Jawa Tengah, Selasa (23/3).

Kapitra Ampera Tuding Aksi 1310 Hanya Tunggangi Isu UU Cipta Kerja
Indonesia
Kapitra Ampera Tuding Aksi 1310 Hanya Tunggangi Isu UU Cipta Kerja

Padahal sejatinya, agenda utamanya adalah menolak RUU HIP.

Hari ini, Halte Bundaran HI Yang Dibakar Sudah Beroperasi
Indonesia
Hari ini, Halte Bundaran HI Yang Dibakar Sudah Beroperasi

Setelah Halte Bundaran HI ini dibakar, pemerintah provinsi DKI Jakarta, langsung menyiapkan tim untuk merestorasi halte tersebut,

104 Orang Dijadikan Tersangka karena Sebar Hoaks Corona
Indonesia
104 Orang Dijadikan Tersangka karena Sebar Hoaks Corona

Polisi telah menetapkan ratusan tersangka kasus penyebaran hoaks terkait pandemi COVID-19.

Amerika Berikan 500 Ventilator Bagi Indonesia
Indonesia
Amerika Berikan 500 Ventilator Bagi Indonesia

Bantuan ini, merupakan bagian dari komitmen bantuan darurat AS untuk mendukung Indonesia dalam berjuang melawan COVID-19, yang nilainya secara total sekitar 11 juta dolar AS.

Ribut Dengan Anggota Paspampres Saat Penyekatan, Polisi Diminta Fahami Aturan PPKM Darurat
Berita
Ribut Dengan Anggota Paspampres Saat Penyekatan, Polisi Diminta Fahami Aturan PPKM Darurat

Tidak semua anggota Paspampres tinggal di asrama. Sebanyak 75 persen dari seluruh anggota Paspampres justru tinggal di luar asrama, tersebar di wilayah Jabodetabek.

Polri Beking Satpol PP Tertibkan Atribut FPI
Indonesia
Polri Beking Satpol PP Tertibkan Atribut FPI

“Mengedepankan Satpol PP dengan didukung sepenuhnya oleh TNI-Polri untuk melakukan penertiban di lokasi-lokasi yang terpasang spanduk/ banner, atribut, pamflet dan hal lainnya terkait FPI,” ujar Idham

Pemerintah Klaim Ekonomi Mulai Membaik
Indonesia
Pemerintah Klaim Ekonomi Mulai Membaik

Ekspansi pabrikan masih terbatas yaitu investasi yang terjadi hanya melanjutkan kapasitas produksi dan pesanan periode sebelumnya.

Wagub Bocorkan Jumlah Liang Lahad Pasien COVID-19 di Jakarta
Indonesia
Wagub Bocorkan Jumlah Liang Lahad Pasien COVID-19 di Jakarta

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akhirnya menjelaskan secara gamblang kesimpangsiuran jumlah liang lahad pemakaman jenazah pasien terkonfirmasi COVID-19 di ibu kota.