Jaksa Minta Dilengkapi, Berkas Tersangka Istri Irjen Sambo Balik lagi ke Polisi Ferdy Sambo (baju oranye) dan Putri Candrawathi saat menjalani rekonstruksi pembunuhan Brigadir J, Selasa (30/8). Foto: MP/Kanu.

MerahPutih.com - Jaksa menganggap berkas perkara tersangka Putri Candrawathi dalam kasus pembunuhan Brigadir J belum lengkap. Tim jaksa peneliti bidang pidana umum sendiri menerima pelimpahan berkas perkara tahap satu (I) tersangka Putri Candrawathi pada Senin (29/8) pekan lalu.

Kejaksaan Agung berencana segera mengembalikan berkas perkara istri Irjen Ferdy Sambo itu kepada penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri.

Baca Juga

Usai Rekonstruksi, Ferdy Sambo Langsung Dibawa Kendaraan Taktis Brimob

"Rencananya pekan ini P-19 (dikembalikan)," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Ketut Sumedana saat dikonfirmasi melalui pesan instan di Jakarta, Senin (5/9).

Menurut Ketut, berdasarkan hasil penelitian oleh jaksa peneliti, pada Kamis (1/9) berkas dinyatakan belum lengkap (P-18) berdasarkan surat nomor: B-3423/E.2/Eoh.1/09/2022 tanggal 01 September 2022.

Ketut menambahkan berkas akan dikembalikan kepada penyidik dalam tujuh hari setelah surat perihal pengembalian berkas perkara untuk dilengkapi (P-19) diterbitkan oleh Jaksa Peneliti yang disertai dengan petunjuk Jaksa.

"Paling lambat Kamis depan (dikembalikan/P-19)," tegas pejabat Kejaksaan Agung itu.

Tersangka Irjen Ferdy Sambo (kiri) bersama Istrinya tersangka Putri Candrawathi (kanan) keluar dari rumah dinasnya yang menjadi TKP pembunuhan Brigadir J di Jalan Duren Tiga Barat, Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta, Selasa (30/8/2022). Kepolisian melakukan rekonstruksi dugaan pembunuhan Brigadir Yosua di rumah pribadi dan rumah dinas Irjen Ferdy Sambo. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/hp.

Dilansir Antara sebelumnya, Jaksa Peneliti Kejaksaan Agung juga telah mengembalikan kepada Penyidik Dittipidum Bareskrim Polri berkas empat tersangka pembunuhan Brigadir J, yakni berkas Irjen Pol. Ferdy Sambo, Bharada Ricard Eliezer, Bripka Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf.

Berkas tersebut telah dikembalikan ke penyidik Polri, atau P-19 pada Kamis (1/9) karena belum lengkap secara formil maupun materiil.

Baca Juga:

Istri Ferdy Sambo tidak Ditahan, Cuma Wajib Lapor

Terpisah, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo mengatakan saat ini penyidik tim khusus Bareskrim Polri tengah fokus menyempurnakan berkas perkara kelima tersangka untuk segera bisa dilimpahkan kembali ke jaksa penuntut umum (JPU).

"Terkait masalah timsus dan timsidik, fokus penyelesaian dan penyempurnakan lima berkas perkara untuk memenuhi apa yang menjadi petunjuk JPU," kata Dedi, Jumat (2/9). (*)

Baca Juga

Polri Perpanjang Masa Penahanan Ferdy Sambo Cs

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Koalisi Masyarakat Sipil Duga Ada Pelanggaran Prosedur Penanganan Kerusuhan Kanjuruhan
Indonesia
Koalisi Masyarakat Sipil Duga Ada Pelanggaran Prosedur Penanganan Kerusuhan Kanjuruhan

Tim Pencari Fakta Koalisi Masyarakat Sipil menemukan sejumlah informasi saat tragedi Kanjuruhan yang menewaskam 131 orang dan ratusan lainnya luka-luka.

OJK Dinilai Punya Peran Signifikan Bantu Pemberantasan Korupsi
Indonesia
OJK Dinilai Punya Peran Signifikan Bantu Pemberantasan Korupsi

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Alexander Marwata mengatakan Otoritas Jasa Keuangan mempunyai peran signifikan dalam mendukung upaya pencegahan korupsi pada sektor jasa keuangan

46 Jasad Ditemukan Dalam Truk Peti Kemas
Dunia
46 Jasad Ditemukan Dalam Truk Peti Kemas

Divisi Investigasi Keamanan Dalam Negeri bekerja sama dengan polisi sedang menyelidiki dugaan penyelundupan manusia.

Survei SMRC: Prabowo Paling Dikenal, Ganjar Paling Disukai
Indonesia
Survei SMRC: Prabowo Paling Dikenal, Ganjar Paling Disukai

SMRC merilis hasil survei terbaru bertajuk “Trend Dukungan Bakal Capres pasca Deklarasi”

Ketum Peradi Bersatu Minta Advokat Jaga Etika, Jangan Remehkan Aparat Hukum
Indonesia
Ketum Peradi Bersatu Minta Advokat Jaga Etika, Jangan Remehkan Aparat Hukum

Seharusnya advokat dalam mengeluarkan pernyataan senantiasa berdasarkan fakta yuridis yang dapat dipertanggung jawabkan

PSI Kritisi Anies Tak Maksimal Serap Anggaran PEN 2022
Indonesia
PSI Kritisi Anies Tak Maksimal Serap Anggaran PEN 2022

Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta mengkritik langkah Gubernur Anies Baswedan dan jajarannya yang tidak maksimal dalam melakukan penyerapan anggaran PEN 2022.

30 Juta Warga Belum Disuntik Vaksin Dosis Pertama
Indonesia
30 Juta Warga Belum Disuntik Vaksin Dosis Pertama

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta masyarakat lanjut usia di atas 60 tahun dan tenaga kesehatan untuk segera mendapatkan dosis penguat (booster) kedua.

Menkominfo Dorong Kolaborasi Percepatan Transformasi Digital UMKM di 13 Kawasan Prioritas
Indonesia
Menkominfo Dorong Kolaborasi Percepatan Transformasi Digital UMKM di 13 Kawasan Prioritas

Kementerian Komunikasi dan Informatika menjalankan Program Adopsi Teknologi Digital 4.0 bagi UMKM. Yakni program pendampingan berkelanjutan kepada UMKM produsen di sektor pengolahan di 13 kawasan prioritas.

Atasi Gejolak Harga, Pasar Jaya Siapkan Minyak Goreng Murah di Seluruh Gerai Pangan
Indonesia
Atasi Gejolak Harga, Pasar Jaya Siapkan Minyak Goreng Murah di Seluruh Gerai Pangan

Perumda Pasar Jaya menyiapkan pasokan minyak goreng murah guna menstabilkan harga yang saat merangkak naik.

Hasto Sebut Rasa Kemanusiaan dan Idealisme Andi Arief Mulai Luntur
Indonesia
Hasto Sebut Rasa Kemanusiaan dan Idealisme Andi Arief Mulai Luntur

Hasto Kristiyanto menjawab pernyataan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat Andi Arief terhadap dirinya di media sosial.