Jaksa KPK Panggil 12 Saksi di Sidang Suap Bansos Bekas Menteri Sosial, Juliari Peter Batubara, tiba untuk diperiksa, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (23/3/2021). ANTARA FOTO/Indrianto E Suwarso

MerahPutih.com - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta akan kembali menggelar sidang lanjutan perkara dugaan suap pengadaan bantuan sosial (bansos) COVID-19 untuk wilayah Jabodetabek, Senin (29/3).

Dalam sidang kali ini, yang duduk sebagai terdakwa yaitu Harry Van Sidabukke dan Ardian Iskandar Maddanatja. Tim jaksa penuntut umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana memanggil 12 saksi.

Sidang pertama didahului dengan terdakwa Harry Van Sidabukke pukul 10.00 WIB dengan saksi, Sanjaya, Wan Guntar, Lalan Sukmajaya, Muslih, Lucky Falian Setiabudi, dan Selvy Nurbaety.

Baca Juga:

KPK Duga Effendi Gazali Usulkan Vendor Bansos ke Anak Buah Juliari

"Panggilan saksi untuk sidang Senin 29 Maret, terdakwa Harry V Sidabukke," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Senin (29/3).

Sementara bagi terdakwa Ardian Iskandar Maddanatja, panggilan saksi akan dimulai pukul 13.00 WIB.

Adapun saksi-saksinya yakni Isro Budi Nauli, Nuzulia Nasution, Helmi Rivai, Indah Budi Safitri, dan Imanuel Tarigan.

Mensos Juliari P. Batubara pakai baju tahanan KPK. (Foto: Antara).
Mensos Juliari P. Batubara pakai baju tahanan KPK. (Foto: Antara).

Dalam perkara ini, Harry dan Ardian didakwa menyuap eks Menteri Sosial Juliari Peter Batubara dan dua Pejabat Pembuat Komitmen Kemensos Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso.

Baca Juga:

Kasus Bansos, KPK Dalami Aliran Duit dari Pejabat Kemensos ke Cita Citata

Harry didakwa memberi suap sebesar Rp1,28 miliar. Sedangkan Ardian didakwa memberi uang sejumlah Rp1,95 miliar.

Menurut jaksa, uang tersebut diberikan terkait penunjukkan kedua terdakwa sebagai penyedia bansos COVID-19 pada Kemensos tahun 2020. (Pon)

Baca Juga:

Terseret Kasus Bansos, Pedangdut Cita Citata Bakal Diperiksa KPK

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Warga Panik, Gempa Nias Barat 7,2 M Terasa Sampai Sumbar
Indonesia
COVID-19 Varian Baru dari Inggris Terdeteksi di Karawang
Indonesia
COVID-19 Varian Baru dari Inggris Terdeteksi di Karawang

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melaporkan bahwa varian baru virus corona dari Inggris, B117, ditemukan di Kabupaten Karawang.

Epidemiolog Minta Waspadai Gejala Pasca-Imunisasi COVID-19
Indonesia
Epidemiolog Minta Waspadai Gejala Pasca-Imunisasi COVID-19

Epidemiolog mengingatkan, sekecil apa pun persentase nilai KIPI pada uji klinis, tidak boleh dipandang sebelah mata.

Gugat Presidential Threshold ke MK, Rizal Ramli: Lawan Demokrasi Kriminal
Indonesia
Gugat Presidential Threshold ke MK, Rizal Ramli: Lawan Demokrasi Kriminal

RR ingin menghentikan demokrasi kriminal yang membuat bangsa ini dikuasai oleh oligarki dan para cukong.

Kata Firli Bahuri Soal Dokumen 51 Pegawai KPK Bakal Diberhentikan 1 November
Indonesia
Kata Firli Bahuri Soal Dokumen 51 Pegawai KPK Bakal Diberhentikan 1 November

Dalam dokumen yang sama juga tertulis 24 pegawai KPK yang masih bisa dibina akan mengikuti pendidikan bela negara

Kapolri Ungkap Alasan Perbanyak Tilang Elektronik
Indonesia
Kapolri Ungkap Alasan Perbanyak Tilang Elektronik

Penerapan tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) dapat mencegah penyalahgunaan wewenang polisi lalu lintas.

[HOAKS atau FAKTA]: Warga Negara Tiongkok Jadi Brimob
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Warga Negara Tiongkok Jadi Brimob

“Ini penampakan beberapa ORANG TIONGKOK berseragam BRIMOB/POLISI”.

Update Corona DKI Jumat (7/8): Bertambah 658 Kasus
Indonesia
Update Corona DKI Jumat (7/8): Bertambah 658 Kasus

Kasus corona di Jakarta terus mengalami lonjakan tajam.

Bawaslu Jateng Catat 16 Pelanggaran Protokol COVID-19
Indonesia
Bawaslu Jateng Catat 16 Pelanggaran Protokol COVID-19

Dari 16 kasus pelanggaran itu, Badan Pengawas Pemilu di masing-masing kabupaten/kota sudah melakukan penanganan dengan rincian 14 kasus sudah diberi surat peringatan, satu kasus imbauan lisan, dan satu kasus menjadi temuan dugaan pelanggaran.

Risma Pantau Langsung Penanganan Bencana di NTT
Indonesia
Risma Pantau Langsung Penanganan Bencana di NTT

Kementerian Sosial menyalurkan bantuan senilai Rp2,6 miliar untuk pemenuhan kebutuhan dasar dan santunan bagi korban banjir bandang dan tanah longsor di Flores Timur serta Lembata, Provinsi NTT.