Jaksa Cecar Pejabat Kemensos Soal Perintah Hapus Dokumen Bansos Suasana sidang saat mantan Menteri Sosial Juliari P Batubara memberikan kesaksian melalui "video conference" di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (22-3-2021). ANTARA/Desca Lidya Natalia

MerahPutih.com - Jaksa penuntut umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencecar Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) reguler pada Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial Kementerian Sosial (Kemensos), Victorious Saut Hamonangan Siahaan, soal perintah menghapus dokumen.

Jaksa mencecar Victor dalam sidang lanjutan perkara dugaan suap terkait pengadaan bantuan sosial (bansos) COVID-19 untuk wilayah Jabodetabek dengan terdakwa Harry Van Sidabukke dan Ardian Iskandar Maddanatja.

"Saudara Saksi, terkait dengan adanya upaya Saksi untuk memerintahkan beberapa pihak untuk menghilangkan catatan atau data, apakah Saudara Saksi tahu dengan isi data itu?" tanya jaksa Nur Azis di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (22/3).

Baca Juga:

Kasus Bansos COVID-19, KPK Geledah Rumah Eks Kadis Sosial Bandung Barat

Victor berdalih tidak menyuruh secara langsung Yahya, salah seorang staf di Kemensos, untuk menghapus data atau dokumen. Jaksa tak percaya dalih Victor. Jaksa kembali mencecar Victor soal data yang diminta untuk dihapus.

"Data itu apa isinya? Kok sampai Saudara Saksi suruh staf Saudara untuk menghapus?" tanya jaksa ke Victor.

"Bukan, kemungkinan, saya anggap staf saya pernah disuruh atau diperintahkan Joko untuk menghapus dokumen kontrak," kata Victor.

Eko Budi Santoso selaku mantan ajudan Juliari Peter Batubara menjadi saksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (22-3-2021). ANTARA/Desca Lidya Natalia
Eko Budi Santoso selaku mantan ajudan Juliari Peter Batubara menjadi saksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (22-3-2021). ANTARA/Desca Lidya Natalia

Jaksa kemudian mengonfirmasi soal tujuan Victor memerintahkan staf di Kemensos menghapus data atau dokumen.

Victor akhirnya mengakui memerintahkan staf di Kemensos, Yahya untuk menghapus dokumen. Ia berdalih karena kasihan dengan Yahya.

"Karena, satu, dia itu staf. Kedua, honorer Pak, bukan PNS. Jadi saya hanya kasihan melihat dia, bila dia dilibatkan dalam hal ini (kasus suap Bansos COVID-19)," ungkap Victor.

Baca Juga:

PT Sritex Terpilih Jadi Vendor Goodie Bag Bansos Berkat Arahan Pejabat Kemensos

Dalam perkara ini, Harry dan Ardian didakwa menyuap eks Menteri Sosial Juliari Peter Batubara dan dua Pejabat Pembuat Komitmen Kemensos Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso.

Harry didakwa memberi suap sebesar Rp1,28 miliar. Sedangkan Ardian didakwa memberi uang sejumlah Rp1,95 miliar.

Menurut jaksa, uang tersebut diberikan terkait penunjukkan kedua terdakwa sebagai penyedia bansos COVID-19 pada Kemensos tahun 2020. (Pon)

Baca Juga:

Bansos Bagi Lansia, Anak dan Disabilitas Jakarta Cair 16 Maret

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Warga Solo Deklarasi Tolak Demo Anarkis
Indonesia
Warga Solo Deklarasi Tolak Demo Anarkis

Deklarasi ini ingin menyamakan visi serta persepsi, agar penyampaian pendapat di muka umum dapat dilakukan dengan azas berimbang antara hak dan kewajiban serta bertanggung jawab.

Serangan Roket Bunuh Kontraktor Sipil di Irak, Lukai Anggota Layanan AS
Dunia
Serangan Roket Bunuh Kontraktor Sipil di Irak, Lukai Anggota Layanan AS

Itu adalah serangan paling mematikan yang menghantam pasukan pimpinan AS dalam hampir satu tahun di Irak.

PKS Nilai Posisi Wamen PAN-RB Mubazir dan Habisin Anggaran Negara
Indonesia
PKS Nilai Posisi Wamen PAN-RB Mubazir dan Habisin Anggaran Negara

“Saya khawatir Wamennya tidak ada kerja alias hanya menghabisi anggaran negara saja,” kata Nassir kepada wartawan di Jakarta, Senin (7/6).

DPD Harap Revisi Otsus Papua Jilid II Jangan Hanya Kejar Tayang
Indonesia
DPD Harap Revisi Otsus Papua Jilid II Jangan Hanya Kejar Tayang

Bisa menjadi bahan pertimbangan nomenklaturnya

Minggu Depan, Bareskrim Polri Periksa Keluarga Enam Laskar FPI yang Tewas
Indonesia
Minggu Depan, Bareskrim Polri Periksa Keluarga Enam Laskar FPI yang Tewas

“Penyidik hari ini akan mengirim panggilan kepada keluarga enam pengawal Rizieq yang menyerang anggota Polri untuk diperiksa Senin mendatang,” kata Andi

Sidang Rizieq, Polisi Gandakan Pengamanan di PN Jakarta Timur
Indonesia
Sidang Rizieq, Polisi Gandakan Pengamanan di PN Jakarta Timur

Jumlah personel gabungan ditambah karena melihat antusiasme dari simpatisan Rizieq Shihab pada sidang Selasa (16/3). Selain itu, agar persidangan dapat berjalan tanpa kendala.

KKB Kembali Berulah, Tukang Bangunan Ditembak Mati Meski Minta Ampun
Indonesia
KKB Kembali Berulah, Tukang Bangunan Ditembak Mati Meski Minta Ampun

"Sebelum ditembak, korban sempat teriak "ampun komandan", kata Fakhiri

Lahan Makam Penuh, Pemprov DKI Siapkan 4 Pemakaman Baru
Indonesia
Lahan Makam Penuh, Pemprov DKI Siapkan 4 Pemakaman Baru

“Kami terus mengupayakan berbagai dukungan fasilitas sebaik mungkin, termasuk pemakaman,” ujar Ariza

KSPI Ajukan Legislative Review UU Ciptaker ke DPR
Indonesia
KSPI Ajukan Legislative Review UU Ciptaker ke DPR

Permohonan Legislative Review ini dilakukan KSPI untuk menolak Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker) yang telah disahkan dalam Rapat Paripurna DPR pada Senin (5/10) lalu.

Sepeda Non Road Bike Dilarang Lintasi Jalan Sudirman-Thamrin
Indonesia
Sepeda Non Road Bike Dilarang Lintasi Jalan Sudirman-Thamrin

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, bagi pesepeda non road bike diminta untuk menggunakan jalur sepeda yang sudah disediakan di sebelah kiri jalan.