Jaksa Ajukan Kasasi Vonis 3,5 Tahun Penjara Djoko Tjandra Djoko Tjandra. Foto: ANTARA

MerahPutih.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengajukan kasasi atas potongan vonis Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra menjadi 3,5 tahun penjara oleh Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta.

Vonis ini diputuskan terkait kasus suap red notice dan fatwa Mahkamah Agung (MA).

Baca Juga

Korting Vonis Djoko Tjandra, Hakim Dinilai Tersandera Putusan Pinangki

"Iya, kasasi sudah masuk pengajuannya," ujar Kajari Jakarta Pusat, Bima Suprayoga saat dimintai konfirmasi wartawan, Kamis (12/8).

Bima tidak menjelaskan secara rinci poin-poin alasan jaksa mengajukan kasasi atas putusan tersebut. Dia hanya menegaskan jaksa keberatan atas pemotongan hukuman itu.

"Kalau soal alasannya, nanti kami sampaikan di memori kasasi dong, kan itu strategi," katanya.

Terpidana kasus cessie Bank Bali Djoko Tjandra selaku terdakwa perkara suap kepada jaksa dan perwira tinggi Polri serta pemufakatan jahat. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj.
Terpidana kasus cessie Bank Bali Djoko Tjandra selaku terdakwa perkara suap kepada jaksa dan perwira tinggi Polri serta pemufakatan jahat. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj.

Sebelumnya, majelis hakim Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengurangi hukuman terpidana Djoko Tjandra.

Pertimbangan pengurangan hukuman disebutkan Djoko Tjandra telah menjalani pidana penjara pada kasus cessie Bank Bali dan telah menyerahkan uang ke negara sebesar Rp 546 miliar.

Selain Djoko Tjandra, PT DKI Jakarta juga memotong vonis jaksa Pinangki Sirna Malasari dari 10 tahun penjara menjadi 4 tahun penjara sesuai dengan tuntutan jaksa pada tingkat pertama.

Namun, berbeda dengan Djoko Tjandra, jaksa tidak mengajukan kasasi atas vonis itu. (Knu)

Baca Juga

Hukuman Djoko Tjandra 'Disunat' Gegara Pernah Tersandung Kasus, Akademisi: Aneh

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemprov DKI Siap Antisipasi Lonjakan Kasus Corona Usai Libur Panjang
Indonesia
Pemprov DKI Siap Antisipasi Lonjakan Kasus Corona Usai Libur Panjang

Meski begitu, ucap Anies, tim Gugus Tugas dan RT/RW akan siap mengantisipasi bila terjadinya lonjakan kasus COVID-19 imbas long weekend kemarin.

Wagub DKI Minta Pemerintah Pusat dan Daerah Bantu Penanganan Banjir
Indonesia
Wagub DKI Minta Pemerintah Pusat dan Daerah Bantu Penanganan Banjir

"Tidak hanya Jakarta, Bogor, bahkan Depok, Tangerang, dan sampai Cianjur itu kita kerja sama," kata Riza

Seluruh Sekolah di DKI Ditargetkan Sudah Dibuka pada 2022
Indonesia
Seluruh Sekolah di DKI Ditargetkan Sudah Dibuka pada 2022

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan semua sekolah menggelar pembelajaran tatap muka pada Januari 2022 mendatang.

[HOAKS atau FAKTA]: Menghirup Kapur Barus Ringankan Sesak Napas akibat COVID-19
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menghirup Kapur Barus Ringankan Sesak Napas akibat COVID-19

Beredar postingan di Facebook oleh akun bernama Rupa Ganguli yang menarasikan bahwa menghirup kapus barus, cengkeh, biji karom, dan minyak kayu putih dapat meningkatkan kadar oksigen dan membantu meringankan sesak nafas.

Prancis dan Jerman Kembali Berlakukan Lockdown
Dunia
Prancis dan Jerman Kembali Berlakukan Lockdown

Prancis dan Jerman, pada Rabu (28/10), kembali memberlakukan karantina wilayah (lockdown) untuk menekan laju penularan COVID-19.

Jumlah Sampah Warga Jakarta saat Malam Tahun Baru Capai 3,2 Ton
Indonesia
Jumlah Sampah Warga Jakarta saat Malam Tahun Baru Capai 3,2 Ton

Lanjut Syaripudin, jumlah tersebut turun drastis dari pengumpulan sampah tahun lalu yang mencapai 125 ton.

Mulai Pekan Ini, Kotabaru Manut Kemendagri Setop Pembelajaran Tatap Muka
Indonesia
Mulai Pekan Ini, Kotabaru Manut Kemendagri Setop Pembelajaran Tatap Muka

Berlaku pekan ini mengikuti instruksi Kemendagri.

Keraton Yogyakarta Gelar Pameran Peninggalan Sri Sultan HB II
Indonesia
Keraton Yogyakarta Gelar Pameran Peninggalan Sri Sultan HB II

Meski telah lebih dari 20 dasawarsa, bentuk legitimasi Sultan kedua masih dapat disaksikan seperti bangunan benteng baluwarti, pesanggrahan Rejawinangun, Cendanasari, dan Gua Siluman, serta manuskrip pusaka.

Kapolri Bakal Sikat Kepala Desa yang Berani Selewengkan Dana Desa
Indonesia
Kapolri Bakal Sikat Kepala Desa yang Berani Selewengkan Dana Desa

"Ada edukasi oleh Polri kepada para Kades berkaitan dengan kegunaan dana desa dan kalau ada penyimpangan ada sanksinya," kata Sigit