Jaksa Agung Minta Penanganan Korupsi di Bawah Rp 50 Juta Cukup Kembalikan Kerugian Jaksa Agung ST Burhanuddin mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/1/2022). (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)

MerahPutih.com - Jaksa Agung ST Burhanuddin meminta kepada jajarannya agar kasus korupsi dengan kerugian negara di bawah Rp 50 juta cukup diselesaikan dengan mengembalikan kerugian negara tersebut.

"Kejaksaan Agung telah memberikan imbauan kepada jajaran untuk tindak pidana korupsi dengan kerugian keuangan negara di bawah Rp 50 juta untuk bisa diselesaikan cara pengembalian kerugian keuangan," kata Burhanuddin dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR, Kamis (27/1).

Burhanuddin mengatakan, imbauan ini sebagai upaya pelaksanaan proses hukum secara cepat, sederhana, dan berbiaya ringan.

Baca Juga:

Usut Kasus Satelit Kemhan,Jaksa Agung Belum Bikin Penyidikan Koneksitas

ST Burhanuddin mengatakan, mekanisme pengembalian keuangan negara tersebut contohnya dapat dilakukan pada kasus pidana terkait dana desa.

Pelaku penyelewengan dana desa nantinya dapat dibina oleh inspektorat agar tidak mengulangi perbuatan korupsi tersebut.

Baca Juga:

Vonis Nihil Heru Hidayat, Jaksa Agung: Ada kejanggalan dan Inkonsistensi

Namun ia menegaskan, hal itu hanya berlaku untuk kasus dengan kerugian negara tidak dilakukan terus menerus.

"Terhadap perkara yang kerugiannya tidak terlalu besar dan perbuatan itu tidak dilakukan secara terus menerus," ujarnya. (Knu)

Baca Juga:

Jaksa Agung Janji Bantu Erick Thohir Bersih-bersih BUMN

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: Timor Leste Kembali ke Indonesia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Timor Leste Kembali ke Indonesia

Akun Facebook Thyni Tiara Nafie (fb.com/defne.tiara) pada 26 November 2021 mengunggah sebuah video dengan narasi “APAKAH BENAR TIMUR LESTE INGIN KEMBALI KE INDONESIA,,,????”

KPK Kumpulkan Informasi Tambahan Terkait Pelaporan Gibran-Kaesang
Indonesia
KPK Kumpulkan Informasi Tambahan Terkait Pelaporan Gibran-Kaesang

KPK bakal menindaklanjuti setiap laporan yang dilayangkan masyarakat

KPK Lanjutkan Pemeriksaan 2 Politikus Partai Demokrat
Indonesia
KPK Lanjutkan Pemeriksaan 2 Politikus Partai Demokrat

Dalam pemeriksaan pada Senin (11/4) lalu, Andi Arief dicecar tim penyidik KPK mengenai komunikasinya dengan Abdul Gafur.

Polisi Tetapkan 4 Tersangka Sindikat Penipuan Alkes Yang Rugikan Rp 503 Miliar
Indonesia
Polisi Tetapkan 4 Tersangka Sindikat Penipuan Alkes Yang Rugikan Rp 503 Miliar

Penyidik telah menerima laporan dari 263 orang yang mengaku sebagai korban investasi tipu-tipu tersebut.

Ukraina Butuh USD 5 Miliar per Bulan Untuk Lawan Rusia
Dunia
Ukraina Butuh USD 5 Miliar per Bulan Untuk Lawan Rusia

Dalam pertemuan puncak yang didominasi pembicaraan tentang invasi Rusia, NATO menyetujui rencana untuk memodernisasi angkatan bersenjata Ukraine.

Mulai Besok, Kota Bogor Kembali Berlakukan Ganjil Genap
Indonesia
Mulai Besok, Kota Bogor Kembali Berlakukan Ganjil Genap

Satgas Penanganan COVID-19 Bogor memberlakukan kembali kebijakan ganjil-genap bagi kendaraan bermotor di Bogor, Jawa Barat, pada akhir pekan. Kebijakan ini berlangsung mulai Jumat besok hingga Minggu

PDIP DKI Endus Permainan Licik Pemenang Tender Sirkuit Formula E
Indonesia
PDIP DKI Endus Permainan Licik Pemenang Tender Sirkuit Formula E

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI, Gembong Warsono mengendus adanya permainan licik yang dilakukan PT. Jakarta Propertindo (JakPro) dengan memenangkan PT. Jaya Konstruksi untuk menggarap sirkuit di kawasan Ancol, Jakarta Utara itu

Bima Arya: Bupati Eka Supria Telah Berjuang Total Atasi Pandemi COVID-19
Indonesia
Bima Arya: Bupati Eka Supria Telah Berjuang Total Atasi Pandemi COVID-19

Bima Arya menyatakan Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja telah berjuang total mengatasi pandemi COVID-19 di daerahnya.

Gebrakan Jokowi Temui Presiden Rusia dan Ukraina Bahas Resolusi Damai
Indonesia
Gebrakan Jokowi Temui Presiden Rusia dan Ukraina Bahas Resolusi Damai

Presiden Joko Widodo bersiap membuat gebrakan di panggung perpolitikan internasional.

KPK Ajukan Kasasi Putusan Banding Nurhadi
Indonesia
KPK Ajukan Kasasi Putusan Banding Nurhadi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ajukan kasasi terhadap putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta dalam perkara dugaan penerimaan suap oleh mantan Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi dan menantunya Rezky Herbiyono.