Jaksa Agung Jangan Memble, Tunjukan Keberanianmu Lanjutkan Kasus Novel ke Pengadilan Massa mengatasnamakan Corong Rakyat meruwat Kejaksaan Agung agar bertaji menggarap kasus Novel Baswedan. Foto: MP/Kanu

MerahPutih.com - Massa mengatasnamakan Corong Rakyat kembali menggelar aksi di depan gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (15/1). Kali ini, mereka meruwat korps Adhyaksa agar bertaji menggarap kasus Novel Baswedan.

Aksi Corong Rakyat dimulai dengan membaca surat Yasin untuk melawan ilmu hitam dan mantra-mantra jahat yang dimainkan dukun untuk mempengaruhi Kejagung agar tidak bernyali mengadili Novel Baswedan di Pengadilan.

Baca Juga

Demo Depan Kejagung, Massa Desak Kasus Dugaan Pidana Novel Baswedan Dilanjutkan

"Kami curiga, kenapa tuntutan kami tidak ditindaklanjuti. Pembunuh dan pelanggar HAM dilindungi, jangan-jangan ada dukun yang melindunginya. Semoga pembacaan surat Yasin ini bisa mengusir roh-roh jahat yang dipake dukun pengabdi setan. Jaksa Agung jangan memble, lanjutkan kasus Novel di Pengadilan," tegas Koordinator aksi Ahmad.

Massa mengatasnamakan Corong Rakyat kembali menggelar aksi di depan gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (15/1). Kali ini, mereka meruwat korps Adhyaksa agar bertaji menggarap kasus Novel Baswedan. Foto: MP/Kanu
Massa mengatasnamakan Corong Rakyat kembali menggelar aksi di depan gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (15/1). Kali ini, mereka meruwat korps Adhyaksa agar bertaji menggarap kasus Novel Baswedan. Foto: MP/Kanu

Lebih lanjut, Ahmad mengaku pihaknya sudah berhari-hari menggelar aksi namun tim Kejaksaan masih belum juga melakukan tindakan konkret yaitu melanjutkan kasus Novel Baswedan ke Pengadilan.

"Kami rasa rakyat Indonesia sudah melek atas masalah ini. Mereka pasti akan bilang, hukum tumpul ke atas dan tajam ke bawah. Corong Rakyat khawatir korps Adhyaksa akan kehilangan wibawanya jika kasus ini tidak dilanjutkan," tambah Ahmad.

Baca Juga

Jaksa Agung Dikritik karena Lambat Usut Dugaan Pidana Novel Baswedan

Lebih jauh, Ahmad menyakini doa yang mereka lakukan bisa mengusir roh-roh jahat yang melindungi pembunuh dan pelaku pelanggar HAM. Pihaknya mengancam akan menggelar aksi secara terus menerus sampai tuntutan mereka dipenuhi.

Penyidik senior KPK Novel Baswedan (MP/Kanu)
Penyidik senior KPK Novel Baswedan (MP/Kanu)

"Suara kami suara rakyat, dengarkan wahai Jaksa Agung ST Burhanuddin. Kalian dibayar oleh rakyat, jangan tutup-tutupi lagi kasus Novel Baswedan. Hancur bangsa ini jika lembaga penegak hukum di setir oleh pembunuh dan penganiaya," pungkasnya. (Knu)

Baca Juga

Desak Adili Novel Baswedan, Massa Bacakan Yasin ke Jaksa Agung

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ribuan Personel Gabungan Jaga Demo Buruh di Dekat Istana
Indonesia
Ribuan Personel Gabungan Jaga Demo Buruh di Dekat Istana

Ribuan personel gabungan TNI, Polri, serta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta disiagakan untuk mengamankan aksi tersebut.

Alexander Marwata Tak Tahu Keberadaan Buron KPK Nurhadi
Indonesia
Alexander Marwata Tak Tahu Keberadaan Buron KPK Nurhadi

Nurhadi kini jadi buronan KPK atas kasus dugaan suap dan gratifikasi penanganan perkara di MA.

 Begini Alur Validasi dan Penyampaian Data COVID-19 Hingga ke Masyarakat
Indonesia
Begini Alur Validasi dan Penyampaian Data COVID-19 Hingga ke Masyarakat

"Karena ada beberapa orang yang pemeriksaannya bisa satu sampai empat kali, oleh karena itu perlu validasi dan verifikasi," kata Didik.

Warga DKI Diminta Adukan Cafe Yang Langgar Prokes
Indonesia
Warga DKI Diminta Adukan Cafe Yang Langgar Prokes

"Masyarakat mohon disampaikan kepada kami nanti kami akan beri sanksi sesuai dengan peraturan dan ketentuan," kata Wagub.

Tingkat Kematian COVID-19 di Jakarta Hanya 2 Persen
Indonesia
Tingkat Kematian COVID-19 di Jakarta Hanya 2 Persen

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 7.471 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 925 positif dan 6.546 negatif.

Penegak Hukum Didorong Bersinergi Selesaikan Djoko Tjandra
Indonesia
Penegak Hukum Didorong Bersinergi Selesaikan Djoko Tjandra

Dasco tak menutup kemungkinan mengadakan rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi III dengan Kabareskrim, Jampidum, dan Dirjen Imigrasi

Novel Baswedan Sebut Pasal yang Jerat Dua Penyerangnya Janggal
Indonesia
Novel Baswedan Sebut Pasal yang Jerat Dua Penyerangnya Janggal

Novel menilai pasal yang dikenakan untuk menuntut terdakwa janggal karena berbeda dengan pasal yang dikenakan dalam surat dakwaan.

Daya Beli Kian Lesu
Indonesia
Daya Beli Kian Lesu

Pandemi COVID-19 telah mempengaruhi daya beli karena mampu menekan pendapatan masyarakat dan mengurangi permintaan atas barang konsumsi.

Update COVID-19 Indonesia: Kasus Positif 10.843, Meninggal 831
Indonesia
Update COVID-19 Indonesia: Kasus Positif 10.843, Meninggal 831

Jumlah itu didapat berdasarkan hasil pendataan sejak 1 Mei 2020 hingga 2 Mei 2020 pukul 12.00 WIB.

Libur Tahun Baru Islam, Polisi Prediksi Adanya Kemacetan
Indonesia
Libur Tahun Baru Islam, Polisi Prediksi Adanya Kemacetan

"Kami juga akan laksanakan skenario lain dalam mengatur kepadatan arus lalu lintas, rekayasa yang akan dilakukan mulai dari buka tutup jalur dan juga contra flow," ujar Sambodo.