Jaksa Agung Copot Sekretaris JAM-Datun Kejagung Kejaksaan Agung. Foto: ANTARA

MerahPutih.com - Jaksa Agung ST Burhanuddin mencopot Sekretaris Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Ses JAM-datun) Chaerul Amin (CA).

CA diduga menyalahgunakan wewenang sehingga dijatuhi hukuman tingkat berat dan dibebastugaskan dari jabatan apa pun selama paling cepat 2 tahun.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan, pencopotan CA tertuang dalam Keputusan Wakil Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor: KEP-IV-27/B/WJA/04/2021 tertanggal 27 April 2021.

Baca Juga:

Kejagung Sita Puluhan Bidang Tanah Aset Korupsi Asabri di Kendari

Dalam keputusan tersebut, ia mendapat penjatuhan hukuman disiplin (PHD) tingkat berat berupa pembebasan dari jabatan struktural.

Pencopotan sesuai pasal 7 ayat 4 huruf c Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS).

"Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Inspeksi Kasus bidang Pengawasan Kejaksaan Agung, terlapor Bapak CA (Sekretaris Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara, sebelumnya Sekretaris Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum) terbukti melakukan pelanggaran disiplin pegawai negeri sipil yaitu menyalahgunakan wewenang," kata Leonard dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Jumat (30/4).

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak. ANTARA/HO-Humas Kejagung/am.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak. ANTARA/HO-Humas Kejagung/am.

Selanjutnya, CA tidak mengemban suatu jabatan apa pun di Kejagung selama dua tahun ke depan.

Meski suatu saat, CA dapat diangkat kembali dalam jabatan struktural, namun harus melalui persetujuan dari Jaksa Agung.

Baca Juga:

Kejagung Periksa Istri hingga Pejabat PT Asabri

"Dua tahun sejak dikeluarkannya keputusan tersebut, kepada yang bersangkutan dapat diangkat kembali dalam jabatan struktural setelah mendapat persetujuan tertulis dari Jaksa Agung Republik Indonesia," bebernya.

Hanya saja, Leonard tidak menjelaskan secara rinci terkait kasus yang berkaitan dengan CA tersebut.

Dia juga belum menjelaskan mengenai proses hukum yang nantinya akan dilanjutkan oleh aparat kepada CA. (Knu)

Baca Juga:

Kejagung Periksa Komisaris PT Prima Jaringan Terkait Korupsi PT Asabri

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polres Metro Depok Akui Sulit Tangkap Pelaku Teror Benda Bertuliskan 'FPI Munarman'
Indonesia
Polres Metro Depok Akui Sulit Tangkap Pelaku Teror Benda Bertuliskan 'FPI Munarman'

Kapolres Metro Depok Kombes Imran Edwin Siregar mendapat kendala untuk menemukan pelaku penaruh benda mencurigakan bertuliskan FPI Munarman yang ditemukan di Limo, Depok, Jawa Barat.

Solo Segera Punya Masjid Megah Hadiah dari Pangeran UEA
Indonesia
Solo Segera Punya Masjid Megah Hadiah dari Pangeran UEA

Menurutnya, lahan yang digunakan untuk masjid dan Islamic Center dulunya milik PT Pertamina. Kemudian lahan tidak terpakai dan diserahkan ke negara.

DKI Benahi Sistem Peringatan Dini Bencana Banjir
Indonesia
DKI Benahi Sistem Peringatan Dini Bencana Banjir

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan Ingub Nomor 52 Tahun 2020 tentang Percepatan Peningkatan Sistem Pengendalian Banjir di Era Perubahan Iklim.

Jaksa Sebut Eksepsi Rizieq Shihab Berlebihan
Indonesia
Jaksa Sebut Eksepsi Rizieq Shihab Berlebihan

Jaksa menilai eksepsi yang dilontarkan Rizieq pada minggu lalu hanya untuk membentuk opini warga.

Munaslub Berkarya Kembalikan Posisi Tommy Soeharto sebagai Ketua Dewan Pembina
Indonesia
Munaslub Berkarya Kembalikan Posisi Tommy Soeharto sebagai Ketua Dewan Pembina

Susunan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Partai Berkarya periode 2017-2022 telah dicabut dan tidak berlaku lagi.

PLN Jadikan Limbah Batu Bara Untuk Bangun Rumah Warga
Indonesia
PLN Jadikan Limbah Batu Bara Untuk Bangun Rumah Warga

Dalam hitungan PLN, satu rumah tipe 72 membutuhkan sekitar 1.600 batako melalui pemanfaatan 11 ton FABA sebagai bahan baku pembuatan.

Sampai Saat Ini, Polri Belum Temukan Kasus Vaksin Palsu di Indonesia
Indonesia
Sampai Saat Ini, Polri Belum Temukan Kasus Vaksin Palsu di Indonesia

Seluruh upaya dan antisipasi tersebut merupakan bagian dari mendukung program vaksinasi nasional

Djoko Tjandra Diperiksa Usut Suap untuk Irjen Napoleon
Indonesia
Djoko Tjandra Diperiksa Usut Suap untuk Irjen Napoleon

Djoko Tjandra diperiksa sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait penghapusan red notice di Interpol atas namanya.

Seorang Jenderal TNI Tewas Ditembak KKB di Papua
Indonesia
Seorang Jenderal TNI Tewas Ditembak KKB di Papua

Kepala BIN Daerah (Kabinda) Papua Brigjen TNI I Gusti Putu Dani tewas ditembak oleh kelompok separatis Papua.

Pengurus Istiqlal Ungkap Alasan Tak Gelar Salat Iduladha
Indonesia
Pengurus Istiqlal Ungkap Alasan Tak Gelar Salat Iduladha

Renovasi Masjid Istiqlal saat ini memang telah rampung 100 persen