Jakpus Gencarkan Gerebek Lumpur di Puncak Musim Hujan Kegiatan program Gerebek Lumpur. (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat akan terus menggencarkan kegiatan Gerebek Lumpur di enam titik prioritas penanganan banjir.

Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi mengatakan, pengujian keberhasilan Gerebek Lumpur ini dengan adanya curah hujan tinggi. Sementara, hingga saat ini curah hujan di ibu kota belum lebat.

Dengan begitu, ucap Irwandi, pihaknya akan memerintahkan para camat dan lurah untuk memonitor lokasi yang sudah digerebek lumpur apakah berhasil dalam mengatasi banjir saat hujan tinggi atau tidak.

Baca Juga:

Pemprov DKI Pantau Bendung Katulampa Awasi Kiriman Banjir Bandang

“Jadi kalau belum teruji saya belum stop sampai teruji ada hujan ekstrem besar, dan itu bisa ditanggulangi,” kata Irwandi di Jakarta.

Gerebek Lumpur merupakan pembersihan dan pengerukan untuk saluran mikro, saluran penghubung, kali, sungai, dan seluruh waduk di DKI Jakarta.

Petugas dari Satpel SDA Kecamatan Tanah Abang melakukan pengurasan saluran air, Kamis (12/11/2020). (ANTARA/HO/Satpel SDA Kecamatan Tanah Abang)
Petugas dari Satpel SDA Kecamatan Tanah Abang melakukan pengurasan saluran air, Kamis (12/11/2020). (ANTARA/HO/Satpel SDA Kecamatan Tanah Abang)

Irwandi juga menegaskan, program Gerebek Lumpur ini akan terus dimonitor setiap minggu bahkan ke depannya akan lebih ditingkatkan tidak hanya di enam titik prioritas.

“Saya monitor terus dan akan lebih dikencangkan lagi karena Januari-Februari diperkirakan puncak musim hujan,” tandasnya.

Baca Juga:

Gerebek Lumpur, Klaim Pemprov DKI Tangani Banjir

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah memprediksikan bahwa puncak musim hujan akan terjadi pada Januari dan Februari 2021.

"Saat ini tercatat sebagian besar wilayah Indonesia, yaitu 94 persen dari 342 zona musim telah memasuki musim hujan," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati melalui keterangan tertulisnya, Senin (18/1). (Asp)

Baca Juga:

Gerebek Lumpur, Wali Kota Jakpus Dibanjiri Keluhan Warga

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Istana: Jangan Sampai Ada Politisi Gunakan Isu Corona Untuk Pencitraan
Indonesia
Istana: Jangan Sampai Ada Politisi Gunakan Isu Corona Untuk Pencitraan

"Memang kalau ditarik dalam dunia politik pasti berantakan, menurut saya, jangan sampai ada orang yang menggunakan isu ini untuk pencitraan," kata Ngabalin

Cuaca DKI Jakarta Diprakirakan Cerah dan Cerah Berawan Sepanjang Hari Ini
Indonesia
Cuaca DKI Jakarta Diprakirakan Cerah dan Cerah Berawan Sepanjang Hari Ini

Untuk suhu udara diperkirakan berkisar 24—30 derajat Celsius

Berikut Perkembangan Terkini Kasus COVID-19 di Tiongkok
Dunia
Berikut Perkembangan Terkini Kasus COVID-19 di Tiongkok

Sebanyak 17 kasus baru virus corona kembali muncul di China pada Minggu, naik dari 9 kasus yang dilaporkan kemarin.

MK Putuskan Wakil Menteri Tidak Boleh Rangkap Jabatan Komisaris
Indonesia
MK Putuskan Wakil Menteri Tidak Boleh Rangkap Jabatan Komisaris

Keberadaan wamen juga dinilai hanya menimbulkan pemborosan anggaran negara

Tiba di Lokasi Debat, Bajo Lambaikan Victory dan Gibran Bawa Buku
Indonesia
Tiba di Lokasi Debat, Bajo Lambaikan Victory dan Gibran Bawa Buku

Keduanya kompak memakai seragam putih dan bawahan hitam. Gibran tampak membawa buku pada tangan sebelah kiri saat berjalan masuk ke dalam ruangan debat.

Bareskrim Janji Transparan Usut Dugaan Rasisme terhadap Natalius Pigai
Indonesia
Bareskrim Janji Transparan Usut Dugaan Rasisme terhadap Natalius Pigai

Penyidik Bareskrim Polri mencari unsur pidana dalam kasus dugaan rasisme yang dilakukan Ketum Projamin Ambroncius Nababan terhadap mantan komisioner Komnas HAM Natalius Pigai.

FPI Berganti Nama karena Ketidaktegasan Aparat Penegak Hukum
Indonesia
FPI Berganti Nama karena Ketidaktegasan Aparat Penegak Hukum

Petrus melihat, sanksi administratif yang dijatuhkan berupa larangan kegiatan, menggunakan atribut dan menghentikan kegiatan FPI, tidak berpengaruh di internal FPI.

Minta Dilibatkan dalam Tim Pemburu Koruptor, DPR: Ini untuk Mengawasi
Indonesia
Minta Dilibatkan dalam Tim Pemburu Koruptor, DPR: Ini untuk Mengawasi

Supervisi dewan sangat diperlukan karena merupakan mitra aparat hukum.

Update COVID-19 Sabtu (3/10) 299.506 Positif, 225.052 Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 Sabtu (3/10) 299.506 Positif, 225.052 Sembuh

Data pemerintah pada Sabtu pukul 12.00 WIB ini menunjukkan bahwa terdapat 4.007 kasus baru COVID-19 dalam 24 jam terakhir per Sabtu (3/10).

Hari Ini, DPRD DKI Jakarta Pilih Pendamping Anies Baswedan
Indonesia
Hari Ini, DPRD DKI Jakarta Pilih Pendamping Anies Baswedan

Namun, penetapan pengganti Sandiaga Uno itu dilakukan secara tertutup.