Jakarta Pusat Siapkan Dua Kali Lipat Lokasi Pengungsian Korban Banjir Petugas Suku Dinas Bina Marga Jakarta Pusat melakukan penambalan trotoar setelah dilakukan pengecekan saluran air. (ANTARA/Livia Kristianti)

MerahPutih.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat menyiapkan dua kali lipat lokasi penampungan pengungsi sebagai antisipasi terjadi banjir akibat intensitas curah hujan tinggi.

Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara menyampaikan, Pemkot tahun ini menyiapkan sekitar 34 penampungan. Pada tahun sebelumnya hanya menyiapkan sekitar 20-an lokasi.

Baca Juga:

Wagub DKI: Perubahan Iklim Berpotensi Percepat Banjir di Jakarta

Hal itu dilakukan agar tidak terjadi penumpukan pengungsi satu dengan pengungsi lainnya. Karena sekarang ini masih dalam kondisi pandemi.

"Karena saat ini di situasi pandemi, tentu kita akan tambah tempat-tempat pengungsian. Rata-rata penambahan di tiap wilayah hingga dua kali lipat," ujar Bayu di Jakarta, Rabu (23/9).

Petugas dari Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Pusat melakukan pembersihan saluran air untuk mengantisipasi genangan, Selasa (22/9/2020). (ANTARA/HO/Suku Dinas SDA Jakarta Pusat)
Petugas dari Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Pusat melakukan pembersihan saluran air untuk mengantisipasi genangan, Selasa (22/9/2020). (ANTARA/HO/Suku Dinas SDA Jakarta Pusat)

Bayu mengaku, pihaknya sudah memetakan kawasan-kawasan yang rawan banjir pada saat musim hujan tiba. Seperti di kawasan Tanah Abang, Bendungan Hilir (Benhil), Petamburan, dan Karet Tengsin.

"Lalu untuk hunian-hunian di dekat saluran Kali Ciliwung seperti di Kartini, Pasar Baru," papar dia.

Baca Juga:

Jakarta Gelontorkan Rp7 Miliar untuk Sumur Resapan Banjir

Selain menyiapkan penampungan pengungsi banjir, Bayu mengklaim, Pemkot Jakpus juga telah membersihkan saluran air dan memperbaiki beberapa infrastruktur penunjang.

"Kemarin juga petugas kami sudah menindaklanjuti, perbaikan sarana prasarana, pengerukan saluran air terus dijalankan dan pengerukan kali-kali masih terus berjalan," pungkasnya. (Asp)

Baca Juga:

Pengamat Minta Anies Tambah dan Perdalam Waduk Antisipasi Banjir

Penulis : Zulfikar Sy Zulfikar Sy
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
  Survei Ungkap Jokowi dan Ahok Lebih Baik Dalam Urus Banjir, PDIP: Dua Tahun Anies Ngapain Aja
Indonesia
Survei Ungkap Jokowi dan Ahok Lebih Baik Dalam Urus Banjir, PDIP: Dua Tahun Anies Ngapain Aja

Alih-alih bekerja, menurut Gembong selama dua tahun ini Anies hanya menyuguhkan perdebatan antara normalisasi dan naturalisasi.

KAI Larang Semua Pegawai Ambil Cuti Selama Libur Natal Tahun Baru
Indonesia
KAI Larang Semua Pegawai Ambil Cuti Selama Libur Natal Tahun Baru

Seluruh pegawai KAI dimaksimalkan untuk membantu kelancaran pelayanan di stasiun-stasiun.

Pilwakot Solo 2020, Perang Spanduk Antara Purnomo-Teguh dan Gibran Mulai Sengit
Indonesia
Pilwakot Solo 2020, Perang Spanduk Antara Purnomo-Teguh dan Gibran Mulai Sengit

spanduk dukungan bakal calon cawali dan cawawali di Pilwakot Solo, Achmad Purnomo-Teguh Prakosa (Ampuh) yang diusung DPC PDIP Solo di Pilwakot Solo

Kemenkeu Pastikan Belum Ada Alokasi Anggaran Buat Proyek Ibu Kota
Indonesia
Kemenkeu Pastikan Belum Ada Alokasi Anggaran Buat Proyek Ibu Kota

Pembangunan dan pemindahan ibu kota baru ini diperkirakan akan memakan waktu hingga empat tahun dengan biaya Rp466 triliun dimana 19 persen akan berasal dari APBN.

Bank Dunia Ingatkan Pelaksanaan UU Cipta Kerja Harus Konsisten
Indonesia
Bank Dunia Ingatkan Pelaksanaan UU Cipta Kerja Harus Konsisten

UU Cipta Kerja merupakan upaya pemerintah untuk melakukan reformasi besar dalam menjadikan Indonesia lebih kompetitif.

Lieus Sungkharisma Dukung Ahok Jadi Bos BUMN
Indonesia
Lieus Sungkharisma Dukung Ahok Jadi Bos BUMN

Lieus mengatakan, apapun yang pernah terjadi di masa lalu seseorang, pada intinya setiap warga negara berhak bahkan berkewajiban untuk bersumbangsih pada negara.

Pemilihan Wagub DKI, DPRD Dianggap "Khianati" Publik
Indonesia
Pemilihan Wagub DKI, DPRD Dianggap "Khianati" Publik

Pengamat politik Ubedillah Badrun menilai, DPRD DKI mengabaikan hak rakyat dalam pemilihan Wagub DKI.

Ribuan TNI/Polri Turun Tangan Redam Demo Ojol di DPR
Indonesia
Ribuan TNI/Polri Turun Tangan Redam Demo Ojol di DPR

"Pengamanan sekitar 900an dan sebagian dari TNI. Mereka ditempatkan di seputaran gedung DPR/MPR ya," jelas Wiraga

Dinas SDA Beli 65 Pompa Apung Senilai Rp6,5 Miliar Tangani Banjir
Indonesia
Dinas SDA Beli 65 Pompa Apung Senilai Rp6,5 Miliar Tangani Banjir

Juaini mengatakan, total anggaran pembelian pompa itu mencapai Rp6,5 miliar dengan satu unit pompanya sekitar Rp100 juta. Dananya, kata dia, diperoleh dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) murni 2020.

Jakarta Raih Penghargaan Dunia Bidang Transportasi di Amerika
Indonesia
Jakarta Raih Penghargaan Dunia Bidang Transportasi di Amerika

Pasalnya Pemprov DKI berhasil mengembangkan sistem Bus Rapid Transit (BRT), Transjakarta, menaikkan jumlah penumpang hingga 200 persen dalam waktu kurang dari 3 tahun.