Jakarta Punya Teknologi Tangkap Air dari Atmosfer untuk Air Minum, Canggih Banget

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 12 Maret 2026
Jakarta Punya Teknologi Tangkap Air dari Atmosfer untuk Air Minum, Canggih Banget

Ilustrasi air minum. (Foto: Unsplash/Nathan Dumlao)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PT PAM Jaya (Perseroda) memiliki teknologi canggih dalam mendapat air bersih dari udara Jakarta. Teknologi ini menangkap air dari atmosfer yang bisa langsung diolah menjadi air minum. Alat bernama trapping atmosphere ini akan ditempatkan di sejumlah titik wilayah Jakarta, salah satunya di kawasan Sudirman–Thamrin. Nantinya, air bersih itu dapat diakses masyarakat secara gratis.

Direktur Utama (Dirut) PAM Jaya Arief Nasrudin mengatakan teknologi tersebut akan dihadirkan melalui kerja sama dengan mitra strategis dari Swiss. Teknologi ini mampu menangkap uap air di udara, lalu memprosesnya menjadi air siap minum.

"Nanti kami akan punya alat yang namanya trapping atmosphere. Jadi mereka menangkap titik air di udara. Jadi udara kita kan ada, ada sebagiannya air juga. Jadi ditangkap, itu diproses," kata Arief saat diskusi Balkoters Talk bertajuk Implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) Poin 6 Menuju Jakarta Kota Global di Pressroom Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (11/3).

Arief menerangkan teknologi ini bekerja dengan prinsip yang mirip dengan proses kondensasi pada pendingin ruangan. Ia menambahkan teknologi serupa sudah digunakan di sejumlah wilayah yang mengalami keterbatasan sumber air, salah satunya di Afrika. "Ini di Afrika itu dibuat skala besar, karena mereka sumber airnya susah. Akhirnya dijadikan sebagai salah satu sumber air untuk dibuat pipanisasi. Jadi mereka beli alat besar lewat pipa dan mereka bisa salurkan," urai Arief.

Baca juga:

Hadapi Polusi Udara, Pemprov DKI Jakarta Dorong Kolaborasi Lintas Wilayah



Arief menjelaskan alat tersebut tidak memerlukan sumber air baku seperti sungai atau waduk. Titik-titik air yang ditangkap dari atmosfer akan langsung diproses pemurniannya menjadi air yang langsung bisa diminum. Saat ini, PAM Jaya telah memesan perangkat teknologi tersebut dan menargetkan dalam beberapa bulan mendatang alatnya bisa diperkenalkan kepada publik.

Menurut rencana, PAM Jaya akan membangun titik-titik water station atau water hub di sepanjang koridor Sudirman–Thamrin setelah mendapat persetujuan dari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Air yang dihasilkan nantinya dapat langsung diminum secara gratis oleh masyarakat.

"Mudah-mudahan di tahun ini semuanya bisa jalan. Mudah-mudahan di pertengahan tahun ini kita bisa groundbreaking. Jadi water hub atau water station ini akan ada di Sudirman-Thamrin dan itu langsung drinkable water," ucap Arief.

Selain untuk penyediaan air minum di ruang publik, PAM Jaya juga menyiapkan versi mobile dari teknologi tersebut untuk kebutuhan darurat.

"Nanti kita punya truck mobile atmosphere. Itu nanti pada saat kita taruh di tempat yang memang dalam kondisi emergency, itu bisa langsung menangkap air dan kemudian airnya bisa diminum," pungkasnya.(Asp)







Baca juga:

Pembangunan Waduk Polor dan Normalisasi Sungai Jadi 'Senjata' Pemprov DKI Jakarta Atasi Banjir

#DKI Jakarta #Air Minum #PAM Jaya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Rano Karno Janji 214 Sekolah Rusak di DKI Jakarta Segera Diperbaiki, Bertahap Sesuai Anggaran
Penyesuaian itu membuat sejumlah sekolah terpaksa menunggu giliran untuk direvitalisasi, dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Rano Karno Janji 214 Sekolah Rusak di DKI Jakarta Segera Diperbaiki, Bertahap Sesuai Anggaran
Indonesia
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Dinkes DKI Jakarta telah diinstruksi untuk membantu penanganan warga yang mengeluhkan gangguan pernapasan akibat udara Jakarta yang tak baik.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Indonesia
PAM Jaya Raih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta 2026 Bidang Kearsipan
PAM Jaya meraih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta Bidang Kearsipan 2026 dengan predikat AA atau Sangat Memuaskan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
PAM Jaya Raih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta 2026 Bidang Kearsipan
Indonesia
Gubernur Pramono Ajak Warga Manfaatkan Bursa Kerja Expo 2026, Ada Ribuan Lowongan Kerja
Para pencari kerja bisa memanfaatkan bursa kerja itu mendapatkan pekerjaan, meningkatkan keterampilan, hingga mengembangkan karier.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Gubernur Pramono Ajak Warga Manfaatkan Bursa Kerja Expo 2026, Ada Ribuan Lowongan Kerja
Indonesia
Satpol PP DKI Terluka dan Alami 6 Jahitan, Polisi Cari Pelaku
Diduga ada dua orang pelaku pemukulan yakni yang memukul menggunakan helm dan melakukan pemukulan kepada petugas di lampu merah CSW.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Satpol PP DKI Terluka dan Alami 6 Jahitan, Polisi Cari Pelaku
City Property
Jakarta Langganan Kebakaran, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Putung Rokok Sembarangan
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memprioritaskan berbagai upaya preventif terhadap potensi kebakaran.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Jakarta Langganan Kebakaran, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Putung Rokok Sembarangan
Indonesia
Bank Jakarta dan PAM Jaya Bakal IPO, Pramono Tegaskan DKI Tetap Pemegang Saham Mayoritas
Bank Jakarta dan PAM Jaya bakal IPO. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan, Pemprov tetap memegang saham mayoritas.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
Bank Jakarta dan PAM Jaya Bakal IPO, Pramono Tegaskan DKI Tetap Pemegang Saham Mayoritas
Indonesia
Permukiman Padat di Kramat Pulo, Jakpus, Terbakar, Gulkarmat Kerahkan 30 Mobil Pemadam
Objek yang terbakar rumah tinggal dengan kategori bangunan rendah.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Permukiman Padat di Kramat Pulo, Jakpus, Terbakar, Gulkarmat Kerahkan 30 Mobil Pemadam
Indonesia
Disdik DKI Beri Pendampingan Korban Pelecehan Seksual Guru SMKN 27
Pendampingan dilakukan untuk memastikan kejadian tersebut tidak berdampak lebih jauh terhadap kondisi psikis para siswa.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Disdik DKI Beri Pendampingan Korban Pelecehan Seksual Guru SMKN 27
Indonesia
Skor GCG PAM Jaya Naik, Target 100 Persen Layanan Air Dikejar 2029
Skor GCG PAM Jaya kini naik menjadi 87,099 dengan prediksi sangat baik pada 2025. Target layanan air pun dikejar pada 2029.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Skor GCG PAM Jaya Naik, Target 100 Persen Layanan Air Dikejar  2029
Bagikan